
Sesaat Lily memandangi wajah Prameswari seakan ingin mengatakan kalau dia tidak sepenuhnya percaya dengan cerita Prameswari.
Prameswari pun seakan juga dapat membaca apa yang ada didalam pikiran Lily saat itu.
"Aku tahu kamu mungkin tidak mudah percaya begitu saja tentang semua yang sudah aku ceritakan tadi, aku sudah tahu, jadi aku akan mentransfer sedikit memori tentang masa lalumu itu kepadamu. " Kata Prameswari kembali pada Lily sembari menudingkan jari telunjuknya ke dahi Lily.
Dan benar saja Lily pun melihat seorang gadis cantik yang parasnya sangat mirip dengannya. tetapi dia tampak dewasa dan cantik sekali dibalut dengan pakaian adat Jawa kemben dan jarik serta mahkota dan perhiasan yang menghiasi tubuhnya membuat gadis itu nampak seperti bukan berasal dari kalangan rakyat biasa.
Gadis itu duduk ditepi kolam, dan dikelilingi dengan bunga bunga mawar indah yang menghiasi disekeliling kolam tempat gadis itu mandi. Rambutnya yang berwarna coklat dan kulitnya yang kuning langsat tampak berkilauan terkena sinar matahari. Ditemani dayang dayang yang selalu setia menunggunya di samping gadis itu mandi.
Tiba tiba Lily diperlihatkan bagian lain, yaitu istana yang cukup megah dihiasi dengan ukiran ukiran patung yang sangat tinggi lengkap dengan barisan prajurit gagah yang menjaga disetiap sudut patungnya.
__ADS_1
Lalu Lily mendengar suara seorang Laki laki,
"Patih, dimana putri kesayanganku?,. " Tanya Laki laki bermahkota yang duduk disinggasana pada seorang prajurit disebelahnya.
"Kanjeng Putri Dyah Anarawati sedang mandi yang mulia. " Jawab prajurit itu dengan sigap.
"Hahaha haha.. begitu, baiklah biarkan, biarkan dia mandi dan bersolek dengan cantik, karena nanti urusan dari negeri seberang akan datang untuk melamarnya." Ujar Laki laki bermahkota itu kembali kepada prajuritnya sembari tertawa lebar.
"Baik yang mulia,. " Jawab prajurit itu kembali.
"Kenapa gambarnya hilang?,. " Tanya Lily pada Prameswari lagi.
__ADS_1
"Maafkan saya Putri, gambarnya menghilang karena sepertinya kekuatan yang saya keluarkan sudah melampaui batas.. jadi saya hanya bisa memperlihatkan segitu putri." Jawab Prameswari lirih dengan tatapan sedih kepada Lily.
"Tidak ada apa apa itu sudah lebih dari cukup kok, sudah sudah jangan bersedih lagi. Lain kali saja ketika kekuatanmu sudah pulih dan kembali tolong ingatkan aku ya tentang masa laluku itu, siapa tahu dengan melihatnya aku bisa ingat sedikit demi sedikit tentang memori masa lalumu kembali. " Jawab Lily kembali seraya menepuk pundak Prameswari untuk memberi semangat kepada Prameswari.
"Bolehkah aku bertanya kepadamu Prameswari?,. Tanya Lily pada Prameswari kembali.
" Boleh, silahkan putri, anda boleh bertanya tentang apapun kepada saya, dan akan saya jawab semua yang saya ketahui." Jawab Prameswari kembali pada Lily.
"Kenapa dirumahku ada beberapa jimat, Mmm tapi kalau dilihat secara mata biasa seperti janur kuning biasa?,. Tanya Lily kembali pada Prameswari seraya mengerutkan dahi seolah rasa penasarannya sangat tinggi.
"Baiklah akan saya jawab. Setahu saya jimat alias janur itu dipasang ayah anda atas kehendak nenek anda Putri. Itu karena nenek anda sangat khawatir dengan anda putri. karena nenek anda tahu kalau diantara cucunya bakalan ada yang akan mewarisi kekuatan batin seperti nya." Jawab Prameswari kembali pada Lily.
__ADS_1
"Jadi nenek aku sendiri yang menyuruh ayah untuk kebaikanku melindungiku dari hal hal jahat begitu maksudnya?,. Tanya Lily kembali pada Prameswari seakan Lily bisa menebak apa yang ada dipikiran Prameswari saat itu.
"Iyah, karena nenek buyut anda dulunya melakukan perjanjian dengan salah satu mahluk ghaib. " Jawab Prameswari kembali.