
"Tapi itu, kau tahu kan Nia aku sudah mempunyai istri.!'' Ucap Darell kepada Kirania dengan raut wajah bersalah, dan Kirania merasa masih ada harapan untuk memiliki Darell sang pujaan hati , asal kan dia mau menerima kenyataan menjadi yang kedua.
"Aku tidak apa-apa walau menjadi istri kedua mas.!'' ucap Kirania.
"Tapi aku takut istri pertama ku tahu, aku yakin Nana pasti tidak akan terima jika aku menikah lagi.!'' ucap Darell dengan raut wajah bersalah, dan jawaban Darel seperti memberi harapan untuk Kirania.
__ADS_1
"Aku tidak apa-apa mas jika harus diam-diam menjadi istri kedua mu, dan bukan kah kau juga mengata kan bahwa kau dan mbak Nana sangat ingin kehadiran seorang anak, jika nanti aku melahir kan anak mu , mungkin saja mbak Nana bisa menerima ku sebagai ibu dari anak mu mas, bukan kah kau mengata kan mbak Nana sangat baik dan sangat mencintaimu dan dia juga selalu mematuhi mu, dia pasti ingin kamu selalu bahagia mas.!'' ucap Kirania yang entah seperti mengandung sihir di setiap perkataan nya.
"Beri aku waktu untuk berfikir, aku sangat mencintai Nana dan jika kita menikah aku tak yakin aku bisa adil kepada mu, karna aku sangat mencintai Nana kau hanya masalalu ku, jika aku menikahi mu itu hanya karna permintaan paman dan jika aku berhubungan badan dengan mu, itu hanya karna aku mengingin seorang anak, jadi apakah kau tidak keberatan jika menjadi istri ku tapi kau tak mendapat kan cinta ku, jadi mungkin lebih baik kita fikir kan ini dulu, besok baru kita bertemu lagi, sampai jumpa.!'' ucap Darell kepada Nia dan Darell langsung pergi berjalan meninggal kan Nia, tanpa Darell sadari Nia yang mendengar perkataan Darell pun menetes kan air mata.
Ke esokan hari nya Nana dan Darell bertemu lagi.
__ADS_1
Dan tentu saja jawaban Nia adalah setuju, dia yakin jika ada seorang anak Darell pasti tak bisa mengabai kan diri nya, pasti dia dan anak nya akan menjadi prioritas Darell.
Dan beberapa saat kemudian pernikahan Darell dan Kirania pun berlangsung, Kirania sangat bahagia karna akhir nya dia bisa menikah dengan lelaki yang selama ini mengisi hati nya, namun malang nya dia saat hendak melakukan rutinitas pengantin baru , Nia mendapat telpon dari rumah sakit, telepon yang mengata kan bahwa Ayah Nia telah di panggil yang maha kuasa, akhir nya malam pertama Darell dan Nia pun gagal, Nia yang mengurus pemakaman sang ayah, dan beberapa saat kemudian Darell harus pulang kerumah nya untuk bertemu sang istri, karna dia tak ingin sang istri curiga, di perjalanan di satu sisi Darell merasa bersalah kepada Nana dan Darell pun merasa khawatir takut Nana mengetahui apa yang di laku kan nya, dan di sisi lain Darell juga merasa bersalah kepada Nia karna baru 2 hari menikah dia harus meninggal kan Nia, bahkan dia belum sempat melakukan kewajiban nya.
Ya sebenar nya saat tak sengaja bertemu dan melihat Nia ada perasaan lama yang muncul kembali di hati Darell, gadis yang dulu sangat di cintai nya kini hadir kembali tentu dengan penampilan yang lebih cantik,mempesona,dan sangat menggoda, ya menggoda meskipun Nia mengguna kan pakaian yang tertutup namun lekuk tubuh nya kelihatan dan ada bagian-bagian yang menonjol dan tanpa sadar membangkit kan ***** Darell, Darell mengingat ke masa-masa mereka pacaran , dan entah kenapa saat bertemu Nia dia tak bisa untuk meninggal kan Nia begitu saja, terbesit rasa untuk menjalin kasih kembali meskipun itu mustahil, namun ternyata takdir membuat mereka bertemu dan bersatu kembali, yang jadi masalah nya sekarang dia sudah mempunyai istri yaitu Nana dan tentu saja Darell juga sangat mencintai Nana, apalagi Nana juga tak kalah cantik dari Nia Darell membuang jauh-jauh fikiran nya untuk bersama Nia, Darell hanya bermaksud untuk membantu Nia , dan entah bagaimana ibu Darell bisa tahu tentang Darell yang bersama Nia dalam beberapa hari, dan lebih mengejut kan nya lagi, ibu Darell tahu tentang permintaan Ayah Nia kepada Darell, yaitu permintaan agar Darell mau menikahi putri nya Nia.
__ADS_1
Tentu saja ibu Darell memaksa Darell agar mau menikahi Nia, sebenar nya setelah Darell memikir kan tentang permintaan ayah Nia, Darell besok nya berencana untuk menjelas kan dan memberi tahu kenyataan nya kepada ayah Nia, kenyataan bahwa Darell sudah menikah, dan Darell tak bisa untuk menikahi Nia, Namun siapa sangka sang ibu menelpon di tengah malam dan memaksa agar Darell mau menikah dengan Nia, awal nya Darell menolak dengan tegas permintaan ibu nya, namun ibu nya mengancam akan bunuh diri, dan dengan suara tangisan yang sangat pilu ibu nya mengata kan ingin seorang cucu, Darell yang sangat menyayangi ibu nya, tentu saja tak mau ibu nya bunuh diri dan mendengar suara tangis pilu ibu nya , Darell merasa sangat bersalah dan berdosa kepada ibu nya, akhir nya Darell pun menuruti perkataan ibu nya, ya Darell menuruti permintaan Ayah Nia untuk menikahi Nia, ibu Darell yang mengetahui tentang pernikahan Darell dan Nia , ibu Darell pun datang untuk menyaksi kan akad nikah anak nya, dan ibu Darell sangat bahagi, ibu dan adik Darell tersenyum sangat bahagia, dimana senyum yang bahkan tak mereka perlihat kan saat pernikahan Darell dan Nana, tidak hanya itu, ibu dan adik Darell juga memperlaku kan Nia dengan sangat baik berbanding terbalik dengan perlakuan mereka kepada Nia, dan Darell yang melihat semua itu pun merasa sedih dan kasihan kepada istri nya Nana, selama ini dia di perlaku kan dengan sangat tidak baik oleh ibu dan adik nya, namun Nana tetap menjadi seorang menantu dan seorang istri untuk ibu nya dan diri nya, dan sekarang dengan tega nya diri nya sendiri menikah di belakang Nana, andai Nana mengetahui tentang apa yang Darell laku kan saat ini mungkin Nana akan sangat hancur, Darell merasa diri nya sangat jahat terhadap istri nya, bagaimana Darell akan menjelas kan semua ini.
Malam hari pun tiba saat dimana semua pasangan suami istri bahagia, tapi tidak untuk Darell dan Nia, ya Darell terus di luputi rasa bersalah dan ketakutan , tanpa sadar dia mengabai kan Nia yang sedari tadi menunggu nya...