Ahkir Sebuah Penghianatan

Ahkir Sebuah Penghianatan
08.


__ADS_3

tak terasa ospek di tiap universitas di kota x sudah berakhir demikian juga di Universitas tempat Ardi dan joan kuliah juga sudah selesai. Malam itu adalah malam inagurasi di kampus mereka.


joan, nama lengkap nya joanna wakari, terpilih sebagai putri kampus yang adalah mahasiswi jurusan sospol, sedangkan putra kampus terpilih dari jurusan Hukum.


joan sendiri malam itu tampil begitu cantik. dia begitu mempesona tapi dia tak menyangka dia bisa menjadi seorang putri kampus. ia akhirnya disuruh tampil kedepan, kebetulan joan bisa bernyanyi sambil bermain gitar. ia pun disuruh membawakan berapa lagu untuk menutup rangkaian acara malam itu.


gadis cantik itu tak menolak permintaan dari panitia ospek, bagi dia bernyanyi merupakan hobby yang harus di salurkan. yah dia memang pintar bernyanyi sedari umur 7 tahun hingga sekarang.


setelah Dia tampil, bukan hanya mahasiswa baru tetapi seluruh panitia ospek yang hadir bahkan dosen pun sepakat menilai penampilan joan yang luar biasa. suara gadis itu merdu dan indah laksana penyanyi yang biasa tampil di siaran televisi nasional.


ketika joanna mengakhiri penampilan nya, tepuk tangan menggemuruh. bahkan ada wartawan kampus yang ingin datang menghampiri nya. tapi joan hanya nyengir saja, dalam satu kesempatan dia menyelinap dan menghilang dari kerumunan. tak ada yang tahu, kemana dia pergi.


*


*


*


sementara itu, Ardi yang tampil memberikan sambutan. kemudian menghilang menyerahkan acara selanjutnya kepada Bella. ia beralasan kepalanya pusing, lalu dia menghilang dari auditorium itu.


kemana joan dan Ardi sebenarnya? ternyata joan sedang duduk minum ice boba yang lagi tren di sebuah cafe yang tidak jauh dari kampus. beberapa kali ia melirik jam tangannya. nampak ada kegelisahan dihatinya. siapakah yang dia tunggu?


"sudah lama menunggu joan"? sebuah suara lembut menyapa gadis itu. gadis itu menoleh dengan raut muka cemberut.

__ADS_1


" lumayan kak"jawabnya kepada seorang pria yang tak lain adalah Ardi. ternyata mereka berdua sudah janjian ketemu di cafe tersebut.


"penampilan mu amat bagus tadi joan"


"oh ya makasih" jawabnya cuek


"banyak cowok loh yang menanyakan nama kamu" Ardi menggoda joan


"biarin aja aku nggak peduli"


"baguslah aku sampai cemburu menjelaskan satu persatu tentang kamu pada mereka.".


" oh ya"


"aku juga serius kak"


"kok kamu jawabnya gitu sih ketus banget"


"kamu janjian malah terlambat setengah jam"


"sory deh, soalnya habis kamu tampil aku harus memberikan sambutan tadi, baru bisa lepas kegiatan itu pada Bella.


" tapi kan mestinya bisa ngatur waktu kak"joan masih saja ketus. Ardi menghela nafas panjang kemudian duduk di depan joan.

__ADS_1


"maafin aku yah joan, janji pertama ini terpaksa aku terlambat. habis aku bingung gimna keluar panggung".jawab Ardi jujur.


mereka diam membisu. tiba-tiba joan bertanya lagi tapi dengan panggilan yang membuat jantung Ardi terpompa begitu cepat.


" mas Ardi emang kalo janjian sering bikin cewek nunggu yah"


"mas dia manggil aku mas" batin Ardi. dia nampak bahagia joan memanggilnya dengan sebutan itu


"ah enggak pernah" jawabnya malu malu


"kok sama aku terlambat, hampir aja aku mau pulang aja tadi".


" duh maafin aku yah joan, please" Ardi berkata dengan wajah memelas berharap joan mau memaafkannya.


"oke aku maafin deh" jawab joan sambil tersenyum.


"emang mas Ardi mau nanyain apa yah ke aku" tanya joan


"apa yah"


"lah ngajakin ketemuan kok ngga tau mau ngomong apa coba".lia tertawa. tak disangka nya ternyata Ardi bisa juga bergurau dibalik sikapnya yang pemalu dan dingin tentunya.


Bersambung!!!!!!!

__ADS_1


__ADS_2