
Pagi pun tiba, Yulia terbangun dari tidurnya karena sinar matahari yang menerobos masuk dari sela gorden kamarnya.
Ia beranjak dari tempat tidurnya dan membuka jendela kamarnya. Ia memejamkan matanya sambil merasakan hembusan udara pagi yang segar dan hangat sambil berkata
"Sungguh pagi yang indah, semoga hari ini hariku juga indah", ucapnya sambil tersenyum.
Saat sedang menikmati udara pagi tiba - tiba terdengar suara HP berdering. Yulia yang mendengar HP-nya berbunyi tak menghiraukannya. Ia berfikir bahwa yang menelponnya adalah kekasihnya dan ia tak ingin moodnya yang indah jadi hancur karena mengangkat telepon dari kekasihnya itu.
Setelah puas menikmati pemandangan pagi dari jendelanya, Ia beranjak keluar dari kamar tanpa melihat siapa yang menelponnya.
Ia menghampiri mamanya yang sedang sibuk menyiapkan sarapan.
"Selamat pagi, ma", ucapnya sambil memeluk dan mencium pipi mamanya dari belakang.
"Pagi sayang. Gimana tidurnya semalem, nyenyak ?", tanya mama.
"Iya dong..", jawab Yulia manja.
"Mandi sana ! terus kita sarapan", ucap mama.
"Siap, ma", balas Yulia sambil hormat dan tersenyum pada mamanya.
Mama yang melihat tingkah Yulia tertawa sambil mengacak - acak rambut anak kesayangannya itu.
20 menit kemudian
Yulia keluar dari kamarnya dengan berpakaian rapi. Ia menghampiri mamanya yang sudah lama menunggunya di meja makan untuk sarapan bersama. Mama yang melihat anaknya berpenampilan rapi bertanya pada anaknya itu.
"Mau kemana sayang ?", tanya mama lembut.
"Mau jalan - jalan sama Irma. Boleh kan, ma ?", jawab Yulia.
"Iya, boleh tapi jangan sampai sore ya syg !", balas mama.
__ADS_1
"Iya ma, bentar aja kok", jawab Yulia santai.
"Ya udah yuk kita sarapan, Mama udah lapar nih nungguin kamu", ajak mama.
"Iya, ma", jawab Yulia singkat.
Lalu mereka sarapan bersama dengan tenang.
Setelah menghabiskan sarapannya Yulia berpamitan pada mamanya dan pergi menuju rumah Irma.
Rumah Yulia dan Irma hanya berjarak beberapa meter saja, sehingga tak perlu menggunakan kendaraan. Dari kejauhan nampak Irma duduk santai di teras rumahnya sambil bermain game dari Hp-nya.
"Udah lama nunggunya?", tanya Yulia pada sahabatnya itu.
"Udah 2 tahun", jawab Irma cemberut.
"Hebat juga loh bisa nunggu gue di sini sampai 2 tahun", ucap Yulia sambil tertawa.
"Ya udah yuk pergi ! keburu siang", ajak Irma.
Mereka berencana untuk pergi ke taman, Karena jarak rumah mereka ke taman lumayan jauh mereka memutuskan untuk naik angkutan umum saja. Saat diperjalanan Irma bertanya pada sahabatnya itu.
"Ada nomor baru hubungin loe gk ?", tanya Irma.
"Nggak ada, kenapa emangnya ?", tanya Yulia balik.
"Nggak, semalem Reno minta nomor loe ke gue dan gue kasih. Masa dia nggak ada hubungin loe", jelas Irma.
Mendengar penjelasan sahabatnya itu Yulia berfikir sejenak, lalu Ia teringat tadi pagi ada yang menelponnya. Ia segera mengambil HP di tasnya dan mengeceknya. Ternyata benar ada 5 panggilan tak terjawab dari nomor baru.
"Ini kah nomornya ?", tanyanya pada Irma.
"Iya, kok gk loe jawab ?", tanya Irma.
__ADS_1
"Habis gue kira Dimas, jadi males deh gue angkat", jawab Yulia.
Tak lama mereka sampai di taman. Mereka turun dari angkutan umum itu dan pergi setelah membayar ongkosnya. Mereka berjalan mengelilingi taman itu, sambil menikmati pemandangan taman dan anak - anak kecil yang bermain. Setelah lelah berkeliling mereka berdua duduk di salah satu bangku di taman itu.
"Gue beli minuman dulu ya", ucap Irma.
"Iya, gue nitip juga ya", ucap Yulia.
Yulia memandangi sekeliling taman itu, ia merasa senang melihat anak - anak kecil yang asik bermain di taman itu. Karena terlalu serius melihat anak - anak bermain Ia sampai tak sadar ada seseorang yang menghampirinya.
"Sendirian aja", tanya orang itu.
Yulia yang mendengar suara itu pun terkejut dan langsung melihat ke arah sumber suara itu.
"Eh.. elo ren. Bikin kaget aja", ucap Yulia sambil tersenyum malu.
"Habisnya elo serius banget sih ngeliatin anak - anak itu. Utung gue yang dateng bukan penculik, kalau penculik udah di culik loe", ucap Reno sambil tertawa.
"Ih.. apa-an sih loe. Emang siapa yang mau nyulik gue ?", jawab Yulia sambil tersenyum.
"Ya sapa tau kan, habisnya loe imut sih", balas Reno.
"Ih.. apa-an sih loe jangan buat gue salting napa !", ucap Yulia malu.
"Ciee.. gitu aja salting. Loe suka sama gue ya ?", ledek Reno.
"Ih.. ge'er banget sih loe", balas Yulia membela diri.
Saat mereka asik mengobrol tiba - tiba Irma datang sambil membawa minuman dan beberapa makanan ringan.
"Asik banget ngobrolnya, awas loh Yul nanti kena peletnya Reno", ledek Irma.
"Udah kena dia", jawab Reno sambil tertawa.
__ADS_1
"Ih.. apa-an sih loe", ucap Yulia kesal sambil mencubit paha Reno.
Mereka asik mengobrol dan bercanda bersama sambil menikmati makanan ringan yang di beli Irma tadi. Tak terasa hari sudah siang dan mereka memutuskan untuk pulang.