
"Ihh.. terus gimana ris, bikin penasaran saja. " Tanya Sinta penasaran dengan cerita Aris.
"Sssttt.. Pelan pelan bicaranya Sin, nanti ada yang dengar loh. " Kata Ayu.
"Udah, udah, lanjutin ris. " Sambung Lily pada Aris.
"Jadi waktu awal pembangunan Coffe ini kan memang banyak kejadian aneh. " Jawab Aris.
"Terus?,. " Kata Nana.
"Aneh pokoknya, lampu sudah dipasang, sering mati sendiri.. Bahkan, mesin pembuat minuman kopi sering nyala sendiri. hiihh. Serem lah pokoknya. " Jawab Aris.
"Lah memang gak coba diundangkan Pak Ustadz gitu ris?,. " Tanya Yul yul penasaran.
"Lah ini masalahnya, sudah diundangkan sampai dua orang pintar, gak ada yang manjur, yang terakhir Pak Ustadz, manjur alhamdulillah, cuma masih sering usil hantunya. " Jawab Aris kembali.
"Sering gangguin abang abang tukang kopi juga ris?,. " Tanya Nana pada Aris.
"Iya, katanya pas waktu itu mahrib abangnya lagi mau ke toilet eh tiba tiba ayunan didepan gerak gerak, terus ada suara cewek nyanyi nyanyi gitu. " Jawab Aris.
__ADS_1
"Hih serem banget ya, terus abangnya lari gitu ris?,. " Tanya Nana kembali pada Aris.
"Gak lari, didiemin, besoknya baru cerita sama ayahku. " Jawab Aris kembali.
"Berani itu abangnya, kalau aku udah q lempar sandal dulu terus baru lari deh. " Sambung Ayu.
"Emangnya kamu tahu setannya dimana yu?,. " Tanya Yul yul.
"Gak sih, kan katanya di ayunan, ya udah aku lempar ke ayunan. " Jawab Ayu kembali pada Yul yul.
Tiba tiba ada angin sepoi sepoi serasa menghampiri kumpulan Lily dan teman temannya.
"Ihh, jangan jangan hantunya dengar lagi. " Ucap Ryan.
Tiba tiba Lily merasa seperti sedang diperhatikan oleh seseorang dari kejauhan. Yups.. seseorang itu seorang wanita tua dengan rambut panjang dan berpakaian kuno seperti wanita pada zaman penjajahan Belanda. Dan dalam tatapannya kepada Lily dan teman temannya wanita itu tersenyum menyeringai.
Hal ini tentu saja membuat Lily merasa tidak nyaman. Tiba tiba Lily mendengar sayup sayup suara seorang anak kecil.
"Kak, kak Lily, jangan lama lama disini ya.. " Ucap suara itu lirih.
__ADS_1
"Siapa kamu?,. " Tanya Lily pada suara itu.
"Aku salah satu penjaga Coffe ini kak. Wanita itu jahat, aku tidak ingin Kakak diganggu oleh wanita itu. " Ujar suara itu kembali.
"Kenapa kamu memberitahuku?,. " Tanya Lily kembali pada suara itu.
"Karena aku tahu kak Lily mempunyai aura yang berbeda dengan yang lainnya, dan itu spesial bagi kami. Tetapi aura kakak bisa memancing para hantu jahat untuk berdatangan melihat kakak. " Jawab suara itu lagi.
"Baik, terimakasih sudah memberitahuku, aku akan segera membawa teman temanku pergi. Oh ya namaku siapa, dan kenapa kamu bisa berasa disini?,. " Tanya Lily kembali pada suara itu.
"Namaku Lena kak, aku terjebak disini sudah lama sekali, aku sampai lupa. Orang yang menjebak ku dia sengaja membuang aku kesini. " Jawab suara itu kembali.
"Siapa orang jahat yang tega menjebak dan membuangmu, Lena. " Tanya Lily kembali.
"Orang tuaku sendiri kak. " Jawab suara itu lirih.
"Orang tuamu, jadi maksudmu orang tuamu tidak menginginkanmu lalu membuangmu begitu?,. " Tanya Lily kembali pada suara itu.
"Iya kak, mereka membuangku dikebun ini. " Jawab suara itu kembali.
__ADS_1
"Maksud kamu jasadmu masih disini Lena. " Tanya Lily kembali.
"Iya masih disini, terkubur dikebun ini. " Ujar suara itu lagi.