Aku Dan Ceo Dingin

Aku Dan Ceo Dingin
bab 1


__ADS_3

hai semua... ini karya pertama thor. ehmm ga enak banget ya manggilnya thor nanti dikira super hero yang bawa palu itu...hahaha jadi bagaimana kalau semua panggilnya mydes aja ya. mydes minta dukungan buat karya pertama ini ya semoga kalian menyukainya.


Diandra agustina adalah istri dari seorang pria yang bekerja sebagai staf kantor biasa, sebelum menikah dian biasa dipanggil adalah seorang guru sd di salah satu sekolah swasta di kota B. Dian menikah dengan kekasihnya gerry santosa yang sudah berpacaran dari masa kuliah. meski gerry hanya bekerja sebagai staf kantor dian sangat bahagia.


Dian sangat mencintai gerry selama menjadi istrinya dian selalu bisa merawat dan mengurus gerry dengan baik.


Namun semua berubah saat pernikahan nya menginjak usia ke 4 setelah memiliki seorang puteri yang cantik dan mungil bernama meira santosa. Gerry yang saat itu sudah naik jabatan menjadi manager di perusahaannya membuat hati dian terluka dengan berselingkuh dengan teman kantornya bernama mira anggira.


Setelah itu kehidupan rumah tangga dian menjadi berantakan karna gerry menjadi kasar dan sering ringan tangan kepadanya alias memukul dian, tetapi karna dian masih berusaha pertahankan pernikahannya dian hanya bisa bersabar melihat gerry membawa mira kerumah, bersabar saat gerry memukulnya karna dian membantah namun kesabarannya habis saat melihat meira puteri kecilnya menangis kencang akibat bentakan dan juga gerry tega memukul meira hanya karna meira menjatuhkan minuman mira tanpa sengaja kesepatu mira.


"mas, cukup aku saja....jangan meira"ucap dian dengan buliran air mata yang membasahi pipinya


"dian mulai hari ini kamu aku talak, bawa puterimu pergi dari rumahku ini karna sebentar lagi aku akan menikahi mira" ucap gerry dengan tegas


"baik mas, aku juga sudah tak tahan dengan perlakuanmu, aku bertahan hanya untuk meira namun kamu sudah menyakiti meira anakmu sendiri aku tidak akan terima" ucap dian sambil menggendong meira dan bergegas kekamarnya


mira yang melihat kejadian itu hanya tersenyum bahagia akhirnya bisa menyingkirkan dian


Dian yang berada dikamar nya sedang membereskan pakaiannya dan meira kemudian memasukkan kedalam koper, meira mendekati mama nya


"mama, papa jahat ama meila...hua...hua" ucap meira sambil menangis


"iya sayang, tidak apa apa jangan menangis lagi sekarang kita pergi ya dari rumah ini, nanti cuma ada mama meira tidak apa apa kan?" ucap meira sambil mengusap air mata meira


"ndak apa apa mah, meila uga ndak mau ama papa, papa jahat mukul meira hanya kalna tante itu"ucap meira yang masih sesegukan


Dian memeluk meira menenangkan anaknya yang imut itu.

__ADS_1


1 jam kemudian dian menuruni tangga sambil membawa koper dengan tangan kiri nya dan tangan kanannya menuntun meira. sesampai nya diruang tamu dian melihat gerry yang bersantai sambil memeluk mira.


"jangan sampai barangmu tertinggal atau gak aku akan biang"ucap gerry menatap dian


"tidak ada yang aku tinggalkan dirumah ini, hanya cintaku padamu yang kutinggal karna setelah aku melewati pintu rumahmu ini tidak adalagi cinta untukmu gerry santosa"ucap dian dengan tegas


Deg....


Gerry merasa sedikit sakit mendengar dian berkata seperti itu namun segera dia tepis karna sudah ada mira yang jauh lebih segalanya dari pada dian itu pikirnya gerry


dian pun melawati gerry yang masih terdiam sehingga sampai diujung pintu rumah, sambil menghela nafas dian membuka pintu itu dan berjalan keluar.


"inilah akhirnya... aku harus bisa berjuang untuk meira sekarang"tekad dian dalam hati


Sore hari dian dan meira sampai dirumah minimalisnya peninggalan orang tua dian, saat memasuki rumah itu didalamnya masih sangat rapi dan bersih karna dian sengaja menyuruh orang untuk menjaga rumahnya meski tidak dia tinggali. dari arah belakang rumahnya datang seorang wanita paruh baya mendekati dian


"iya bi, bibi apa kabar, dian kembali bi kerumah ini..rumah mama dan papa,sudah lama sekali y bi dian gak kesini semenjak dia sekolah kuliah dan bekerja dikota B


Ya sekarang dian dan meira berada dirumah orang tua dian yang terletak dikota J


Flashback on


Dian yang ditinggal orang tua nya selamanya karna kecelakaan saat itu baru saja lulus SMA, orang tua dian sebenarnya adalah termasuk orang kaya raya mempunyai perkebunan kelapa sawit di kota j namun karna dian selalu merasa sedih saat berada dirumahnya karna mengingat kenangan orangtuanya dian memutuskan untuk pindah ke kota B untuk kuliah dan menitipkan rumah pada bi asih dan perkebunan pada suami bi asih bernama kang amir. di kota B dian tidak pernah memberitahu siapapun identitas nya termasuk pada gerry dia hanya berkata bahwa dian hanya sebatangkara merantau ke kota B.


Flashback off


Bi asih memeluk dian dengan erat menandakan kerinduannya pada dian yang sudah dianggap anaknya sendiri karna bi asih sendiri tidak mempunyai anak dengan amir.

__ADS_1


" bibi kangen neng, neng sudah lama tidak kesini"ucap bibi sambil tersedu menangis


"iya bi, aku juga kangen bibi, kangen rumah ini bahkan kangen sama masakan bibi, hehehe"ucap dian sambil tergelak tawa.


saat asyik bercengkrama baju dian ada yang menariknya


"mama...." ucap meira


seketika dian dan bi asih menengok ke meira


"astaga...mama lupa ada meira sayang"ucap dian


"neng, ini....?" tanya bi asih yang menatap meira dengan bingung siapa anak yang bersama majikannya itu


"bi, kenalin ini meira bi, puteri kecil dian"ucap dian yang membuat bi asih terkejut sambil membulatkan matanya


"anak neng dian? astaga neng sudah besar y? ucap bi asih dengan wajah bahagia


"iya bi namanya meira, cantik kan kaya dian. hihihi" ucap dian yang memuji meira sekaligus dirinya itu.


"iya neng cantik banget, halo neng meira perkenalkan nama nenek asih, neng meira bisa panggil nenek ya"ucap lembut bi asih pada meira


meira hanya melihat sekilas mamanya dan menganggukan kepala


"iya nenek, nama caya meila nek"ucap lucu meira


Dian dan meira pun diantarkan kekamarnya yang ada dilantai 2, kamar yang sama sewaktu dia tinggalkan masih tertata rapi ada foto keluarganya dian dipajang diantas nakas dekat tempat tidur seketika dian menangis

__ADS_1


"mama...papa...dian kangen hiks..hiks" ucap dian tersedu sedu


__ADS_2