Aku Menjadi Si Antagonis Novel Favoritku

Aku Menjadi Si Antagonis Novel Favoritku
Episode 8


__ADS_3

Setelah itu Helena pun kembali ke kamarnya. Dia menatap adiknya yang sedang dalam tidur panjangnya. Lalu, Helena mengelus kepala Angelina dan mencium keningnya.


"Cepatlah sembuh adikku" batin Helena.


Lalu, Helena pergi bersiap untuk makan malam. Setelah bersiap, dia hendak meninggalkan kamarnya namun ia melihat ke arah belakang sebentar dan pergi dari kamarnya. Demi tidak ketahuan, ia mengunci kamarnya.


Di ruang makan.......


"Yang Mulia Raja dan Ratu telah tiba! Harap memberi hormat" kata seorang panglima di sana.


Semua orang membungkuk memberi hormat pada Sang Raja dan Ratu.


"Silahkan duduk kembali semuanya!" Perintah Raja.


Semua orang kembali duduk di tempat mereka masing-masing.


Helena hanya melirik bangku makan di sampingnya yang biasanya di isi dengan Angelina. Kini, sedang kosong.


"Mari kita mulai makan malamnya!" Perintah Sang Raja.


Mereka mulai memakan makanan mereka. Terlihat seperti biasanya. Namun tidak pada Helena. Helena hanya mengaduk - aduk makanan miliknya. Sesekali dia memakan makanannya.


Selena yang melihat tingkah Helena yang tidak seperti biasanya itu terheran.


"Apa yang sebenarnya yang terjadi sekarang pada Helena?" Batin Selena.


"Hamba sudah selesai. Hamba pamit keluar Ayahanda!" Ucap Helena.


"Baiklah! Hati - hati berjalan!" Jawab Yang Mulia Raja.


Lalu Helena pergi meninggalkan ruang makan dan kembali ke kamarnya. Ia tak lupa mengunci kamarnya.


Tok tok tok.....


"Siapa di sana?" Tanya Helena dari dalam kamar.

__ADS_1


"Nona, kami membawakan makan malam untuk Nona Angelina" jawab pelayan itu.


Helena pun membuka pintu kamarnya. Dia mengambil apa yang diantarkan pelayan tersebut. Helena pun menyuruh pelayan itu untuk segera pergi. Lalu pelayan itu pergi meninggalkan kamar Angelina dan Helena.


"Angelina, ayo bangun! Waktunya makan malam" Ucap Helena.


"Kakak...." Ucap Angelina dengan suara yang lemah.


"Mari kita makan dulu ya! Sekarang buka mulut mu. Katakan Ah....."


"Ah....."


Angelina pun memakan apa yang di suapi oleh kakaknya itu.


"Kakak, Kakak sudah mencari tahu tentang isi buku itu?" Tanya Angelina pada Helena.


"Sudah.Tetapi baru sepertiga nya saja" jawab Helena.


"Memangnya kenapa?" tanya Helena.


"Aku tak sadarkan diri berapa hari kak?" tanya Angelina.


"Memangnya ada apa?" Tanya Helena kembali.


"Aku mengalami sebuah mimpi Kak. Aku seperti berada di tempat yang gelap dan sunyi. Tetapi aku bisa berjalan. Aku merasa bahwa aku sedang ada di lorong dari balik rak buku itu. Aku terus berjalan dan sangat ketakutan. Tangan dan kakiku juga bergemetar. Lalu, aku melihat sebuah cahaya. Di balik cahaya itu aku melihat sesuatu yang tidak ku ketahui. Itu....... " Jelas Angelina yang terpotong pembicaraan nya.


"Apa? Ada apa di sana?!" Tanya Helena penasaran.


*Bruk!!*


"ANGELINA?!" teriak Helena.


*Brak!!*


"ADA APA HELENA?!" tanya Selena.

__ADS_1


"Kak Selena!!" Ucap Helena dalam keadaan panik.


Lalu Selena menggendong Angelina dan membaringkan tubuhnya di ranjangnya.


"Ma-maaf Kak Selena" Ucap Helena.


"Memang nya apa yang sedang terjadi?" tanya Selena sembari mengelus kepala Helena dan memeluknya.


"Huwaaa!!" Helena menangis dan memeluk erat kakaknya.


"Hei, kenapa menangis? Ada apa?"ucap Selena.


"Hiks.... Kak Selena.... hiks... jadi begini kak..." Helena pun mulai menjelaskan apa yang sedang terjadi.


Selesai menjelaskan.....


"Menurut cerita di novel aslinya, memang ada saat saat di mana salah satu dari Sang Kembar jatuh sakit. Tapi, tidak tahu siapa yang kena. Pada waktu itu aku berfikir bahwa yang kena adalah Helena karena kebanyakan komentar berkata bahwa Helena yang kena penyakit itu. Namun, sekarang adalah Angelina dan bukan Helena" batin Syren.


"Tapi, kabarnya salah Sang Kembar yang jatuh sakit itu tidak ada dalam cerita novel sampai di chapter 20. Dan kalau di ingat itu terjadi selama 2 chapter" Batin Syren.


Lalu Selena mengelus kepala Helena.


Helena pun melihat ke arah kakaknya.


"Jangan khawatir" Ucap Selena.


...*******...


Malam hari........


Terlihat bahwa Helena masih belum tidur di kamarnya. Dia masih membaca buku itu. Sesekali dia mencatat hal yang dia dapatkan dari buku itu.


"Hoam..... "


"Sudahi saja kali ya? Tetapi tanggung" batin Helena.

__ADS_1


"Ya sudahlah" ucap Helena sembari menyembunyikan buku besar itu beserta catatannya ke tempat aman.


-Bersambung-


__ADS_2