
Mereka pun sampai dikediaman Keluarga Ryu, lalu Gerry keluar lebih dulu dari mobil
"wah.. besar sekali rumah ini" pikir Yuuki sambil melihat rumah kediaman tersebut dari luar
"mari Yuuki, kita sudah ditunggu oleh Tuan Ryu, nyona Yami & kepala pelayan" ucap Gerry yg membukakan pintu mobil untuk Yuuki
"terimakasih" ucap Yuuki sembari keluar dari mobil
"menunggu? mereka menunggu kita? kenapa?" ucap yuuki lagi karena heran
"begini, aku mengabarkan pada mereka sebelum menjemput mu, bahwa kau bersedia bekerja disini, setiap yg ingin bekerja disini akan diintrogasi terlebih dahulu" ucap Gerry sambil berjalan kearah pintu masuk
"hum.. jadi begitu.." ucap Yuuki sambil menganggukan kepala pelan tanda mengerti & hanya mengikuti Gerry
.
.
setelah mereka masuk keruangan, terlihat diruang tamu ada beberapa orang yg sudah menunggu mereka, yaitu : Tuan Ryu, Nyonya Yami & kepala pelayan Linling
"maaf sudah membuat kalian menunggu, saya sudah membawa orangnya" ucap gerry dengan sopan lalu melihat kearah Yuuki
mereka semua pun melihat kearah Yuuki karena sedikit terkejut
"aku merasa gugup" pikir Yuuki
"hm? apa aku tidak salah lihat? aku seperti melihat malaikat kecil yg menyamar jadi boneka apa manusia?" ucap Tuan Ryu sambil tersenyum
"haha, kau benar sayang, dia imut sekali, belum pernah aku melihat gadis seimut dia" ucap nyonya Yami
"kemarilah, duduk disampingku" ucap Linling ramah pada Yuuki
"ba..baik.." ucap Yuuki sembari tersenyum kecil lalu duduk
"kalo begitu, saya akan kembali kekantor untuk menemani Tuan muda" ucap Gerry sopan
"iya.. pergilah.. jaga anak ku" ucap Nyonya Yami
"baik nyonya, saya permisi dulu" ucap Gerry lalu pergi meninggalkan mereka berempat diruang tamu
Nyonya Yami pun mendekati Yuuki sembari mengusap kepala nya
"siapa nama mu?" ucap Nyonya Yami sambil tersenyum
"na..nama saya.. Rin Yuuki.." ucapnya sedikit terbata karena gugup
"tak perlu tegang, santai saja" ucap Tuan Ryu melihat Yuuki
"Linling beritahu kepada Yuuki, apa saja yg akan dia kerjakan disini" ucap Nyonya Yami sembari duduk kembali disamping Tuan Ryu
"baik nyonya" ucap Linling pada Nyonya Yami
"jadi begini, kami membutuhkan pelayan lagi karena nona muda" melihat Yuuki
__ADS_1
"hum? kenapa dengan nona muda?" ucap Yuuki dengan wajah polos nya yg merasa heran
"astaga aku ingin mencubit nya" pikir Linling & nyonya Yami
"haha anak kami yg satu ini sangat susah diatur, kami saja hampir kewalahan, aku harap km bisa membantu kami, yah dia baru berumur 10 tahun" ucap Tuan Ryu kepada Yuuki
"jadi peran mu disini hanya akan menjadi pelayan pribadi nona muda, ku harap km bisa menjaganya" ucap Linling
"tentu! akan saya usahakan sebisa mungkin" ucap Yuuki sembari tersenyum
karena terlalu merasa gemas, Nyonya Yami pun mendekati Yuuki kembali hanya untuk mencubit pipi nya
"aku benar benar tidak tahan lagi, kau menggemaskan sekali" ucap Nyonya Yami
"eh? umh.." Yuuki pun sedikit kaget walau membiarkan dirinya kena cubit
"aduh sakit sekali dicubit dipipi" pikir Yuuki
"ngomong-ngomong umur mu berapa?" tanya Nyonya Yami pada Yuuki
"saya berumur 18 tahun nyonya" ucap Yuuki tersenyum
"oh begitu" ucap Nyonya Yami sambil tersenyum sembari duduk ketempatnya kembali
"ah masih belia ya" ucap Tuan Ryu
"baiklah, Linling bawa Yuuki kekamarnya untuk bersiap, sebentar lagi putri ku akan pulang dari sekolahnya" ucap Tuan Ryu lagi
"iya" ucap Yuuki dengan tersenyum manis
"kami permisi dulu tuan, nyonya" ucap Linling dengan sopan
Tuan Ryu & Nyonya Yami hanya menganggukan kepala, lalu Linling pun pergi bersama Yuuki, untuk mengantar Yuuki kekamarnya
"sayang, apa yang akan terjadi kepada kedua anak kita jika melihat malaikat yg mungil tadi?" ucap Nyonya Yami pada Tuan Ryu
"hm.. entahlah.. tapi aku mempunyai firasat bahwa mereka akan menerima gadis itu disini" ucap Tuan Ryu kepada Nyonya Yami sembari tersenyum lembut
"semoga saja begitu, karena aku juga mempunyai firasat yg sama" ucap nyonya Yami
"hm.. ngomong ngomong.. gadis yg bernama Yuuki itu.. menggemaskan sekali" ucap Nyonya Yami yg masih merasa gemas dengan Yuuki
"hahaha jangan bilang jika km suka dengan gadis tadi" ucap Tuan Ryu sambil tersenyum
"memang kenapa jika aku suka dengan anak perempuan tadi? lagi pula aku tidak berfikir yg aneh aneh kok sayang" ucap Nyonya Yami yg merasa heran
"haha tidak apa apa, lupakan saja lah" ucap Tuan Ryu
lalu Lin Ling datang menemui Tuan Ryu & nyonya Yami
"permisi nyonya, makan siang sudah disiapkan" ucap Lin Ling dengan sopan pada mereka
"baiklah, kami akan segera kesana" ucap Nyonya Yami
__ADS_1
"ayo sayang" ucap Nyonya Yami lagi sembari mengajak suami nya (Tuan Ryu)
"baiklah" ucap Tuan Ryu sembari bangun dari duduknya
lalu mereka pun bersama menuju ruang makan yg mana telah di sajikan semua makanan diatas meja makan
#disisi lain
"hum.. mungkin aku harus membersihkan & merapikan kamar ku ini dulu" ucap Yuuki pelan
lalu dia pun mulai membersihkan & merapikan kamar nya
"walau tidak jadi kariawan dikantor, yah bagus juga dapat pekerjaan lain, hm.. setidak nya aku bisa memberikan gajih ku pada Bibi Lina nantinya" pikir nya sembari tersenyum senang
"tak ku sangka semua orang disini sangat ramah, tapi aku beljm tahu seperti apa sifat Tuan Muda & Nona Muda" pikir Yuuki lagi sembari membersihkan kamar
"sudah lah, tidak perduli mereka seperti apa, yg jelas mereka adalah majikan ku, lagi pula aku berharap mereka nanti akan menyukai ku juga" pikir Yuuki lagi
"Yosh! Ganbatte Yuuki (semangat Yuuki)" ucap nya untuk menyemangati dirinya sendiri
.
.
.
tiba saatnya sang nona muda pulang kerumah (waktu menunjukkan jam 14.00 siang) & Nona Muda pun sudah tiba dirumah
"aku pulang" ucap Nona Kaori yg sembari masuk kerumah
diruang tamu sudah ada Tuan & Nyonya menunggu Nona Kaori pulang kerumah
"selamat datang" ucap Nyonya Yami sembari tersenyum kepada anaknya
"nak, kemarilah dulu, ada yg ingin kami beritahu pada mu" ucap Tuan Ryu pada Nona Kaori
Nona Kaori hanya menurut apa yg dikatakan oleh Tuan Ryu & duduk bersama mereka
"jd.. apa yg ingin kalian sampaikan?" ucap Nona Kaori
"kami memiliki pelayan baru dirumah ini, mungkin dia bisa menemani diri mu" ucap Tuan Ryu
"jika aku tidak suka?" ucap Nona Kaori
"jika tidak suka maka dia akan diberhentikan, tapi ibu yakin kau akan menyukainya" ucap Nyonya Yami sambil tersenyum ramah
"y sudah" ucap Nona Kaori dengan singkat
"linling, panggil Yuuki kemari" ucap Tuan Ryu kepada kepala pelayan (Linling)
"baik tuan" ucap Linling lalu pergi untuk memanggil Yuuki
[BERSAMBUNG]
__ADS_1