
dian mengurai pelukan chris perlahan
"maksudmu apa tuan?ucap dian yang semakin cemas berpura pura tidak mengerti perkataan chris
"maksudku? ya kamu bukan tunanganku tapi kamu adalah ibu dari anak anakku! aku tahu kamu sedang mengandung anakku kan?ucap chris dengan tegas
Dian sungguh cemas saat ini bagaimana dan apa yang harus dia lakukan
Chris yang melihat ekspresi dian pun langsung mencium bibir dian sehingga dian yang masih diam melototkan matanya,awalnya ciuman chris sangat lembut entah mengapa dian tidak berontak sama sekali melainkan dian ikut membalas ciuman chris perlahan chris mendorong tubuh dian kedalam kamar sehingga chris ikut masuk kedalam kamar dan menutup pintu kamar dengan kakinya.
chris terus mendorong pelan dian mundur kebelakang hingga tiba di kamar dimana ada meira tertidur dan chris yang melihatnya pun melepaskan ciuman nya itu.
"baby aku mencintaimu, dari awal kita bertemu direstoran itu aku sudah jatuh cinta padamu"ucap chris yang membuat dian mengerutkan dahinya
"restoran, maaf tuan kurasa anda salah orang saya tidak pernah merasa bertemu anda selain di...malam itu"ucap dian yang langsung menundukan kepalanya saat mengucap malam itu
"salah baby, ingatkah waktu kamu direstoran menabrak seorang pria hingga kau terjatuh"ucap chris mencoba mengingatkan dian pertemuan pertama mereka. dian mencoba mengingatnya
"oh..kamu pria dingin itu tuan?tanya dian tanpa sadar mengatakan bahwa chris itu pria dingin
"pria dingin?? hemm kamu kira aku es apa dingin? iya itu aku"jawab chris dengan pura pura kesal
"maaf tuan saya tidak bermaksud"ucap sesal dian
"tidak apa apa baby aku mengerti memang banyak yang bilang aku itu sedingin es, tapi mulai sekarang aku tidak akan dingin lagi padamu dan anak kita"ucap tulus chris
chris pun memeluk kembali dian dengan erat meluapkan rasa rindunya pada wanita yang berhasil membuatnya jatuh cinta.
beberapa saat kemudian chris melepaskan pelukannya dan berjongkok, wajahnya tepat menghadap perut dian yang sedikit membuncit
"hay anak daddy, kalian harus sehat ya, mulai sekarang daddy akan menjaga kalian ya, mama,kak meira dan kalian berdua, daddy menyayangi kalian"ucap tulus chris kemudian mengecup perut dian. dian merasa hangat dan juga ucapan chris membuatnya terharu sampai meneteskan air mata, chris yang bangkit dan berdiri melihat dian menangis
"kenapa baby, kau menangis? ayo duduklah dulu"ucap chris sambil menuntut dian duduk di sofa
"saya tidak apa apa, hanya saja saya merasa tidak pantas untukmu lagipula kamu sudah bertunangan dengan gita, dia teman saya tuan"jawab dian yang menjadi merasa bersalah pada gita
__ADS_1
"suttt baby dengar aku, aku tidak mencintai gita, aku hanya mencintai kamu, dan masalah pertunangan itu aku akan batalkan karna itu hanya keinginan orang tuaku"ucap chris mencoba menjelaskan pada dian bahwa dia tidak menginginkan pertunangan dengan gita
"tapi gita mencintai tuan, saya tidak mau merusak pertemanan saya jadi saya mohon lupakan saya"ucap lirih dian
"bagaimana bisa kamu menyuruhku untuk melupakan mu, wanita yang aku cintai, bahkan ada darah dagingku yang tumbuh di rahimmu, apa kamu tidak mencintaiku?tanya chris yang sudah sedikit emosi pada dian
cukup lama dian bungkam tak menjawab sampai akhirnya kata kata dian keluar meruntuhkan hatinya
"saya tidak pernah mencintai tuan, malam itu adalah kesalahan dan anak ini juga adalah kesalahan, jika tuan tetap memaksa saya akan mengugurkannya karna sebenarnya saya tidak menginginkan anak ini"ucap dian yang berbohong dan bertentangan dengan hatinya
"maafkan mama de, mama bohong mama sangat menyayangi kalian"gumam dian dalam hati
chris sangat marah mendengar dian berkata begitu dan mencoba menahan amarahnya ketika melihat meira yang masih tertidur ditempat tidur
"baiklah kalau kamu tidak menginginkan anak itu tapi aku mohon jangan digugurkan tunggu sampai lahir aku akan membawanya dan pergi menjauh darimu"ucap chris yang mengiba pada dian agar tidak menggugurkan anaknya.
Dian langsung terkejut mana bisa dia dipisahkan dari anak anaknya
"saya tidak akan memberikan anak saya pada anda, ini anak saya...hikss..hikss saya menyayangi mereka tuan saya bohong jika saya membenci mereka.hiks...hiks"ucap dian yang sudah luluh dan menangis bagaimana bisa dia dipisahkan dengan anak anaknya
"aku tahu baby, kamu tadi berbohong jika kamu tidak menginginkan mereka seharusnya dari awal kamu tahu hamil kamu sudah bertindak, maafkan aku baby, tolong beri aku kesempatan untuk tanggung jawab padamu dan anak anak kita termasuk meira, aku akan berusaha menjadi ayah yang baik untuk meira, please baby"ucap chris yang mencoba menyakinkan dian
"tapi bagaimana dengan gita tuan"tanya dian lagi tentang gita
"kamu tenang saja ya ini urusan aku, sekarang aku tanya padamu, apa kamu mau menikah denganku?tanya chris bersungguh sungguh
"iya saya mau tuan"jawab dian
chris sangat bahagia mendengarnya tanpa aba aba chris langsung mencium bibir dian dan meluxxxat nya lembut dibalas oleh dian yang sama lembutnya namun semakin lama makin menuntut, dian mendesah saat ciuman chris turun keleher dian dan meninggalkan tanda cinta nya, chris tidak bisa menahannya dan langsung menggendong dian menuju kamar mandi yang letaknya cukup jauh dari tempat tidur agar tidak menganggu meira
sesampainya dikamar mandi chris mendudukan dian di atas wastafel masih sambil mencumbu dian.
"ijinkan aku menengok anak anak kita baby?tanya chris dengan wajah yang menahan hasrat, dian yang merasakan hal sama hanya bisa mengangguk pasrah
akhirnya terjadilah chris menengok anak anaknya..hihihi itu mah emang mau nya chris. bagi chris dian adalah cinta dan segalanya chris dia akan segera menikahi dian
__ADS_1
selesai acara nengok menengok anak anaknya chris, dian langsung terlelap disamping meira, chris yang berada dipinggir tempat tidur memandang wajah ibu dan anak itu dengan senyum bahagia tak menyangka dia akan mempunyai keluarga yang lengkap.
Chris menuju sofa lalu langsung menghubungi seseorang
"za, tolong kami siapkan pernikahan saya secepatnya kalau bisa besok"perintah chris pada reza asistennya
"tuan ingin menikah langsung dengan nona gita?bukannya..."belum selesai bicara chris memotong
"bukan..bukan dengan dita tapi dengan kekasih saya dia sedang mengandung anak saya jadi saya mau secepatnya menikahinya, nanti saya kirim fotokopi ktp nya kamu urus segalanya saya mau besok sudah bisa menikah" ucap chris dengan tegas bahwa dia tidak mau ada kesalahan
"baik tuan saya laksanakan"ucap reza menerima perintah tuannya
chris menutup telponnya, reza masih bingung baru saja tuannya tunangan dengan nona gita tapi sekarang menikah dengan kekasihnya
"tunggu kapan tuan punya kekasih bukannya sehari hari hanya dikantor, ah sudahlah bukan urusanku yang penting aku kerjakan saja perintahnya"gumam reza dalam hati
ditempat lain tepatnya dikamar gita sangat kesal karna setelah dia menceritakan aib dian pada chris agar chris ilfill tapi chris malah langsung pergi meninggalkan acara dengan alasan urusan kantor
"kuharap chris ilfill setelah dengar tentang dian tadi, tapi kenapa chris harus pergi saat acara masih berlangsung sih tadi jadi nya kan aku ditanya tanya orang orang"gumam gita meluapkan kekesalannya
flashback on
setelah mendengar cerita gita, chris langsung beranjak meninggalkan ballroom
"chris kamu mau kemana?acaranya belum selesai"teriak gita saat chris sudah berlari
"maaf saya ada urusan kantor,tolong katakan pada daddy dan mommy"ucap chris lalu berlari kembali
tak lama lusi,mommy chris mendatangi gita
"gita mau kemana chris itu, acara belum selesai?tanya lusi pada gita
"chris bilang ada urusan kantor mommy, aku juga sudah bilang tapi dia tetap pergi"jawab gita dengan menunjukan muka sedihnya
"anak itu awas saja nanti dirumah, sudah sayang kamu tenang saja yang penting sekarang kamu tunangan putera mommy, mommy sangat mengharapkan kamu menjadi menantu mommy"ucap lusi menenangkan gita
__ADS_1
flashback off