Aku Dan Ceo Dingin

Aku Dan Ceo Dingin
Bab 5


__ADS_3

Setelah selesai dari rumah sakit dian pun berniat kesupermarket membeli susu hamil. saat memilih milih susu hamil dian seperti melihat gita yang sedang memilih buah, karna penasaran dian menghampiri dan setelah memastikan benar gita, dian menepuk pelan bahu gita


"gita"tegur dian


gita pun menoleh dan kaget senang melihat dia


"astaga dian, kok kamu ada disini? tanya gita


"gita gimana sih kan aku bilang waktu itu aku tinggal dikota J"jawab dian yang pura pura kesal


"oh iya aku lupa..maaf di"ucap gita


" kamu yang kenapa bisa ada dikota J?tanya balik dian


"oh aku menemani calon tunanganku dia ada urusan disini 2 hari, eh lebih baik kita ngobrol di cafe depan supermarket itu yuk!ucap gita


" baiklah tapi aku bayar belanjaan aku dulu ya"ucap dian dan berlalu ke kasir


di cafe dian dan gita berbicara sambil makan siang


"eh ngomong ngomong kapan pesta tunanganmu, kemarin itu kamu bilang bulan ini kan? tanya dian pada gita yang sedikit melamun


"ehmm iya 2 minggu lagi di, kamu datang ya nanti undangannya aku kirim kerumahmu"jawab gita dengan lesu


" kamu kenapa git,koq lesu gitu apa kamu tidak bahagia dengan pertunanganmu? tanya dian


"aku bahagia bahkan sangat tapi entahlah tunanganku itu dia seperti biasa saja padaku padahal aku sangat mencintainya"ucap gita


"git maaf ya bukannya aku mau ikut campur, jika kamu merasa pria itu tidak mencintaimu jangan dipaksakan pertunangan nya karna itu akan buat kamu menderita git"ucap dian lemut menasehati gita


"tapi aku mencintainya di, aku tidak peduli yang penting aku memiliki ya aku sudah cukup mengalah sekali akan cinta kali ini aku tidak akan menyerah"ucap gita dengan sedikit nada tinggi karna dia gak mau lagi merelakan cinta nya apalagi chris itu bukan pria biasa


"iya iya maaf ya.. ya sudah aku hanya bisa mendoakan yang terbaik buat kamu git"ucap dian sambil tersenyum


"makasi di,oh ya di tadi aku lihat kamu membi susu hamil, buat siapa di,kamu hamil di?tanya gita yang bingung pada temannya yang janda itu tapi kalau hamil anak siapa pikir gita


"ehmmm..iya git aku hamil"ucap dian menunduk sedih mengingat kehamilannya


"koq bisa? kamu sudah menikah lagi?tanya gita


"bukan...ehmm aku hamil hasil ons git"jawab dian dengan merasa malu


gita menutup mulutnya karna kaget


"maksudnya kamu ons dengan seorang pria yang ga kamu kenal di, trus sekarang hamil anakny?tanya gita yang semakin penasaran


dian hanya mengangguk dan mulai menceritakan semuanya


"yang sabar ya di, apa kamu tidak mau cari ayah bayimu?jika kamu mau aku bisa bantu kebetulan hotel tempat menginapmu itu milik tunanganku jadi mudah mencari data pria itu?tanya gita lagi


"tidak git, itu adalah kesalahan aku tidak mau meminta dia tanggung jawab aku masih bisa mengurusnya seperti mengurus meira"jawab dian


"ya sudah kalau begitu aku doakan kamu bisa bahagia di"ucap gita


ponsel gita berbunyi dan muncul nama chris di pesan itu yang menanyakan keberadaan gita dan gita memberi tahu bahwa dia ada dicafe, chris pun berniat menjemput


"oh ya kamu jangan pulang dulu ya aku mau kenalin kamu ketunangan aku!ucap gita


"maaf git,lain kali saja ya aku sudah terlalu lama diluar kasihan meira dirumah"ucap dian


"baiklah kalau gitu tapi ingat 2 minggu lagi datang ke pesta pertunanganku

__ADS_1


"iya aku pasti datang"jawab dian dan kemudian berdiri


"aku pulang duluan ya git, bye"ucap dian dan berjalan meninggalkan cafe


tak lama chrispun datang


"mana temanmu, bukannya kamu bilang bersama teman? tanya datar chris


"itu sayang,yang baru saja naik.motor"ucap gita sambil menunjuk dian yang sudah mulai meninggalkan cafe menggunakan motornya


"oh ya sudah ayo"ucap chris yang ber oh saja karna tidak bisa melihat wajah teman gita


mereka pun meninggalkan cafe itu


Dirumah gerry merasa sekarang hubungannya hambar dengan mira, selain mira sekarang banyam nuntut gerry juga benar benar merasa kehilangan dian dan meira. seperti saat ini di ruang tamu gerry sedang menonton tv lalu masuklah mira membawa barang belanjaannya


"baru pulang mir, sudah belanjanya? tanya gerry sambil menyindir mira, namun mira biasa biasa saja


"iya mas kan kamu tahu sendiri aku itu hobbynya belanja"ucap mira tanpa bersalah


"mir,sekarang kamu kan istri aku harus ya kamu melayani aku donk, saat aku pulang harusnya kamu ada dirumah apalagi sekarang kan kamu sudah berhenti kerja"keluh gerry karna selama menjadi istri mira tidak pernah melayani nya sebagai suami selain urusan ranjang semua ya diurus art


ya gerry sudah menikahi mira 2.minggu setelah dian datang mengambil surat cerai itu


"mas kan tahu aku sekarang sedang hamil anakmu mas, dan aku ngidamnya shopping,dan kalau urusan rumah kan ada art mas, aku itu istri bukan pembantu seharusnya aku dijadikan rati"ucap mira kesal pada gerry dan kemudian pergi menuju kamarnya


"arrrggghh..beda sekali dengan dian dulu waktu dian hamil, dia tetap saja melakukan tugas nya sebagai istri"gumam gerry yang mulai membandingkan mira dengan dian


2 minggu kemudian ini adalah hari pertunangan chris dan gita, semua orang bahagia kecuali chris, dia merasa pertunangannya ini biasa saja karna jauh didalam lubuk hatinya masih ada nama dian agustina, wanita yang membuatnya jatuh cinta.


Di ballroom hotel alviero sudah mulai ramai tamu berdatangan gita terus tersenyum disamping chris yang hanya menunjukan senyum tipis.


tak lama kemudian acara pun dimulai pertukaran cincin tunangan antara chris dan gita.


"wah mah, pestanya cantik sekali ya kaya princess dibuku dongen meila"ucap kagum meira pada dekor pesta gita


"iya sayang, ya sudah ayo kita ke tante gita yuk kita ucapkan selamat pada tante gita"ucap dian seraya terus menggandeng meira menuju tempat gita berada


namun saat sudah mulai mendekat betapa terkejutnya dian melihat tunangan gita yang berdiri disebelah gita,pria yang menanam benih dirahimnya sehingga tumbuh janin kembar di perutnya.


perlahan narik dan buang nafas agar tenang dian melanjutkan langkahnya dan ketika ada didepan gita dian tersenyum


"gita selamat ya atas pertunanganmu, semoga lancar sampai hari h"ucap tulus dian dengan senyum


"makasi di, oh ya ini meira ya"ucap gita dan mensejajarkan tubuhnya dengan meira


"iya tante aku meila anaknya mama dian yang cantik.hihihi"ucap meila yang percaya diri


"iya sayang kamu cantik sekali"ucap gita


"ya sudah aku turun ya gita, masih banyak yang mau beri selamat ke kalian"


"eh tunggu ni kenalin tunangan aku christian alviero yang kemarin aku ceritakan"ucap gita dengan bangga memperkenalkan chris tanpa tahu dari tadi chris menatap dian dengan rasa rindu yang besar sekali namun dia harus terima kenyataan dian adalah istri orang sedang dian juga menatap dengan rasa bersalah jika begitu artinya dia sudah mengkhianati gita dengan tidur dengan tunangannya


"hai aku christian panggil aku chris"ucap Chris sambil mengulurkan tangannya


"dian, selamat atas pertunangan kalian ya"ucap tulus dian


kemudian dian pun pergi meninggalkan chris dan gita


chris terus menatap dian yang masih berjalan bersama meira sampai dia melihat seorang pria mendekati dian

__ADS_1


"hai dian, apa kabar?ucap seorang pria yang tak lain adalah gerry yang masih menatap rindu pada dian karna dian terlihat cantik sekali


"baik, kamu tidak menanyakan kabar meira?ucap dian yang kesel harus bertemu gerry tapi tidak ingat pada meira bahkan semenjak cerai gerry tidak pernah menanyakan kabar meira sedikitpun


"oh iya anak papa meira sayang, bagaimana kabarmu nak?ucap gerry yang sebenarnya rindu juga pada puteri mungilnya


"baik papa"ucap singkat meira yang masih takut pada gerry akibat kejadian waktu dulu bahkan meira berdiri dibelakang dian dan bersembunyi


"ya sudah kalau gitu aku pamit mas mau pulang" ucap dian dan berlalu


gerry hanya menatap dian dan meira yang perlahan keluar dari ballroom


gita yang melihat chris terus memperhatikan dian menjadi cemburu, dia saja tunangan ya tidak pernah ditatap seperti itu tapi dengan dian seperti sangat mencintai dian, gita tidak mau kehilangan chris dan mengalah pada dian jadi gita pun akhirnya membuka aib dian ke chris dengan maksud agar chris ilfill.


"aku kasihan deh sayang sama dian temanku"ucap gita yang memulai pembicaraan dengan chris


"kenapa memangnya? tanya chris yang penasaran


"dia itu lagi hamil kembar tapi kemana mana sendiri"ucap gita


"dia kan ada suaminya kenapa suaminya tidak menjaganya"ucap chris sedikit kesal pada suami dian yang tidak bisa jadi suami siaga


" kamu tidak tahu saja dian itu janda dan dian tidak hamil anak mantan suaminya, dia pernah bercerita padaku 1 bulan yang lalu saat di kesini mengambil surat cerai dari suaminya dia itu tidur dengan pria asing"ucap gita yang mulai cerita aib dian tanpa gita sadari perubahan raut wajah chris yang jadi was was


"nah karna dia merasa dia yang menggoda pria itu jadi dia langsung pergi pagi ya, kurasa dian itu seperti perempuan murahan yang gampang tidur dengan pria asing,,cih"ucap gita yang menjelekkan dian


"sekarang dia hamil akibat malam itu dan tidak tahu siapa ayah anaknya itu"aku saja sebagai teman malu sebenarnya"lanjut gita


chris yang mendengar itu langsung terkejut rupanya malam itu dia berhasil menanam benih dirahim wanita yang dicintainya dan lagi dian itu bukan istri orang jadi dia ada kesempatan memiliki dian apalagi ada darah dagingnya di rahim dian tanpa sadar chris tersenyum.


Dian kini menginap dihotel alviero lagi karna sudah diberi akomodasi oleh gita karna tak mungkin dia nekat pulang ke kota J malam hari.


dikamar hotel meira sudah tertidur nyenyak sedang dian masih belum tidur memikirkan bagaimana jika gita tahu anakyang dikandung adalah anak tunangannya.


"sayang, tadi kita ketemu papamu tapi sepertinya papamu tidak mengenali mama syukurlah jadi kalian hanya milik mama"ucap dian sambil mengelus perutnya. tak lama ada yang menekan bel kamar nya dian bingung siapa malam malam yang datang, perlahan dian mendekati pintu kamar dan membuka pintu


wajah dian berubah menjadi kaget melihat seseorang didepannya


flashback on


setelah selesai acara chris langsung bergegas pergi kehotel alviero setelah tahu bahwa gita membukakan kamar hotel untuk dian menginap semalam, chris menemui resepsionis


"no berapa kamar yang dibooking gita stevani"tanya langsung chris pada pegawainya itu, setelah memeriksa


"nomor 1987 tuan"ucap resepsionis


chris langsung menuju lift dia sungguh tidak sabar ingin menemui dian


flashback off


ya yang berada didepan dian saat ini adalah chris, dian sangat kaget bagaimana bisa pria itu ada didepannya dengan perlahan dia. menetralkan kegugupannya


"tuan chris, ada apa? mengapa kamu ada disini? tanya dian


chris hanya diam dan masih betah memandang dian, chris pun akhirnya memeluk dian erat membuat dian kaget


"baby, aku merindukanmu..mengapa kamu meninggalkan aku malam itu?tanya chris yang masih memeluk dian


"lepaskan tuan anda salah orang, saya buka tunangan anda"jawab dian tanpa menjawab pertanyaan chris


"iy kamu bukan tunanganku tapi kamu itu ibu dari anak anakku"ucap tegas chris

__ADS_1


dian kaget sekali bagaimana bisa pria didepannya tahu bahwa disedang hamil


__ADS_2