Aku berbeda

Aku berbeda
Jimat penghalang


__ADS_3

Karena ketakutan Lily pun sontak membuka matanya yang sedari tadi terpejam. yah, Lily mempunyai kelebihan bisa melihat hantu ditempat tersembunyi sekalipun hanya dengan memejamkan matanya.


"fuhh.. untung tidak bisa masuk ke dalam, " ujar Lily sambil menghembuskan nafas dengan lega.


"Apa karena janur dan jimat nenek yang dipasang sama ayah ya?, " kata Lily sambil bertanya tanya dalam hatinya.


"Anehnya ada beberapa hantu yang bisa masuk ke dalam, tapi kalau dirasakan auranya tidak se berbahaya hantu perempuan tadi yang tidak bisa masuk ke dalam. " kata Lily dalam hati.


"Apa hanya perasaanku saja ya, kalau hantu wanita yang mencakar tadi berbahaya, hmm.. mungkin juga sih bisa. " ujar Lily dalam hati sambil menerka nerka jawaban atas pertanyaannya sendiri.


Tak berselang lama kemudian terdengar suara pintu dapur diketuk.


"Tok, tok, Lily.. bukain nak ini Ibuk." teriak Ibuk dari luar pintu.


"yaaaa bukkkk. " jawab Lily dengan keras, menjawab sahutan Ibuk supaya terdengar dari luar.

__ADS_1


"Gak ada apa apa to nduk, selama Ibuk pergi?, " tanya Ibuk pada Lily.


"Gak ada kok buk, aman. " jawab Lily sembari memamerkan giginya yang tidak terlalu rapi.


"Ya sudah ayok tidur sudah malam ini, besok sekolah kan?, " tanya Ibuk kembali pada Lily.


"Sekolah dong, masak mau bolos. nanti bisa bisa aku dipindah ke kelas tidak favorit lagi. " jawab Lily sambil menatap manja Ibunya.


**


"Iya buk, lima menit lagi ya. " jawab Lily sambil menarik selimut kembali untuk menutupi mukanya.


"Nanti kalau telat mobil angkotnya lama jangan salahin Ibuk ya, " ujar Ibuk kembali sambil pergi ke dapur untuk mempersiapkan bekal untuk Lily sekolah.


"Ya ya deh, ini bangun bangun aku buk, " jawab Lily sembari berjalan menuju kamar mandi sambil terhuyung huyung, karena nyawanya belum ngumpul habis bangun tidur.

__ADS_1


"Mimpi apa semalam kamu nduk, kayak tidurnya tidak nyenyak. " tanya Ibuk pada Lily.


"Apa jangan jangan kamu memikirkan hal hal aneh lagi yang sering kamu liat Ly?, " tanya Ibuk kembali pada Lily.


"hemm Ibuk ini sok tahu deh, " jawab Lily sembari menyikat giginya.


"Sebenarnya sih, ada yang mau Lily ceritain buk, tapi.. " kata Lily kepada Ibuk, tapi tidak diteruskan.


"Tapi apa nduk, sudahlah tidak usah dipikirkan hal hal itu selama mereka tidak mengganggumu gak apa apa. pokoknya diemin saja. itu aja pesan Ibuk sama kamu. Ibuk tidak mau pelajaran disekolah kamu terganggu gara gara memikirkan hal hal yang tidak penting. Ibuk ingin anak anak Ibuk fokus pada pelajaran dan masa depan yang ingin diraih. masalah hal hal seperti ghaib yang sering Lily lihat apa Lily rasakan diemin aja ya, nduk. " ujar Ibuk sambil memberi nasehat kepada Lily.


"Iya deh buk, tapi Ibuk juga janji ya jangan cerita cerita sama mbah apa ayah lagi, karena aku gak mau di suruh suruh aneh aneh. " jawab Lily sambil menyelesaikan mandinya dengan cepat.


"Iya nduk, sudah sudah cepat pakai seragamnya. " ujar Ibuk kembali pada Lily.


Setelah siap dengan seragam sekolahnya, Lily pun berpamitan kepada Ibuk sambil menyalami dan mencium tangan ibuknya.

__ADS_1


"Ibuk, aku berangkat ya, assalamu'alaikum. Ibuk hati hati dirumah ya, kalau ada suara suara aneh jangan dihiraukan. Ibuk pura pura gak dengar aja ya selama aku sekolah. titik. " pesan Lily kepada Ibunya.


__ADS_2