
saat sedang memilih & memilah berkas, Gerry pun sedikit terkejut karena terus melihat biodata yg sama, bahkan sudah terjadi berulang-ulang kali
"gadis ini.. ternyata dia tidak menyerah, mungkin dia benar-benar ingin bekerja ku rasa" pikir Gerry
"tapi kalo tidak salah dirumah kediaman Tuan Ryu sedang mencari pelayan tambahan, mungkin bisa aku tanyakan pada Tuan Muda dulu" pikir Gerry
lalu Gerry pun menuju ruangan Tuan Zen, saat sampai dia pun mengetok pintu
"tok tok tok" suara pintu
"permisi tuan muda, ini saya Gerry" ucap Gerry dari balik pintu
"masuk" ucap Zen yang sambil mengerjakan berkas / dokumen yang ada
pintu pun terbuka lalu Gerry pun masuk kedalam, kemudian menghampiri Zen
"ada yang ingin saya tanyakan pada anda Tuan muda" ucap Gerry dengan sopan pada Tuan Zen
"hm? apa itu? katakan saja" Ucap Zen yang hanya melirik Gerry
"begini tuan muda, saat kita berkali-kali mencari kariawan baru, gadis ini selalu mendaftar, walau selalu ditolak" ucap Gerry
"hm.. lalu?" ucap Zen yang melihat Gerry
"saya rasa gadis ini benar-benar ingin bekerja, karena itu saya ingin dia jadi pelayan dirumah saja, karena Linling (kepala pelayan) membutuhkan pelayan baru lagi" ucap Gerry
"ya sudah, terserah km saja" ucap Zen pada Gerry
"baik tuan" ucap Gerry
setelah itu Gerry pun pergi menuju kost nya Yuuki menggunakan mobil, saat sampai dia pun mengetok pintu rumah yg merupakan pemilik kost
"tok..tok..tok" suara pintu
"permisi" ucap Gerry
mendengar suara seseorang dari luar, sang pemilik rumah pun berjalan kearah pintu
"sebentar" ucap sang pemilik rumah lalu membukakan pintu
"iya? cari siapa tuan?" kata seorang perempuan yg membukakan pintu
"saya mencari Rin Yuuki yang tinggal dikost nya bibi, ada?" ucap Gerry ramah pada perempuan tadi
"ah.. dia ada kok" ucap perempuan itu sambil tersenyum
"mari ikuti saya tuan" ucap perempuan itu lagi
"baik" ucap Gerry yg lalu mengikuti perempuan tersebut
sembari menuju ruangan Yuuki mereka pun berbincang-bincang
"sudah berapa tahun bibi tinggal disini?" ucap Gerry pada bibi Lina
"haha sudah 20 tahun" ucap Reina pada Gerry
__ADS_1
"nah kita sudah sampai, tunggu saya panggilkan Yuuki nya" ucap Lina lagi
"baik bibi" ucap Gerry tersenyum
"tok..tok..tok" suara pintu kost (ruangannya) Yuuki
"Yuuki.. ini bibi" ucap Lina dari pintu
"iya bi.. sebentar" ucap Yuuki dari dalam ruangan yang kemudian membukakan pintu
lalu terlihatlah seorang gadis mungil yang imut dari balik pintu
"eh? gadis ini seperti malaikat yang imut sekali, tak ku sangka ada orang yang seperti dia disini, dia bahkan lebih imut dari pada difoto" pikir Gerry sambil tersenyum pada Yuuki
"iya bi ada apa?" ucap Yuuki yang sedikit memiringkan kepala nya & wajah nya sangat polos
"begini, orang ini namanya Gerry, dia dari perusahaan ERISE ingin bertemu dengan mu untuk berbicara" ucap Lina pada Yuuki
"wah! masuklah tuan" ucap Yuuki merasa senang lalu mempersilahkan masuk
"iya terimakasih, permisi" ucap Gerry sembari memasuki ruangan
"duduklah tuan Gerry, aku akan mengambilkan Air minum dulu" ucap Yuuki
"tak usah Yuuki, biar bibi saja, kau berbincang saja dengan nya" ucap sang bibi pada Yuuki
"um.. tapi bi.." ucap Yuuki merasa tak nyaman
"dah tak apa, km berbincang saja ya" ucap Reina sambil usap kepala Yuuki sejenak lalu pergi kedapur
"perkenalkan nama saya Gerry, saya asisten nya Tuan Muda Ryu Zen, ingin menyampaikan sesuatu kepadamu Yuuki" ucap Gerry ramah
"hum.. masalah pekerjaan.. pasti ditolak lagi kan?" ucap Yuuki terang-terangan dengab tersenyum kecewa
"kurasa aku memang keras kepala hufftt" pikir Yuuki
"ah.. anda sudah bisa menebak ya, namun sebagai gantinya anda menjadi pelayan dirumah kediaman keluarga Tuan Ryu, apa anda bersedia?" ucap Gerry ramah
"benarkah itu?!" ucap Yuuki merasa senang walau sedikit terkejut tadi
"iya, saat ini kepala pelayan sedang mencari pelayan lagi" ucap Gerry
"iya aku mau! aku mau!"ucap Yuuki bersemangat
"baiklah anda sebaiknya bersiap-siap, karena kita akan pergi kekediaman Tuan Ryu" ucao Gerry
"baik, tunggu ya" ucap Yuuki yang lalu bergegas kekamarnya untuk membereskan sebagian barang nya
disaat bersamaan bibi Lina kembali dari dapur dengan membawa sajian (makanan & minuman) untuk Gerry, lalu menaruh nya dimeja
"hm? kemana Yuuki tadi?" ucap Lina merasa heran
"ah saya menyuruh nya untuk bersiap-siap pergi kekediaman keluarga Tuan Ryu bersama dengan saya" ucap Gerry
"um.. untuk apa? apa yuuki membuat masalah?" ucap Lina yg merasa cemas
__ADS_1
"jangan cemas bibi, dia hanya akan bekerja ditempat tuan Ryu saja kok, karena sedang kekurangan pelayan" ucap Gerry yg tersenyum pada Lina
"baiklah" ucap Lina yg merasa lega
pintu kamar nya Yuuki pun terbuka, terlihat seorang gadis mungil yang sudah bersiap untuk pergi
"a.. aku.. sudah siap" ucap Yuuki dengan senyuman nya
"baik, kalo begitu kami berangkat dulu ya bibi Reina" ucap Gerry
"hati-hati ya kalian" ucap Lina
"iya bi.. dah bi.." ucap Yuuki dengan bersemangat & melambaikan tangannya kepada Lina
Gerry pun membukakan pintu mobil untuk Yuuki
"masuklah nona Yuuki" ucap Gerry sopan
"panggil aku Yuuki saja" ucap Yuuki dengan senyuman lalu masuk kemobil
"terimakasih tuan Gerry" ucap nya Yuuki
"ah baiklah, sama-sama Yuuki" ucap gerry tersenyum sembari menutup pintu mobil
lalu gerry pun masuk kemobil dengan duduk didepan yang berada disamping supir
"sudah, mari jalan menuju kediaman Tuan Ryu" ucap Gerry pada sang supir
"baik tuan" ucap sang supir
mobil pun berjalan menuju rumah kediaman Tuan Ryu
#ditengah perjalanan
suasana sedikit canggung
"um.. Tuan Gerry.. apa aku boleh bertanya?" ucap Yuuki yg mencairkan suasana
"apa yg ingin kau tanyakan?" ucap Gerry dengan melihat kaca spion yg ada dalam mobil yg menunjukkan wajah polosnya Yuuki
"seperti apa mereka yg ada disana? maaf aku bertanya seperti ini, karena aku merasa sedikit takut" ucap Yuuki merasa bersalah
"hahahha, tak apa kok, tenang saja, tak perlu takut atau apa pun, mereka semua orang yg sangat baik kok" ucap Gerry tersenyum
"syukurlah.. aku harus bisa mendapatkan hati semua orang! semangat Yuuki!" pikir Yuuki dengan menyemangati diri nya sendiri
"kau tau Yuuki?" ucap Gerry
"hum.. apa Tuan Gerry?" ucap Yuuki polos
"majikan ku itu sangat baik, namun hanya Tuan Muda yg sedikit sulit dengan wanita" ucal Gerry
"eh?! kenapa begitu?" ucap Yuuki heran
"hahaha jangan terlalu berfikir yg tidak tidak ya, yah akan lebih baik jika km melihat sendiri nanti" ucap Gerry
__ADS_1
[BERSAMBUNG]