
Selena pun menghampiri adiknya yang sedang duduk sendiri di pinggir air mancur.
"Angelina!" sapa kakaknya Selena.
" Lho, kok kamu nangis? Kenapa?" tanya Selena yang melihat adiknya menangis.
"Huwaaa..... Kakak" teriak tangisan Angelina sambil memeluk kakaknya yang berada di sampingnya.
" Kakak.......... Kak Helena membenciku ya?" tanya Angelina sambil menangis kencang.
" Lah, kok dia benci kamu? Memangnya apa yang sudah terjadi?" tanya Selena kepada adiknya sambil memeluk adiknya.
" Kata kak Helena, gara - gara aku dia dibenci di sekolahnya". Jawab Angelina sambil menangis.
" Coba ceritakan masalahnya ke kakak" kata Selena sambil menyeka air mata Angelina.
" Jadi gini kak, Aku tidak tau apa yang terjadi tapi....... Kata kak Helena tadi, dia dibenci oleh teman - temannya karena aku. Katanya karena aku mempermalukan dirinya saat pentas kemarin." Jelas Angelina
"Oohh, begitu ya. Tapi kenapa Helena sampai sebegitu bencinya kek kamu?" tanya Selena
" Katanya dia kehilangan satu satunya temannya di sekolah karena bakatnya." Jelas Angelina
__ADS_1
"Hmmm.... sepertinya temannya Helena hanya memanfaatkan bakatnya saja dan tidak setia untuk berteman dengannya secara sungguh - sungguh." batin Selena
" hmmm, baiklah Angelina. Kakak akan bicarakan ini nanti di ruang makan. Karena hari ini Ibu dan Ayah sedang di luar." Kata Selena yang membuat hati Angelina senang.
"Ya, Terima kasih ya kak Selena. Kakak memang yang terbaik." Kata Angelina sambil tersenyum riang.
"Ya, sama sama adik kecilku yang lucu." Jawab Selena sambil membalas senyum adiknya.
Tanpa sadar, Selena sedang di lihat oleh Pangeran Alexander yang sedang melintas. Pangeran pun menjadi tersipu malu dan menyukainya dan tahu sifatnya yang begitu penyayang terhadap adiknya.
Selena dan Angelina pun berjalan jalan di pinggir taman bunga Istana. Mereka memetik dan merangkai bunga dengan riang bersama. Mereka merangkai bunga sebanyak tiga buah. Satu untuk di kasihkan ke Helena, satu untuk Angelina, dan satu untuk Selena. Tiba - tiba Pangeran Alexander datang dan menutup mata Selena.
" AHH... " Kata Selena terkejut karena ada yang tiba-tiba menutup matanya.
"Coba tebak, Siapakah yang menutup matamu!!". Tanya Pangeran Alexander kepada Selena.
"HEI KAMU, BUKA DULU TANGAN MU. AKU TIDAK BISA MELIHAT!!!" Kata Selena yang agak sedikit lancang.
Kemudian Pangeran Alexander pun membuka tangannya dari wajah Selena yang cantik itu.
" TADAA.. " kata Pangeran Alexander yang mengagetkan Selena.
__ADS_1
" AHH......ternyata Pangeran toh. Maaf sudah agak sedikit lancang tadi." Jawab Selena agak malu karena menatap wajah Pangeran Alexander yang terlalu dekat.
"ASTAGA. INI TERLALU DEKAAAT!!" batin Selena keras
Detak jantung Selena pun menjadi kencang seakan ingin meledak.
" Ah, tidak apa Putri Selena yang cantik." Jawab Pangeran Alexander sambil tersenyum.
Seketika Selena yang tadinya panik terdiam karena melihat wajah Pangeran Alexander yang tersenyum dan begitu dekat dengannya. Dan dia pun tak sadarkan diri.
Selena pun di bawa ke kamarnya. Disana hanya ada Pangeran Alexander di sampingnya sambil menggengam tangannya. Tanpa sadar kedua adik Selena pun melihat kakak nya itu. Mereka jadi kegirangan sendiri karena melihat Pangeran Alexander menggengam tangan Selena.
Selena pun terbangun. Dia kaget melihat dia samping nya ada Pangeran Alexander yang menjaganya dan tertidur pulas sambil menggengam tangan Selena
" Padahal hanya pingsan sebentar. Dia bahkan sampai menjagaku Seperti ini. Apakah dia menganggap bertunangan denganku adalah hal yang sangat berarti?!". Batin Selena heran.
" Oh, tuan Putri Selena sudah sadar ya?" tanya Sang Pangeran sambil tersenyum.
" I... I-Iya." Jawab Selena gugup.
" Apa Pangeran yang menjagaku sedari tadi? Mengapa Anda menggengam tanganku seperti itu?" Tanya Selena sambil malu malu
__ADS_1
" Oh itu. Iya Putri Selena, Karena kita kan sudah menjalani hubungan yang sangat penting." Jawab Pangeran sambil tersenyum.