Aku Harap Dia Juga Mencintaiku

Aku Harap Dia Juga Mencintaiku
Chapter 6, Pertemuan yang Di Inginkan


__ADS_3

setelah Yuuki selesai menyanyikan lagu tersebut, Nona Muda Kaori pun memberikan pujian kepadanya


"astaga ka.. suara kakak sangat bagus, enak didengar beneran!" ucap Nona Muda dengan semangat yg membuat Yuuki tersipu malu


"um.. hehe terimakasih Kaori" ucap Yuuki sambil tersenyum


"tok.. tok.. tok.." suara pintu yg diketuk, sontak Yuuki dan Nona Muda bersamaan melihat kearah pintu


disana sedang berdiri sejak tadi 2 orang laki-laki yg memperhatikan mereka berdua


"kak Zen!" ucap Nona Muda dengan semangat sembari berlari kearah Tuan Muda Zen


"kak Zen? tunggu.. apa?! berarti.. itu adalah Tuan muda!" pikir Yuuki yg sedikit panik sambil menaruh gitar yg dia pegang keatas meja yg kemudian menunduk hormat


Tuan muda pun menangkap Nona Muda sembari memeluknya


"jangan berlarian" ucap Tuan Muda


"aku sangat rindu padamu ka" ucap Nona Muda sambil memeluk Tuan Muda


"benarkah?" ucap Tuan Muda sembari tersenyum kecil yg lalu melepaskan pelukan dari Nona Muda


"tentu saja lah!" ucap Nona Muda dengan semangat


"gadis itu.. pelayan baru?" ucap Tuan Muda kepada Gerry


"iya.. dia lah gadis yg saya daftarkan menjadi pelayan disini waktu itu" ucap Gerry dengan sopan


lalu Nona Muda pun mendekat kepada Yuuki


"kak.. perkenalkan dirimu, ayo.." ucap Nona Muda


"um.. baiklah.. nama saya Rin Yuuki, tuan" ucap Yuuki dengan sopan


"kak Zen, Kak Yuuki ini masih berumur 18 tahun, selama kak Zen tidak ada, aku hanya selalu bersama dengan kak Yuuki" ucap Nona Muda menambahkan perkataan Yuuki


"sepertinya adik ku menyukai gadis itu, yah bisa terlihat mereka sangat akrab" pikir Tuan Muda


"terimakasih Yuuki, karena km selalu menjaga adikku" ucap Tuan Muda kepada Yuuki dengan tatapan yg lembut sembari tersenyum


melihat ekspresi Tuan Muda tersebut, sontak membuat Gerry sedikit terkejut


"apakah tadi tuan bersikap lembut kepada gadis itu? atau aku yg salah lihat? tapi, semoga saja aku tidak salah lihat" pikir Gerry sembari tersenyum kecil


"kak Yuuki, aku ingin nanti kakak menyanyikan sebuah lagu untuk kak Zen" ucap Nona Muda secara terang-terangan


"apa?! menyanyikan sebuah lagu?! astaga! aku pasti akan gila karena memikirkan hal ini nanti malam!" pikir Yuuki yg merasa panik


"um.. la-lagu.. lagu tentang apa?" tanya Yuuki dengan agak gugup kepada Nona Muda


"lagu tentang cinta lah! lagi pula kak Zen banyak didekati oleh gadis tapi tidak ada yg berhasil mengambil hati nya!" ucap Nona Muda


Tuan Muda Zen pun sontak langsung mencubit pipi nya Nona Muda


"dasar anak nakal ya km ini Kaori" ucap Tuan Muda

__ADS_1


"a-aduh.. sakit.." ucap Nona Muda sembari mengusap pipi nya yg kena cubit


"lagi pula kak Yuuki tidak keberatan tuh" ucap Nona Muda sambil merasa sedikit kesal


"hm.. y sudah, tapi.." ucap Tuan Muda


"tapi apa kak? ada apa?" ucap Nona Muda yg merasa heran


"persiapkan saja lagunya untuk minggu depan" ucap Tuan Muda yg mengusap kepala Nona Muda


"minggu depan? hufft.. bagus lah kalo begitu" pikir Yuuki yg tidak tahu akan hari ulang tahun sang Tuan Muda


"baiklah.." ucap Yuuki dengan sopan


"ah Gerry! temani aku sebentar ngambil cemilan yok di dapur" ucap Nona Muda seakan-akan memberi sebuah kode kapada Asisten Gerry


"baiklah Nona Muda" ucap Gerry sopan sambil tersenyum


"kak Zen & kak Yuuki tunggu disini ya, jangan kemana-mana, dah.." ucap Nona Muda yg tergesa-gesa keluar dari kamar Tuan Muda sambil menarik tangan Gerry


"tunggu! apa?! astaga! aku ditinggal disini bersama tuan? aduh aku harus apa? aku tidak tau harus bagaimana, ditambah kenapa aku malah gugup sekali saat ini" pikir Yuuki yg sembari merasa sedikit gelisah karena gugup ditambah ada rona merah dipipi nya karena merasa malu


Tuan Muda Zen pun hanya duduk sambil menunggu


.


.


.


"kenapa mereka lama sekali?" pikir Yuuki yy mulai merasa lelah karena berdiri terus


"aneh, biasa nya para gadis selalu antusias, tapi kenapa gadis yg satu ini hanya diam saja? sudah tau kaki nya lelah, tidak duduk juga dari tadi" pikir Tuan Zen yg merasa heran kepada Yuuki


"duduklah" ucap Tuan Zen singkat kepada Yuuki


lalu Yuuki pun langsung duduk, walau cuma dilantai


"apa yg sedang dilakukan gadis ini? apa dia bodoh? kenapa malah duduk dilantai coba?" pikir Tuan Zen kembali yg merasa heran


"ugh.. kaki ku.. akhirnya aku bisa duduk, tapi kenapa mereka lama sekali sih?" pikir Yuuki


entah apa yg Tuan Zen pikirkan, dia pun mendekati Yuuki yg lalu menggendong nya begitu saja


"eh?!" sontak Yuuki pun sedikit terkejut lalu dia pun merasa sangat gugup dan merasa sangat malu


Tuan Zen pun mendudukkan Yuuki di sofa, lalu dia pun duduk dihadapan Yuuki


"apa kau baik-baik saja?" ucap Tuan Muda yg melihat ekspresi wajah nya Yuuki yg memerah


"i-iya.. um.. t-terimakasih.. m-maaf.." ucap Yuuki yg merasa gugup sambil menundukkan kepalanya


mereka berdua tidak sadar jika Gerry dan Nona Muda Kaori melihat hal tersebut, yg membuat mereka berdua tersenyum atas hal tersebut


"aku sangat yakin! kakak ku pasti bisa melupakan si Jelek itu (Ying Yin) dengan adanya kak Yuuki" ucap Nona Muda dengan suara pelan kepada Gerry

__ADS_1


"semoga saja" ucap Asisten Gerry


"tok..tok.."


"permisi.. kakak-kakak" ucap Nona Muda sambil mengetok pintu


Yuuki yg mendengar suara Nona Muda itu pun sontak berdiri karena kaget, namun secara tiba-tiba kepeleset


"kakak Yuuki!" ucap Nona Muda agak panik


"hap!" tubuh Yuuki ditangkap oleh Tuan Muda


"Huh? kok aku gk jatoh?" pikir Yuuki yg lalu membuka matanya, sontak mata Yuuki langsung membulat karena kaget melihat siapa yg menolong nya


sontak Yuuki pun langsung berdiri tegap lalu menunduk hormat


"m-maaf!!" ucap Yuuki dengan merasa sangat malu bahkan wajah nya merah


"hati-hati dalam bergerak, atau km akan jatuh seperti orang bodoh" ucap Tuan Muda Zen sambil menatap lembut Yuuki


"i-iya!" ucap Yuuki yg menundukkan kepala nya


"baiklah.. ayo kak Yuuki, aku mau tidur" ucap Nona Muda tersenyum senang yg lalu menarik tangan Yuuki


"um.. kami permisi dulu.." ucap Yuuki yg lalu pergi bersama Nona Muda kekamar Nona Muda sendiri


"astaga.. kenapa aku melakukan hal seceroboh itu sih?!" pikir Yuuki memaki dirinya sendiri


.


.


.


Yuuki dan Nona Muda pun sampai dikamar sang Nona Muda, lalu mereka masuk kedalam


Nona Muda pun duduk di kasurnya


"kakak tau tidak? minggu depan itu ulang tahun kak Zen lho" ucap Nona Muda dengan ceria


"a-apa?!" ucap Yuuki yg kaget mendengar hal tersebut


"lah.. kakak tidak tau ya? minggu depan kak Zen ulang tahun" ucap Nona Muda mengulang


"berarti aku harus mencari lagu yg bagus haiss.." pikir Yuuki


"begitu.. hum.. nanti aku pikirkan lagunya.. Kaori tidur saja ya" ucap Yuuki yg lalu menyelimuti Nona Muda


"oke" ucap Nona Muda yg memejamkan mata dan lalu tertidur


.


.


[BERSAMBUNG]

__ADS_1


__ADS_2