Ahkir Sebuah Penghianatan

Ahkir Sebuah Penghianatan
06.


__ADS_3

Ardi yang sedang pusing memikirkan pertanyaan mama nya kapan ia punya pacar. ia bingung sendiri kalo mama nya sudah mendesak, ia sulit memghindarinya. sebenarnya siapa sih pacarnya, Bella ngga mungkin sahabatnya sendiri,ia rasa tak cocok. stella gadis yang suka dengan pesta pora ia tak terlalu suka. atau arlin? rasanya gadis itu terlalu menor menurut Ardi lalu siapa lagi. dia bingung sendiri ahkirnya.


Namun tiba tiba di teringat akan joanna gadis cantik yang sempat datang ke rumahnya kemarin. sepintas saja gadis itu mampu menggetarkan hati dan perasaannya. suara yang lembut dan pribadi yang enak di ajak bicara belum lagi sifat rendah hatinya padahal ia anak orang kaya tapi tak keliahatan sombong.


tiba-tiba sejenak terpikir bagaimna kalau joanna saja yang ia kenalkan pada mamanya. sekalipun joan tidak mau jadi pacar nya Ardi pasti akan berusaha mendapatkan hati gadis itu.


tapi bagaimna nanti Ardi mengajaknya kencan, Ardi pun bingung sendiri ahkirnya. melihat Ardi yang tengah melamun desi pun menggoda kakaknya itu.


"hmmm pusing kan? makanya cepat cari pacar" ledek desi kepada Ardi


"sialan kau desi bantuin kek ini ngomong aja kayak petasan klenteng" bentak Ardi


"gadis yang pernah datang kerumah aja bang, cantik kok dia nya"


"joan maksud kamu? "


"iya yang kemarin datang kerumah"


"aku belum mengenalnya dengan baik dek"


"kak Ardi kan laki-laki, punya seribu cara untuk mengenalnya" desi mencoba menyemangati Ardi


"tapi kamu setuju kakak pacaran sama dia des? "tanya Ardi

__ADS_1


" joan nampaknya gadis yang menyenangkan kak. orangnya baik, cantik dan kelihatan lembut. cocok sama kamu kak."


Ardi terdiam mendengar kata-kata adik satu satunya itu, dia menghempaskan nafasnya berulang ulang.diam berjanji dalam hati bahwa dia akan berusaha mendapatkan hatinya joan.


*


*


*


kita beralih kepada joanna yang baru selesai mandi. tiba tiba dia melihat mama dan papa nya sudah rapi. joan mengerutkan keningnya. "mau kemana papa sama mama hari ini yah" gumannya


"mama sama papa mau kemana rapi rapi begitu"? tanya joanna kepada kedua orang tuanya.


"yah sudah kamu dirumah aja, lagian bastian datang tu tadi. "


"wah ngapain dia pulang kerumah berantem mulu sama dia sebentar lagi nih" joan terlihat ketus mendengar bastian pulang kerumah.


"mama sudah bilang sama bastian agar jangan menggoda kamu" mama joan mencoba menenangkan anaknya itu.


"bener yah ma"?


" iyaa"

__ADS_1


"yah sudah ayo aku antar kedepan ma".joan pun mengantar kedua orang tuanya sampai ke mobil. lalu ia masuk kembali, setelah menutup gerbang pagar joan pun masuk kembali kedalam rumahnya. didepan pintu ia bertemu dengan Bastian. cowok itu tersenyum


" kamu libur berapa hari sih bang"tanya joan


"sebenarnya ngga libur cuma abang sengaja pulang mau minta uang aja ke papa" jawab bastian seenaknya


"kasihan papa dong kalo kamu minta uang melulu"


"kan bulan ini belum joan sayang, di kota A tempatku kuliah semua barang serba mahal. lagipula otak gue juga perlu gizi juga. jadi jatah 1 bulan ngga bisa kugunakan dua bulan kan"?


" iya sih bang"


"trus mama udah kasih"


"sudah"


"trus kenapa belum pulang"


"aduh ngusir nih ceritanya"?


" enggak sih tapi kalo bang bastian pulang lebih cepat lebih baik kan"jawab joan acuh.


bastian adalah kakak lakilakinya joan yang kuliah di kota lain. mereka berdua memang jarang akur tapi bukan berarti mereka tak saling menyayangi. hanya saja memang keduanya susah kalo ketemu trus tidak bertengkar.

__ADS_1


Bersambung!!!!!!


__ADS_2