Aku Menjadi Si Antagonis Novel Favoritku

Aku Menjadi Si Antagonis Novel Favoritku
Episode 11


__ADS_3

Kerajaan Luxe......


"Medina, bukankah kau akan melanjutkan pendidikan mu di Akademi para bangsawan yang terkenal itu?" Ucap Raja Orcus Luxe.


"Iya Ayah. Academy Luxenavaria Holland yang terkenal di kalangan bangsawan bangsawan kelas atas dan menengah sangatlah bagus" Ucap Medina.


"Tapi, aku tak ingin di Academy itu Ayah!!! Aku ingin yang sama dengan Pangeran Alexander!!!" Ucap Medina sembari membentak mejanya.


Raja hanya menggeleng - geleng.


"Aduh Medina ku yang buta akan cintanya Pangeran Alex...... Kau tahukan dia telah di jodohkan dengan Putri Kerajaan Louise?" Ucap Lunna Sang Kakak.


"Iya... walaupun memang sudah dijodohkan dengan Putri Kerajaan Louise itu, Aku hanya menginginkan jika aku bisa se sekolah dengannya!!" Ucap Medina lagi.


Raja, Sang Kakak, dan yang lainnya hanya dapat menggelengkan kepala mereka dan pasrah. Lantaran, Medina tak mau di sekolahkan selain tempat Pangeran Alex bersekolah. Ia selalu menolak semuanya dan hanya mau masuk ke sekolah yang sama dengan Pangeran Alexander itu.


"Hah.... Baiklah" Ucap Raja mengehela nafasnya.


"Cannes, Carilah informasi tentang Pangeran Alexander Kalekins bersekolah!!!" Perintah Raja pada tangan kanannya.


"Baik Yang Mulia!!!" Ucap Cannes.


Tangan kanan Raja pun pergi mencari tahu tentang informasi Pangeran Alexander bersekolah.


Di Kerajaan Louise.....


Selena masih saja terus menangis karena kehilangan dua saudari kembar kecilnya itu. Sampai - sampai ia terjatuh pingsan.


"AH.... SELENA?!!!" Teriak Alex yang panik karena Selena yang tiba-tiba terjatuh pingsan.


Alexander pun menggendong Selena dan membawanya ke kamarnya.

__ADS_1


"AH, NONA SELENA!!!" Ucap dayang pribadi Selena yang kaget melihat Nona nya.


"Biar saya bantu Tuan Alexander!!" Tawar pelayanan itu.


Alex dan pelayan pribadi Putri Selena membawa Selena ke ranjang tidurnya.


"Tuan Alexander, biarkan saya yang membereskan sisanya!" Ucap pelayan.


"Baik.Tolong jaga dan rawat Selena!" Ucap Pangeran Alexander.


Alexander pergi meninggalkan kamar Selena dengan pelayan pribadi nya. Lalu, Pelayan pribadi Selena merawat dan menjaga Selena di sana.


Sedangkan Disisi Helena......


"Ah.... Silau sekali!!" Batin Helena.


...•••••••••...


Ternyata.... di ujung gua itu terdapat tempat yang sangat indah. Tempat itu berisi Air terjun, pepohonan yang rimbun, banyak tanaman indah di dalamnya, dan binatang - binatang yang meramaikan tempat itu.


Helena masih terpukau akan tempat yang ajaib itu. Tempat yang tak pernah ia kunjungi sebelumnya.


Lalu Helena berlari meninggalkan tempat itu karena teringat pada Angelina.


Beberapa menit kemudian.....


"Hah.... hah... hah..... " desah Helena yang sehabis berlari.


Ia lantas bergegas menggendong Angelina dan segera membawa nya ke tempat tadi.


"Bertahanlah Angelina!!" Batin Helena.

__ADS_1


Helena berusaha keras membawa Angelina ke tempat yang barusan ia temui tadi. Kakinya bergetar karena tak kuat menggendong Angelina sehabis ia menggunakan tenaganya untuk berlari dari tempat itu. Badanya mulai melemah dan.....


... *Bruk!!*...


"HELENA!!!" Teriak Selena yang terbangun dari pingsannya dengan wajah pucat.


"PUTRI!!" ucap Pelayan pribadinya.


"Putri apa Putri baik - baik saja?!" Tanya pelayan pribadi Selena.


"Tidak.... tidak ada" Jawab Selena.


"Syukurlah..." Ucap Pelayan itu.


"Viona" Ucap Selena.


"Ya?" Jawab pelayan itu.


"Namamu adalah Viona Ravelia kan?" Tanya Selena.


"Iya Tuan Putri. Nama saya Viona Ravelia" Jawab Pelayan itu membungkuk memberi hormat.


"Apakah Ravelia adalah marga mu?" Tanya Selena.


"Tidak tuan Putri. Sebenarnya.... Sebenarnya....." Ucap pelayan itu tak meneruskan perkataan nya.


"Hng? Ada apa?" Tanya Selena.


"Ah... tidak jadi tuan Putri" Ucap Viona.


"Baiklah... " Jawab Selena.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2