Aku Harap Dia Juga Mencintaiku

Aku Harap Dia Juga Mencintaiku
Chapter 8, Ulang Tahun Pangeran


__ADS_3

beberapa hari yg lalu, semua orang sibuk menyiapkan persiapan acara.


hingga hari yg ditunggu (hari yg bahagia) pun tiba saat nya.


.


.


.


"kak Yuuki!" ucap Nona Muda yg memerobos masuk kekamar Yuuki, namun karena Yuuki merasa lelah akan pekerjaan, terlihat Yuuki yg sedang tidur


"lah.. ku kira dah bangun, masih tidur aja" pikir Nona Muda dengan ekspresi datar


"bangun kak! bangun! ayo!" ucap Nona Muda yg sambil menarik selimut Yuuki


"uhum.." Yuuki pun bangun sambil mengucek mata nya


"ah.. Kaori.. ada apa?" ucap Yuuki yg masih merasa lelah


"jangan bilang jika kakak lupa akan hari ini! ini sudah sore ka! acaranya tinggal 3 jam lagi! tapi kakak belum siap?!" ucap Nona Muda yg merasa kesal


"a-apa?!! a-aku akan pergi mandi dulu!" ucap Yuuki yg merasa panik lalu dengan cepat pergi kekamar mandi


"haadeeehhh" ucap Nona Muda sambil memegang kepala nya


"aku akan memilihkan gaun untuk kak Yuuki lah, dia harus istimewa malam ini" pikir Nona Muda yg lalu memilih gaun


yg dimana gaun-gaun itu sudah diberikan jauh sebelum acara kepada Yuuki


.


.


.


#30 menit kemudian


Yuuki pun keluar dari kamar mandi, hanya dengan memakai handuk, tapi dia sedikit terkejut karena melihat ada 4 orang pelayan termasuk ketua pelayan Lin Ling bersama nona Kaori.


"e-etto.. a-ada apa ini?" ucap Yuuki yg merasa canggung


"mereka akan ku suruh untuk mendandani mu kak" ucap Nona Muda


"e-eh? b-berdandan?" ucap Yuuki heran


"sesuai janji! harus pakai gaun yg aku pilih!" ucap Nona Muda yg agak kesal


"a-aku.. bisa sendiri kok Ka-kaori" ucap Yuuki yg merasa agak sedikit takut jika Nona Muda marah


"TUNGGU APA LAGI KALIAN?! CEPAT!" ucap Nona Muda yg merasa kesal sambil memerintahkan para pelayan


"t-tunggu.. a-aku.." Yuuki pun langsung diseret (dibawa maksudnya) oleh para pelayan untuk dihiasi (berdandan)


.


.


.


"kau sangat beruntung bisa diperlakukan oleh para majikan, dengan cara seperti ini Yuuki" ucap Lin Ling kepada Yuuki yg sambil menghias nya


"t-terimakasih, tapi.. saya juga sebenarnya merasa tidak enak" ucap Yuuki yg sedikit bersedih karena merasa bersalah pada pelayan lain


"hahaha, tak apa, kami ini sudah terbiasa, bisa bekerja juga kami merasa sangat bersyukur" ucap salah satu pelayan


"itu benar Yuuki" ucap Lin Ling (kepala pelayan) kepada Yuuki


.


.


.


#1 jam kemudian


"baiklah.. sudah selesai" ucap Lin Ling


"saya tidak mau melihat diri saya sendiri" ucap Yuuki yg merasa canggung sambil menutup mata


"hahaha, lucu sekali, baiklah.. aku akan menuntun mu untuk bertemu Nona Muda" ucap Lin Ling yg lalu memegang tangan Yuuki


"mari Yuuki, lain kali, tak perlu formal kepada ku, biasa saja" ucap Lin Ling


"i-iya kak Lin" ucap Yuuki

__ADS_1


Lin Ling pun menuntun Yuuki sambil memegang tangan nya untuk menemui Nona Muda yg tengah menunggu didepan kamar Yuuki


"tunggu disini jangan kemana-mana, aku akan membukakan pintu untuk Nona Muda" ucap Lin Ling kepada Yuuki


"ba-baik ka" ucap Yuuki yg masih memejamkan matanya


"aku ini seperti apa ya? apa jelek? apa bagus? aaaa! aku tidak mau melihat diri ku" ucap Yuuki yg merasa tidak percaya diri


Lin Ling pun membukakan pintu


"sudah kah?" ucap Nona Muda


"iya nona.. sudah selesai, silahkan" ucap Lin Ling sambil mempersilahkan Nona Muda masuk


"ah?! astaga!" Nona Muda pun terkejut karena melihat penampilan Yuuki


"ke-kenapa Kaori? a-aku aneh kah?" ucap Yuuki yg merasa semakin tidak percaya diri karena masih menutup mata


"tidak kok kak, kak Yuuki malah sangat cantik, seperti bidadari apa malaikat ya" ucap Nona Muda tersenyum


"um.. begitu kah?" ucap Yuuki yg merasa penasaran


"iya kak Yuuki, ngomong-ngomong, kenapa kak Yuuki menutup mata?" ucap Nona Muda heran kepada Lin Ling


"dia tidak percaya diri Nona" ucap Lin Ling dengan sopan


"ah biarkan saja begitu, kasih dia penutup kepala hingga wajah nya tersembunyi, bawa dia kekamarku untuk menunggu" ucap Nona Muda


para pelayan pun menuruti apa yg diinginkan Nona Muda, mereka pun memberikan penutup kepala pada Yuuki agar wajahnya tidak dilihat siapa pun.


kemudian mereka bersama dengan Nona Muda, sambil menuntun Yuuki untuk kekamar Nona Muda


.


.


.


ternyata dalam kamar Nona Muda sudah ada yg menunggu, yaitu Tuan Ryu dan Nyonya Yami


"ayah.. ibu.. kalian disini?" ucap Nona Muda yg sambil memegang tangan Yuuki


"tentu.. kami menunggu kalian" ucap Nyonya Yami yg tersenyum


"siapa gadis itu? apa itu Yuuki?" tanya Nyonya Yami kepada Nona Muda


"kak, duduklah disini" ucap Nona Muda yg membantu Yuuki duduk


"boleh kami melihat penampilan nya?" ucap Nyonya Yami


"um.." Yuuki pun kembali merasa tidak percaya diri


"tentu boleh! dan.. kak Yuuki.. percaya diri lah" ucap Nona Muda yg lalu melepaskan penutup kepala Yuuki



Yuuki pun tersenyum kecil yg lalu membuka mata nya


"astaga.. cantik sekali" ucap Nyonya Yami


"apa yg dikatakan Istriku itu benar, Yuuki" ucap Tuan Ryu


"siapa dulu dong.. Kaori" ucap Nona Muda dengan senang


"iya.. anak ku" ucap Nyonya Yami yg tersenyum


"te-terimakasih.." ucap Yuuki


"santai saja Yuuki" ucap Tuan Ryu


"i-iya tuan" ucap Yuuki


.


.


.


acara yg ditunggu pun dimulai, Yuuki hanya berdiam diri dibalik tirai merah yg akan membuatnya tampil didepan para bangsawan dengan menyanyikan sebuah lagu


namun berita tentang pertunangan sudah tersebar, tetapi Gadis yg akan bertunangan dengan Tuan Muda Zen masih disembunyikan identitas nya


.


.

__ADS_1


.


"semangat kak Yuuki! jangan gugup, tenang saja" ucap Nona Muda


"iya.. terimakasih Kaori" ucap Yuuki tersenyum


"kalo begitu aku akan berkumpul dengan yg lain nya" ucap Nona Muda yg lalu pergi meninggalkan Yuuki


"hufftt.. baiklah.. aku siap.." ucap Yuuki yg sambil menghembuskan nafas


tirai merah pun terbuka, yg didalam nya ada Yuuki bersama aransemen musik.


semua orang yg melihat penampilan Yuuki pun terpana karena kecantikan nya


"itu.. Yuuki?" tanya Tuan Muda Zen kepada Nona Muda Kaori


"iya lah, gimana kak? cantik kan dia?" ucap Nona Muda Kaori kepada Tuan Zen


"hm.. iya.. dia cantik.." ucap Tuan Muda Zen yg tersenyum lembut melihat Yuuki


.


.


.


"saya.. disini.. akan menyanyikan sebuah lagu.. sebagai hadiah ulang tahun Tuan Muda Ryu Zen" ucap Yuuki


" baiklah.. saya.. akan mulai.." ucap Yuuki yg bersiap memainkan gitar yg dia pegang


🎢🎀"I'm telling you.."


(ku katakan padamu)


"i softly whisper.."


(dengan berbisik lembut)


"tonight.. tonight.."


(malam ini.. malam ini..


"you are my angel.."


(kau lah malaikatku)


🎡


"suara kak Yuuki benar-benar indah, semua orang memujinya, entah kak Yuuki tau atau tidak" pikir Nona Muda


🎢🎀"aishiteru yo.."


(aku mencintai mu)


"futari wa hitotsu ni.."


(kita menjadi satu)


"tonight.. tonight.."


(malam ini.. malam ini..)


"i just a say.."


(ku hanya bilang)


🎢🎀"wherever you are.. I always make you smile.."


(di manapun km berada, ku akan selalu membuatmu tersenyum)


"Wherever you are.. I'm always by your side.."


(di mana pun km berada, aku selalu disisi mu)


"Whatever you say.. kimi o omou kimochi.."


(apapun yang kau katakan, perasaan ini selalu untukmu)


"I promise you "forever" right now.."


(Ku berjanji padamu "selamanya" sekarang)


.


.

__ADS_1


.


[BERSAMBUNG]


__ADS_2