Aku Dan Ceo Dingin

Aku Dan Ceo Dingin
Bab 8


__ADS_3

"kita akan tinggal disini tapi nanti sesekali kita akan ke kota J untuk menginap dirumahmu bagaimana?tanya chris pada dian membuat dian terkejut apa chris tahu dia tinggal dikota J tapi darimana setahunya dia tidak pernah bilang dia tinggal dimana, pikir dian


"kamu tahu aku tinggal di kota J dari siapa? apa gita?tanya dian


"bukan baby aku itu.."chris menceritakan bahwa dia mencari informasi dari asistennya kemarin


flashback on


reza terkejut melihat fotokopi ktp dian


"diandra agustina?? dian?? apa ini dian temanku di kampung ya? gumam reza dalam hati


setelah reza mengurus semua surat surat untuk pernikahan tuannya reza mendatangi tuannya dan mereka bertemu di restoran hotel disaat dian dan meira tidur


"bagaimana sudah selesai semua?tanya langsung chris


"sudah tuan, ehmm tuan apa saya boleh bertanya?tanya reza hati hati takut membuat tuannya yang dingin itu marah


"katakanlah!jawab chris


"apakah kekasih anda itu bernama diandra agustina yang berasal dari kota J"tanya reza


"kota J? saya tidak tahu saya bertemu dia itu di kota ini ? apa kau mengenalnya? tanya chris balik yang penasaran


"ehm kalau benar berasal dari kota J berarti dia adalah teman saya tuan"jawab chris


"baiklah jika benar dia temanmu ceritakan tentangnya semua yang kau ketahui!ucap chris


reza pun menceritakan tentang dian yang mempunyai perkebunan luas di kota J dan juga orang tuanya sudah meninggal semenjak lulus SMA dian pergi ke kota B untuk kuliah, untuk masalah menikah reza tidak cerita karna dia tidak tahu dian sudah menikah karna dian tidak pernah pulang semenjak pergi kuliah itu


"ya sudah kalau dia temanmu pasti saat bertemu denganmu dia akan mengingatmu"ucap chris


flashback off


"begitulah baby, kamu tidak apa apa kan lita tinggal di kota B karena perusahaan ku disini dan jika kita tinggal dikota J akan membuat kita terpisah dan aku tidak mau baby"ucap chris menjelaskan pada dian


"tidak apa apa honey, aku akan ikut bersamamu, kamu adalah suamiku jadi aku harus ikut kemanapun kamu"jawab dian dengan memberikan senyum pada chris

__ADS_1


"terima kasih baby, aku mencintaimu"ucap tulus chris


akhirnya keesokan harinya chris membawa dian dan meira kemansion nya


"selamat datang dirumah kita baby"ucap chris dengan bangga memperlihatkan mansion nya


"honey ini bukan rumah tapi istana, benarkan meira?tanya dian pada meira sambil mengagumi mansion chris


"iya mah, daddy ini seperti istana princess yang ada dibuku dongeng meila"ucap meira yang juga kagum pada istana


"sudah ayo kita masuk"ucap chris mengandeng tangan dian dan menggendong meira


para pelayan sudah menunggu diruang depan, pelayan berjumlah 10 orang dikepalain oleh seorang pria paruh baya bernama pak jim


"selamat datang tuan, nyonya, nona muda"ucap pak jim memberi salam sambil membungkukkan badannya sedikit


"terima kasih pak jim, oh iya ini nyonya dian istriku dan meira anakku mohon untuk pak jim melayani mereka seperti melayaniku"ucap chris sambil memberi perintah pada pak jim


"saya siap melaksanakannya tuan"jawab pak jim


"mari baby kita kekamar istirahatlah kasian anak anak kita dia pasti lelah, pak jim tolong antarkan meira kekamarnya"ucap chris seraya menggandeng dian menuju kamarnya


"terima kacih kakek"ucap meira polos


pak jim tersenyum dipanggil kakek karena dia sendiri punya 2 orang cucu namun harus tinggal jauh darinya. pak jim menggendong meira menuju kamarnya sesampainya dikamar meira terkagum lagi melihat kamarnya yang berwarna pink dan banyak sekali mainan dan boneka untuknya


"kakek ini kamar meila, bagus sekali kamar meira kaya princess.hihi"ucap meira sambil tertawa senang


"iya nona, ini kamar sengaja didesain oleh tuan chris untuk puterinya"ucap pak jim


"daddy?tanya meira


"iya betul daddy nya nona"jawab pak jim sambil ikut tersenyum melihat meira masih saja memandangi kamarnya


"mari nona silahkan istirahat dan ini bisa nona tekan jika butuh sesuatu"ucap pak jim sambil memberikan sebuah remot dengan satu tombol untuk memanggil pelayan


" terima kacih kakek" ucap tulus meira

__ADS_1


dikamar dian dan chris sedang berbaring dengan tangan chris mengelus perut dian, dian merasa nyaman sekali dengan perlakuan chris tapi lambat laun tangan chris mulai naik ke atas dan membuat dian menggelinjang


"baby aku menginginkanmu"ucap chris menahan hasratnya


"honey tapi apa tidak apa apa jika sering menengok dede"tanya dian yang takut anaknya kenapa kenapa


"aku sudah tanya dokter asal kita pelan pelan tidak akan terjadi apa apa"jawab chris dan langsung mencium bibir manis dian yang merupakan candunya


dan mereka pun akhirnya mengadakan acara tengok menengok kembali


dirumah gerry sudah sangat marah pada mira saat ini dia memegang surat tagihan kartu kredit yang membludak, gaji gerry habis untuk memenuhi kemauan mira tidak ada lagi tabungan,dulu saat bersama dian dia masih bisa menabung dan bahkan kartu kreditnya tidak sampai over limit.


"mira ini benar benar keterlaluan"gumam gerry kesal


mira pun turun dari tangga menemui suaminya yang ada diruang tv


"sayang, hari ini aku mau belanja lagi ya, anakmu ini ingin aku membeli perhiasan yang baru saja keluar. gerry yang mendengarnya semakin kesal


"cukup mira, kau itu benar benar keterlaluan, kau lihat ini tagihan ku besar sekali, gajiku habis untuk membayarnya"ucap gerry dengan nada tinggi sambil memberikan surat tagihan itu


"mas, tapi ini kan keinginan anakmu"ucap mira berdalih


"jangan kamu jadikan anak itu alasan"ucap gerry


"mas jangan marah marah gitu, ehm begini saja kamu kan manager keuangan bagaimana jika kamu memakai uang perusahaan dulu saja"ucap mira yang memberi saran tidak masuk akal


"kamu menyuruhku korupsi, kau gila mira, aku mendapatkan jabatan ini dengan usaha keras bagaimana jika ketahuan aku bisa dipenjara"jawab gerry yang semakin marah mendengar saran mira


"terserah mas kalau gitu aku tidak mau tahu semua kemauan ku harus mas penuhi sebagai suami, kalau tidak aku akan meninggalkanmu membawa anak ini"ucap mira mengancam


"tidak bisa begitu mira, dia anakku"ucal gerry yang mulai menahan emosinya karna takut ancaman mira


"ya sudah pokoknya kamu harus memenuhi kebutuhanku, aku pergi dulu"ucap mira dan berlalu


gerry lun memandang mira yang berjalan keluar rumah, memikirkan bagaimana bisa jadi begini padahal dia berharap setelah menikah dengan mira dia akan semakin bahagia tapi kini hanya penyesalan yang dirasa gerry


%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

__ADS_1


mydes mau kasih tau ya cerita ini lebih fokus pada kisah dian dan chris dulu jadi untuk peran peran lainnya nanti akan ada bab khusus untuknya jadi hanya sedikit sedikit cerita peran lain yang nongol okkk


__ADS_2