Aku Dan Ceo Dingin

Aku Dan Ceo Dingin
Bab 3


__ADS_3

Akhirnya hari yang ditunggu tiba dian datang lagi ke kota B selain untuk mengambil surat cerai nya dian juga ada janji bertemu teman kuliahnya yang sudah tidak bertemu


Karna tadi pas tiba di kota B dian menghubungi gerry namun gerry berkata dia masih dikantor dan akan keluar pas jam makan siang maka dian berniat bertemu temannya dulu di sebuah restoran


saat masuk kedalam restoran tanpa sengaja dian menabrak tubuh seorang pria kekar sehingga membuat dian terjatuh


"awh..sakit"keluh dian yang terjatuh sehingga kaki nya terasa sedikit sakit, namun pria yang ditabraknya itu hanya diam tanpa ekspresi apapun, dian berusaha bangun dari jatuhnya meski harus menahan sakit dikakinya


"maafkan saya tuan, saya tidak sengaja menabrak anda"ucap dian meminta maaf meski dia yang jatuh tapi dian merasa dian yang salah karna tidak melihat didepannya ada orang karna sambil memainkan hpnya


"lain kali kalau jalan jangan main hp"ucap datar pria itu dan berlalu jalan melewati dian begitu sjaa


"astaga dingin sekali dia, aku sampai merasakan dinginnya sampai merinding" ucap dian dan melanjutkan jalan


Karna temannya belum datang dian memesan minuman terlebih dahulu


"mbak americano nya satu"ucap dian pada pelayan yang sudah mendatangi meja dian


"baik mbak tunggu sebentar" ucap pelayan itu


selang 10 menit datanglah teman dian yang bernama gita devani yang biasa dipanggil gita. setelah melihat keberadaan dian gita menghampiri meja dian.


"sorry ya aku telat biasa..hehehe" ucap gita sambil nyengir


"iya ga apa apa git aku senggang koq" ucap dian


"sudah lama ya kita tidak bertemu semenjak aku menikah, lagipula aku heran sama kamu git kenapa waktu itu tiba tiba kamu menghilang saat aku berkata aku akan menikah dengan mas gerry? tanya dian yang sebenarnya dia penasaran pada temannya itu padahal mereka kalau kemana kemana sering bersama namun semenjak dian menikah gita menghilang begitu saja gak ada kabar sampai kemarin lusa tiba tiba gita nge dm dia di instagram minta ketemu.


"ya gak apa apa, waktu itu aku ada urusan yang membuat aku harus pergi keluar negeri dan baru seminggu ini aku balik karna aku akan bertunangan" ucap gita menjelaskan tanpa menjelaskan sebenarnya alasan gita pergi karna tidak sanggup menerima kenyataan laki laki yang dia sukai menikah dengan temannya sendir. ya gita menyukai gerry juga semasa kuliah namun harus dia pendam karna gerry menyukai dian temannya sampai akhirnya memutuskan keluar negeri untuk melupakan rasa sukanya pada gerry dan itu berhasil karna kini dia jatuh cinta pada calon tunangannya yang sudah dijodohkan dengan nya.


"wah...selamat ya git, aku tidak sabar melihat kamu menikah" ucap dian ikut bahagia mendengar kabar gita.


"kamu sendiri bagaimana kabarmu dan gerry,pasti makin mesra deh...hihihi karna kan dulu pas kuliah kalian selalu bikin kita kita yang jomblo iri"ucap gita yang belum tahu tentang rumah tangga dian. wajah dian yang terlihat riang menjadi murung mendengar perkataan gita


"salah kamu git... aku sudah bercerai dengan mas gerry ini saja aku mau ambil surat ceraiku di dia"jawab dian yang berusaha tersenyum meski masih merasa sakit mengingat pengkhianatan gerry.


"hah yang benar kamu dian... jangan bercanda ah.. bukan nya kamu dan gerry saling mencintai"tanya gita yang masih tidak percaya temannya itu sudah bercerai dari pria yang dulu dia sukai.


"aku tidak bohong git, ceritanya panjang intinya dia berselingkuh dengan teman kantornya semenjak dia menjadi manager..hah tapi sudahlah hidup terus berjalan kan..lagipula aku masih punya meira puteriku"ucap dian sambil meminum americanonya


"maaf ya aku gak tahu, aku masih tidak percaya gerry bisa berbuat itu padamu, sabar ya di tidak usah kamu pikirkan pria itu lagi, oh iya lain kali ajak anakmu aku ingin kenal"ucap gita sambil mengalihkan oembicaraan


"iya nanti aku ajak dia ketemu kamu dipesta pertunangan kamu ya, soalnya sekarang aku tuh tinggal dikota J kampung halamanku"ucap dian


"oh gitu..baiklah aku tunggu ya."ucap gita


tiba tiba ponsel gita berbunyi tertera nama chris dengan simbol love membuat gita tersenyum.

__ADS_1


"hallo chris"ucap gita


"hallo saya cuma mau bilang saya tidak bisa makan siang denganmu, masih ada urusan kantor" ucap dingin chris


"iya gak apa apa, kamu urus saja urusanmu, apa aku harus kekantormu mengantarkan makan siang" ucap gita lembut


"tidak perlu, ya sudah saya tutup telponnya"ucap chris dan kemudian menutup teleponnya


gita menghela nafasnya karna ucapan dingin chris, meski mereka akan bertunangan chris tidak mencintai gita hanya gita yang mencintai chris, chris menerima pertunangan nya karna orang tua chris yang ingin chris menikah.


Christian Alviero adalah seorang putera dari pembisnis no 1 di dunia yang bernama Drey Alviero dan istrinya Lusiana Alviero, kini chris meneruskan usaha daddy nya yaitu Alviero corporation perusahaan induk yang bergerak dibanyak bidang pusatnya memang berada di kota B namun baru seminggu ini dia datang ke kota B bersama calon tunangannya gita devani. sebelumnya ia mengurusi perusahaan di inggris namun daddy nya meminta chris untuk memimpin perusahaan pusatnya sehingga mau tidak mau dia harus menuruti.


chris pria yang dingin dan arogan banyak wanita yang mengaguminya namun bagi chris tidak ada waktu untuk wanita, dengan gita saja dia terpaksa karna mommynya akan mengomelinya jika dia mengabaikan gita.


saat ini chris baru saja kembali dari meeting nya diluar dan berada diruangannya, dia memikirkan perempuan yang menabraknya direstoran.iya benar sekali chris adalah pria yang di tabrak oleh dian, entah mengapa bayangan dian muncul di chris satu kata yang hampir tidak pernah keluar dari mulut chris untuk wanita manapun kecuali mommy nya dan calista adiknya


"cantik"gumamnya chris sambil tersenyum


saat asyik melamun ada yang mengetuk pintu ruangannya membubarkan lamunannya.


"masuk"ucap chris yang sambil kembali membaca laporan laporan yang sudah menjadi makanan sehari harinya


pintu terbuka masuklah seorang pria yang tampan namun masih jauh dari tampannya seorang christian.


"maaf tuan saya Reza saya disini akan menjadi asisten nya tuan"ucap reza gugup karna ditatap dingin oleh chris


"benar tuan, saya disini bertugas membantu tuan memegang perusahaan ini, sebelumnya tuan grey juga sudah memerintahkan saya untuk melindungi tuan karna banyak yang akan berniat buruk pada tuan"jelas reza


"baiklah aku tahu itu daddy juga sudah menjelaskan, kalau begitu kamu sudah bisa bekerja jika ada perlu aku akan memanggilmu"ucap tegas chris


"baik tuan,saya permisi"ucap reza dan segera meninggalkan ruangan reza.


ditempat lain dian dan gita saling berpelukan karna mereka akan berpisah menuju tempat mereka masing masing. Dian akan kerumah gerry dan gita akan pulang


"nanti kabar kabaran lagi git, jangan menghilang lagi ya"ucap dian mengingatkan gita jangan menghilang seperti dulu


"iya tidak, nanti aku akan memberi undangan ya"ucap gita


"pasti aku tunggu undangannya"ucap dian


mereka pun berpisah.


sesampainya dirumah gerry, sejenak dian menghela nafasnya memandang rumah yang sudah 4 tahun dia tinggali, masih terasa sesak sulit melupakan luka itu. perlahan dian melangkahkan kakinya dan mendekati pintu kemudian mengetuknya


tok...tok


tak lama pintu terbuka menampakan wajah pria yang 4 tahun bersamanya yang sudah memberi nya seorang puteri yang lucu dan imut.

__ADS_1


"dian sudah datang, masuklah"ucap gerry mempersilahkan dian masuk


" aku tidak bisa lama lama masih ada urusan" ucap dian berbohong karna dadanya sesak jika masuk kerumah itu lagi


"urusan apa? tanya gerry


"maaf bukan hak mu untuk tahu mas, aku kemari hanya ingin mengamb surat ceraiku,kita tidak ada urusan apa apa selain hal tentang meira" ucap tegas dian


"baiklah tunggu sebentar"ucap lesu gerry yang mengharapkan bisa berbicara banyak pada dian karna rasa rindunya kalau bisa sebenarnya gerry ingin mengakak dian rujuk namun gengsinya terlalu tinggi


tak lama gerry datang sambil memegang amplop yang bertulisan pengadilan agama.


gerry memberika surat itu dan dian mengambilnya kemudian menaruh di tasnya


"baiklah kalau begitu aku pamit mas"ucap dian sambil berbalik menuju taksi yang sengaja disuruh menunggunya, namun baru selangkah tangan dian ditarik gerry sehingga dia menjadi berbalik kembali dan masuk kedalam pelukan gerry


"maafkan aku dian,aku kangen sama kamu"ucap lirih gerry


dian hanya diam baginya kata kata gerry omong kosong, dian berusaha melepaskan pelukannya gerry dari kejauhan ada sepasang mata melihat dengan kepalan tangan yang kencang yaitu mira


"dasar perempuan jxxxxxxng!!!!"gumam kesal mira


"lihat saja aku akan membuat kau menderita"ucap lagi mira kemudian masuk lagi kedalam mobil namun tidak menjalankan mobilnya entah apa rencana licik mira


"lepas mas kita bukan suami istri lagi, jangan seenaknya kamu memeluk bahkan memegang tanganku lagi" ucap dian yang marah atas pelukan gerry


"maafkan mas, mas ingin rujuk dian, mas masih mencintaimu tolong lah, mas juga yakin kamu masih mencintai mas kan?"ucap gerry dengan percaya diri


"hah pede sekali dirimu, dulu sebelum aku keluar dari neraka itu aku bilang aku sudah meninggalkan cintaku padamu jadi saat ini sudah tak ada cinta lagi untukmu, dan mulai sekarang jangan menghubungiku jika tidak ada urusan tentang meira"ucap tegas dian


"sombong sekali kamu dian, memangnya kamu bisa mengurusi meira dengan baik tanpa uang hasil gono gini kemarin, kamu itu hanya seorang guru disekolah rendah, gajimu tidak akan cukup memenuhi kebutuhan meira jika nanti harta yang kuberi habis"ucap gerry yang kesal akan penolakan dian sehingga dia mengucapkan kata kata yang merendahlan dian


"tidak apa apa mas, itu urusanku"ucap dian tanpa panjang lebar,susah senang nya meira sudah tanggung jawab dian karna hal asuh jatuh pada dian. Dian berjalan menuju taksi nya dan taksi itu pun berjalan meninggalkan rumah gerry namun tanpa disadari dian, mira mengikutinya


Dian menuju hotel karna pesawat menuju kota J adanya pagi hari untuk esok, di hotel Alviero lah dian menginap, mira yang mengikuti dian sedikit terheran mengapa dian menginap dihotel kelas atas seperti alviero padahal yang mira tahu dian belum bekerja dan hanya dapat harta gono gini dari gerry


"cih..dia memboroskan uang saja menginap dihotel ini, tapi sudahlah itu urusannya sekarng lebih baik aku menyusun rencana menghancurkannya"ucap mira kemudian menghubungi seseorang


Dian sedang berbaring di kamar hotelnya merasa sedikit lelah namun baru sebentar dia sudaj tertidur sampai malam hari


"sudah malam ternyat, ah perutku lapar, makan diresto ini saja lah" ucap dian yang kemudian masuk kamar mandi bersiap untuk makan malam.


dilain tempat chris sedang mengadakan meeting diresto hotel alviero yang sama dengan dian.


Dian sudah ada direstauran itu dan memesan makanan, tak lama makanan itu datang dan dian langsung memakannya tanpa curiga apapun. padahal tidak jauh dari tempat dian ada mira yang tersenyum sinis melihat dian memakan makanan yang sudah di beri obat perangsang, rencana mira akan menghancurkan dian dengan membuat dian diperkosa pria tidak dikenalnya yang merupakan suruhan mira, pria itu pria tua yang perutnya buncit, sebelumnya dian berpura pura sebagai saudara dian yang datang ingin beri kejutan ulang tahun pada dian dikamar hotelnya sehingga meminta kunci cadangan kamar hotel dian, awalnya resepsionis itu tidak ingin memberikan namun karna mira memberinya banyak uang banyak resepsionis itu menerimanya dan memberi kunci itu.


"sebentar lagi kehancuranmu tiba, syukur syukur kamu hamil anak pria bandot itu..ih...ngeri lihat pria tua itu saja aku jijik bagaimana dian yang menikmati malam itu"ucap mira sambil menyeringai dan kemudian dia pergi dari restoran itu

__ADS_1


Dian yang sudah menghabiskan makanannya dan merasa kenyang pun berniat kembali ke kamar dan beristirahat namun baru saja dia bangkit dari duduknya dia merasa aneh dengan badannya dan merasa panas. dian berjalan perlahan menuju lift, didepan lift ternyata ada chris yang juga sedang menunggu lift.


__ADS_2