
bagaimana dek . . . ??! pinta Zaenal kepada Intan setelah jam kuliah selesai.
apaan . . . yang bagaimana ??! tanya Intan kebingungan.
itu . . . yang Abang omongin . . . !!? jelas Zaenal menghiba.
Abang . . . Abang . . . Abang darimana !!! tegur Intan sewot.
iya . . . terserah kamu !!? jawab Zaenal kesal.
jadi bagaimana . . . ??! tanya Zaenal lebih lanjut.
kan jelas . . . you bukan Abang Intan !!? jawab Intan lebay.
bukan itu urusannya . . . !!? jawab Zaenal mulai sewot, merasa dipermainkan.
jangan marah . . . !!? goda Intan sambil menggerak-gerakkan jarinya telunjuknya.
emang harus Intan orangnya . . . !?! jelas Intan kepada Zaenal.
emang nggak ada yang lain guci . . . !?? ejek Intan lebih lanjut.
auk . . . harus kamu . . . !!? jawab Zaenal pasti.
nggak punya stok yang lain . . . ??! tanya Intan lagi.
emang barang dagangan . . . !!? jawab Zaenal sewot.
sudah . . . pokoknya . . . malam Minggu ini ikut Abang !!! eh . . . aku maksudnya !!? jelas Zaenal berubah gugup setelah melihat Intan melotot.
eh . . . eh . . . belum setuju . . . main boking saja !!? jawab Intan ketus.
cari saja tuh dijalan . . . !!? jelas Intan lebih lanjut.
__ADS_1
sorry . . . Intan bukan perempuan gampangan . . . !!? jelas Intan lagi sambil menahan emosi.
iya . . . bukan maksud itu . . . !!? jawab Zaenal sambil sedikit sedih.
tuh kan jadi salah tanggap . . . !!? jawab Zaenal merajuk.
Intan tidak melanjutkan perkataannya, namun Intanpun menatap lekat lekat kepada Zaenal untuk menyelidiki ketulusan dan kebenaran yang sesungguhnya, bukannya suatu candaan yang selalu selama ini dilontarkan oleh Zaenal kepadanya.
Aku koq jadi merinding . . . !!? elak Zaenal sambil menggerakkan badan seperti orang meriang setelah dipandang dengan tatapan yang tajam dari mata Intan.
cuma boongan kan . . . !!? tanya Intan dengan penuh selidik pada Zaenal.
serius . . . aku mohon bantuan kamu !!? pinta Zaenal kepada Intan.
iya . . . maksud Intan . . . cuma pacar boongan kan !!? jelas Intan lagi lebih lanjut mengenai permohonan Zaenal.
cakep . . . seratus persen betul !!? sambar Zaenal bahagia sambil menunjukkan kedua ibujarinya.
tidak lebih kan . . . ??! tanya Intan lagi.
deal . . . !!? jawab Intan sambil memberikan jabat tangan tanda setuju.
deal . . . !!? jawab Zaenal sambil membalas jabat tangan Intan.
tapi kalopun lebih . . . aku tak nolak !!? canda Zaenal sambil tetap menggenggam tangan Intan.
nih . . . kalo berani macam-macam !!? jawab Intan sambil menunjukkan tinjunya ke wajah Zaenal dan juga menarik tangannya dari genggaman Zaenal.
he . . . he . . . namanya juga usaha . . . !!? seloroh Zaenal sambil cengengesan.
guci aja marah . . . apa lagi kalo betulan !!? bisik Zaenal.
ngomong apa tadi . . . ??! tanya Intan curiga.
__ADS_1
nggak . . . nggak ngomong apa-apa !!? elak Zaenal seperti orang yang teraniaya.
bohong . . . !!? tuduh Intan sambil menunjuk kepada Zaenal.
nggak . . . suwer . . . te . . . kewel-kewel !!? jelas Zaenal gugup sambil menunjukan kedua jarinya dan bersumpah.
bahasa apaan tuh . . . te kewel-kewel !!? tanya Intan lagi sambil menahan tawa melihat tingkah laku Zaenal.
entah . . . spontan saja aku !!? jawab Zaenal sekenanya.
Intan hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya sambil tersenyum menahan tawa.
alamak . . . kenapa tak dari dulu !!? ucap Zaenal merajuk.
apaan . . . !!? tanya Intan bingung.
itu . . . tuh . . . !!? jelas Zaenal sambil menunjuk bibir Intan.
kenapa dengan mulut Intan !!? tanya Intan lagi sambil mengusap usap mulutnya dengan tissu ditangan.
coba lihat dikaca . . . !!? jelas Zaenal lagi.
ada apa sih . . . !!? tanya Intan lagi sambil mengeluarkan kaca bedak dari tasnya.
nggak ada apa-apa . . . !!? ucap Intan setelah memperhatikan mulutnya di kaca bedak.
itu . . . coba perhatikan lagi lebih lama !!? jelas Zaenal lagi.
apa sih . . . !!? ujar Intan sambil memperhatikan mulutnya di kaca bedak dengan seksama, hingga di mancung mancungkan bibirnya.
kelihatan kan !!? jelas Zaenal lagi.
apa yang kelihatan !!? tanya Intan lagi sambil tetap memperhatikan kaca bedak ditangannya.
__ADS_1
benarkan kalau bibirmu sangat menggoda hati , ranum bagaikan buah strawberry Semerah hati semanis bidadari . . . aduhai pujaan hati . . . !!? ucap Zaenal bagai seorang pujangga sambil berlari menjauhi amukan Intan yang seperti kesurupan, mengamuk ingin merobek-robek mulut Zaenal.