
Setelah pernikahan nya dengan Nia, Darell rutin mengunjungi Nia setiap 2 minggu sekali, dan tentu saja Nana mempunyai rasa curiga, sebab sebagai seorang istri dia belum sempurna , dia belum bisa memberi keturunan untuk sang suami.
Suami nya Darell adalah laki-laki yang tampan, meskipun dia percaya pada kesetiaan suami nya, namun rasa curiga itu muncul begitu saja,namun akhir nya Nana bisa membuang rasa curiga terhadap sang suami.
Nana merasa ada yang berubah dan suami nya jadi lebih sibuk,setiap 2 minggu sekali sang suami pasti akan pergi ke luar kota dan menginap beberapa hari, bahkan saat menginap ponsel suami nya sulit untuk di hubungi, namun Nana tetap mencoba percaya kepada suami nya, ya dia tidaj boleh berprasangka buruk terhadap suami nya, suami nya adalah laki-laki yang setia.
__ADS_1
Namun sikap sang suami kepada nya semangkin berlebihan, Nana bahkan tak boleh untuk berbelanja ke pasar meskipun di antar oleh supir, jika Nana ingin berbelanja ke pasar atau kemana pun,Darell yang akan menemani Nana, Darell bahkan rutin mengecek ponsel Nana, memeriksa pesan masuk, riwayat panggilan, chat w.a ,bahkan kontak nama yang ada di ponsel Nana.
Selain itu perlakuan Darell terhadap Nana jadi lebih baik dan romantis, sang ibu mertua pun tak mempermasalah kan saat Darell memberi Nana hadiah, asal kan itu bukan lah barang yang mahal, berbeda dengan sebelum nya, jika Darell membeli hadiah untuk Nana ,meskipun hanya setangkai bunga mawar, ibu mertua nya Nana, yaitu ibu nya Darell, dia akan sangat marah,dan mengata kan bahwa itu semua hanya buang-buang uang saja.
Nana sedikit merasa senang, karna seperti nya, perlahan ibu mertua Nana akan bisa membuka hati nya dan menerima Nana sebagai menantu nya, ya meskipun sejak menikah sampai sekarang semua uang Darell dan uang bulanan Nana masih terus di pegang oleh sang ibu mertua.
__ADS_1
"Nana sayang, kamu pasti sangat marah dengan mas,mas minta maaf sayang, mas ga bermaksud untuk berbohong, apalagi menghianati mu, Nana sayang mas mohon, mas ga bisa hidup tanpa mu.!'' ucap Darell penuh penyesalan, dan Darell pun langsung berdiri keluar dari kamar nya.
"Mas, mas mau kemana malam-malam begini mas, mas, mas...!'' ucap Nia yang tak di hirau kan oleh Darel.
Darell berjalan cepat keluar dari rumah ibu nya menuju mobil nya, di buka nya pintu mobil nya ,dan di maju kan nya mobil nya untuk berjalan pergi meninggal kan rumah ibu nya.
__ADS_1
Di tinggal kan nya Nia yang sedari tadi memanggil nya, tanpa dia hirau kan, yang ada di fikiran nya saat ini hanyalah dia harus bertemu Nana, dia harus menjelas kan semua nya kepada Nana, dia tidak mau kehilangan Nana gadis yang sangat di cintai nya, gadis yang sangat susah untuk di dapat kan nya, selama nya Nana hanyalah milik nya, ya Nana tak akan pernah pergi meninggal kan nya.