
"Melakukan perjanjian dengan mahluk ghaib?,. " Tanya Lily sekali lagi pada Prameswari.
"Benar tapi itu yang melakukan perjanjian bukan nenekmu sekarang tapi nenekmu yang terdahulu putri. " Jawab Prameswari dengan menatap mata Lily.
"Bisakah kamu menceritakan detail perjanjiannya seperti apa Prameswari?,. " Tanya Lily kembali dengan penuh rasa penasaran.
"Maaf putri, aku tidak bisa menjelaskannya sekarang, lain kali aku akan menjelaskannya kepada Anda. " kata Prameswari kembali pada Lily.
"Baiklah Prameswari, tapi janji ya lain kali saat ketemu kamu akan menceritakannya padaku semuanya yang kamu tahu, terutama tentang diriku ini. " kata Lily pada Prameswari kembali.
"Baik, aku janji.. putri. " jawab Prameswari kembali pada Lily.
Sesaat kemudian Lily pun sudah sampai di tempat semula ia bermain. Karena hari beranjak sore Lily langsung mandi dan bersiap untuk mengaji sore ditempat pak ustadz Danu.
__ADS_1
Selesai mandi Lily langsung berangkat mengaji bersama dengan Ayu teman masa kecilnya yang juga tetangga samping rumahnya.
Yups, rumah Lily dan Ayu hanya berjarak lima langkah. Lily dan Ayu pun berteman sejak mereka masih kecil sampai sekarang ini. Kemana mana selalu berdua.
Bahkan sekolah Tk pun sama. tetapi saat SD Lily bersekolah dijogja, sedangkan Ayu bersekolah di dekat rumahnya. Dan saat SMP mereka kembali bersekolah ditempat yang sama yang dekat dengan rumah mereka.
Saat diperjalanan mengaji Lily selalu melewati pohon beringin besar yang didepannya terdapat sumber mata air yang sampai kini dijadikan warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan air sehari hari mereka.
Menurut cerita warga sekitar sumber mata air tersebut ada tujuh lubang dahulu, dan sudah ditutup empat lubang. Sehingga hanya tersisa tiga lubang sampai sekarang.
Dulunya setiap kali ada pedagang keliling seperti pedagang siomay atau pedagang cilok keliling selalu di sasarkan oleh mahluk ghaib ketika melewati sumber mata air tersebut.
Para pedagang ini disasarkan ke tempat lain yang mereka lihat tempat lain tersebut seperti ada tontonan yang sangat ramai kayak semacam tontonan reog atau wayang.
__ADS_1
Padahal mereka sebenarnya sudah masuk ke alam lain, dan yang para warga lihat para pedagang ini akan dikembalikan oleh mahluk halus setelah jam 12 malam ke atas.
Biasanya para pedagang keliling ini akan dikembalikan disekitar sumber mata air dan dalam keadaan linglung atau seperti orang bingung.
Sampai ditempat mengaji Lily dan Ayu pun mendengar gosip dari anak anak lainnya kalau istri Pak Ustadz Danu sering digangguin oleh mahluk halus yang tinggal di pohon beringin dekat sumber mata air.
Katanya mahluk itu sering menelpon istri Pak Ustadz Danu dijam jam tengah malam. Bahkan ketika teleponnya diangkat yang terdengar hanya suara cekikikan seorang wanita tua.
"Ihhh.. serem ya Yu, coba kamu bayangin deh kalau kamu yang diposisinya apa yang mau kamu lakuin yu?. " Tanya Titi pada Ayu.
"Ku bantinglah hpku. " Jawab Ayu sambil mengeryitkan dahi sambil membayangkan apa yang terjadi.
"Hushh.. Pak Ustadz datang, nanti lagi ngobrolnya." Kataku sama Ayu dan Titi yang sedang asyik bergosip.
__ADS_1
"Coba nanti diterawang Li, siapa tau hantunya kamu kenal dan bisa kamu ajak kenalan. Hahahahaha." Kata Ayu kembali sambil cengengesan pada Lily.