A Second Life [HIASTUS]

A Second Life [HIASTUS]
Chapter 4: Latihan dan Berburu Bandit 2


__ADS_3

Alardo Pov


"Permisi tuan-tuan," sapaku sembari memberikan senyuman bisnis.


'Senyum begini saja rasanya sangat melelahkan, sepertinya aku harus sering-sering senam wajah,' pikirku.


"Siapa kau?!" seru salah satu pria dengan banyak luka di lengan dan wajahnya.


"Saya? Hm... Saya hanya orang kebetulan lewat kok," balasku asal.


"Apa kau kira kami akan percaya dengan perkataan mu itu?" ejek salah satu pria berkepala botak dan bertubuh kekar."Bukankah kau sudah membuka sarung pedangmu?" lanjutnya lagi.


Aku pun melihat tangan kananku yang kini tengah memegang sebuah katana tanpa sarung.


'Haa~ aku lupa.'


"Yah, ini kesalahanku," ucapku santai. "Bagaimana kalau kita mulai?"


"Kau terlalu sombong bocah!!" pekik pria bitak itu. "Bunuh dia! Jangan sampai dia kabur!!!" serunya kepada yang lain.


'Jadi dia ya pemimpinnya, mari kita kumpulkan kepala mereka~.'


*Sring*


*Tcaz*


Satu persatu kepala mereka terpisah dari tubuh dan sisanya kehilangan anggota tubuh yang lain.


"Kau bocah brengsek! Akan ku habisi kau!!" seru kepala botak itu dengan wajah yang sudah memerah.


'Dia mirip tomat.'


*Sring*


Kami mulai beradu pedang, tebasan demi tebasan ia berikan kepadaku dan aku akan selalu berhasil memblokirnya.


"Kalau tidak bisa dengan pedang, bagaimana dengan ini!" serunya lagi.


[Fire Ball.]


Kini di depan pria botak itu muncul 3 buah bola api sebesar kepalan tangan dan seperkian detik bola itu terbang kearahku.


*Boom*


*Boom*


*Boom*

__ADS_1


"Itu berbahaya sekali~ walaupun damagenya kurang untuk menghancurkan tanah," gumamku setelah melihat area yang terkena bola api, hanya berbekas gosong yang terlihat dan tidak membuat retakan sedikit pun.


"Kau berhasil menghindarinya?! Baiklah akan ku berikan serangan terbaikku!!!" pekiknya.


[Flame Swords.]


Kini muncul beberapa pedang yang sepertinya terbuat dari api. Pedang-pedang itu langsung meluncur kearahku dan dengan sekuat tenaga aku menghindari itu semua.


*Crass*


salah satu dari pedang api itu mengenai lengan kiriku dan itu sangat menyakitkan.


"Kau benar-benar membuatku kesal," geramku sembari menatap tajam pada ketua bandit itu.


[Breath of Water: First Style,]


[Water Surface Slice.]


*Traash*


Kepala Bandit itu terputus dan membuat darahnya muncrat ke atas, seperti air mancur.


'Sial, baju ku kotor karna mereka,' kesalku dalam hati.


Walaupun keadaanya terlihat sangat kotor seperti ini, aku tetap pulang. Lagi pula siapa yang akan memperhatikanku?


...\=\=\=...


"Bukankah ini sudah keterlaluan? Anda sendiri bukan yang memindahkannya dan sekarang...."


"Lalu apa? Bahkan yang membuat masalah di sini saja hanya bisa berdiam diri sambil menundukan kepalanya saja"


"Maafkan aku...."


"Keputusanku sudah bulat...."


Orang-orang yang ada di sana hanya bisa mengangguk patuh, karna masalah yang mereka hadapi cukup menyebalkan dan mereka pun tidak mungkin langsung pergi ketempat itu.


...\=\=\=...


Selama 7 hari penuh, aku membasmi para bandit dan menjarah sarang mereka. Selain aku dapat membebaskan para budak, aku juga mendapatkan banyak uang dari sana. Tingkatan warna serta statusku pun juga berkembang begitu pesat, sangat disayangkan pemburuan ku harus ditunda karena aku akan masuk ke academy.


Selama 3 hari belakangan ini pun aku juga dekat dengan Zhea, walaupun pada awalnya ia terlihat sangat jijik untuk berdekatan denganku. Zhea itu memiliki tingkat warna Dark Orange, itu bisa dikatakan genius untuk anak seumurannya.


'Mari cek kembali status kita, [Status].'


[Status]

__ADS_1


Nama: Alardo Savon Alterio De Roux


Gender: Male


Inti Mana: Orange Solid


Level : 35


Ras : Human


Job : -


Titel : [Pemburu Bandit] [Menjarah]


Hp : 700/700


Mp : 100.000/100.000


El : All


Str : 440 (-100)


Int : 500


Agi : 450 (-100)


Dex : 430


Vit : 480


Skill Passive: [Longevity]


Skill Active: -


...---...


"Aku ingin mencoba membeli skill, tapi ada beberapa skill yang hanya bisa didapatkan setelah mengambil [Job]," monologku. "Yah... Untuk saat ini sepertinya cukup dan lagi... teknik pernafasan yang ku tiru tidak masuk kedalam skill, menarik~ kalau begitu akan ku coba semua jenis pernafasan yang ku tau~."


...∆∆∆∆∆...


Yoo minna👋


Maaf jika novelnya tambah kurang, yah walaupun aku cukup suka dengan novel yg ini, maka dari itu aku tau kalau ini kurang bagus. Oh ya jika berkenan minta kritik dan saran para pembaca (itu pun kalau ada 😱).


Novel ini mungkin g akan banyak chapternya seperti novel-novel pada umumnya di NT yang rata-rata memiliki chapter ratusan. Kalau saya perkirakan, novel ASL ini akan tamat di chapter 100 kebawah, itu pun kalau saya sanggup, tapi akan saya usahakan novel ini tamat. Lagian tinggal nentuin ending dan menyalurkan bayangan pertarungan ke dalam tulisan, yah jujur saja pertarungan yang ada di dalam pikiran saya tak sesuai dengan apa yang saya ketik, jadi saya suka kesal sendiri.


Okey, baiklah para pembaca sekalian. Jangan lupa tinggalkan jejak jika suka, yah jika tidak, suarakan saja apa yang kurang dari novel ini. Agar saya bisa membuat novel lebih baik dari pada ini. Oh ya, kalian bisa mampir ke karya saya yang lain dengan judul The Hunter, itu jarang-jarang sih saya up (ini juga sih, kelewat deadline mulu😓)

__ADS_1


Okey, sampai jumpa lagi para pembaca sekalian


__ADS_2