Aku Menjadi Si Antagonis Novel Favoritku

Aku Menjadi Si Antagonis Novel Favoritku
Episode 6


__ADS_3

Angelina masih memikirkan hal yang ada di perpustakaan itu. Dia ingin segera memberi tahukannya pada Helena. Tetapi, Helena sudah tertidur.


Angelina tak bisa tidur karena dia memikirkan perpustakaan itu. Dia tak sabaran untuk segera pergi bersama Helena. Tetapi, Helena sudah tertidur pulas di ranjangnya.


Di tengah malam yang dingin, Angelina masih memikirkan perpustakaan itu. Dia mencoba membangunkan Helena yang tengah tertidur pulas. Dan akhirnya Helena terbangun.


"Kakak, Kak Helena bangun" ucap Angelina pada Helena yang sedang tertidur pulas.


"Ada apa..... hoam..... " jawab Helena yang setengah tersadar dari tidur malamnya.


"Kak, aku tidak bisa tidur. Ayo kita ke perpustakaan" pinta Angelina pada Helena.


"Hah? Ngapain malam malam begini ke perpustakaan? Mana dingin juga malam ini" gerutu Helena.


"Yah, kak Helena ikut aja" ucap Angelina sambil menarik tangan Helena


"Iya iya, aku ikut" ucap Helena yang setengah tertidur.


Mereka pun pergi ke perpustakaan pada waktu tengah malam. Sayangnya, karena Helena yang masih setengah tertidur itu, membuat perjalanan menuju perpustakaan terhambat. Apa boleh buat, terpaksa Angelina menggendong kakaknya itu.


Mereka terus berjalan, menghindari para penjaga istana supaya tak ketahuan.

__ADS_1


Akhirnya, tibalah mereka di depan pintu perpustakaan Istana. Angelina mengambil kunci yang ia taruh di saku baju tidurnya. Angelina pun membuka pintu perpustakaan nya.


"Hngg.... Lho, dimana ini?" batin Helena yang sudah mulai sadar dari tidurnya.


"Lho, kok ada rak buku dimana mana? Eh, ini kan di....... PERPUSTAKAAN!!" batin Helena.


Kemudian Helena melihat ke bawah, ternyata dia digendong oleh adiknya. Kemudian Helena mengelus kepala Angelina dengan lembut.


Angelina pun menoleh. Saat menoleh, Angelina melihat kakaknya sedang tersenyum kepadanya sembari mengelus rambut nya.


"Angelina bisa turunkan kakak?" tanya Helena pada adiknya.


Kemudian, Angelina berjalan. Demi tidak ketinggalan jejak adiknya, Helena mengejar jejak adiknya.


"Angelina, mengapa kau mengajakku kesini?" tanya Helena kepada Angelina sembari berjalan


"Oh iya, aku belum menjelaskan nya ya. Jadi gini kak, tadi saat aku ke perpustakaan, aku menemukan satu buku yang aneh. Karena bukunya terletak di tempat yang tinggi, Aku memanjat rak nya. Saat aku hendak mengambil buku itu dari rak, tiba tiba aku terjatuh. Bersamaan dengan buku itu, rak dari buku itu bergerak dan terbuka lebar. Aku melihat sebuah ruangan yang gelap dan besar di balik rak itu. Aku tidak tahu ada apa di dalamnya. Kemudian aku melihat buku yang hendak aku ambil tadi. Buku itu bertuliskan tulisan yang belum aku lihat sebelumnya. Tulisan itu tak bisa kubaca. Bahasanya terlalu asing. Kemudian aku membuka buku itu. Kulihat lembar per lembar halaman buku itu. Walaupun hanya ada gambar, tetapi aku tetap tidak mengerti arti buku itu. Kemudian aku mengembalikan buku itu ke suatu bagian rak yang kosong. Dengan sendirinya buku itu berpindah kembali ke awal tempat sebelum aku mengambilnya dan rak buku itu kembali seperti sebelumnya " jelas panjang lebar Angelina.


Tanpa sadar mereka telah sampai di tempat yang di maksud Angelina. Angelina melihat ke arah atas untuk mencari buku yang dia cari. Sembari Angelina mencari bukunya, Helena mencoba meraba rak buku itu. Memang benar seperti ada ruangan di balik rak buku yang begitu besar itu.


"Kakak, ini bukunya" ucap Angelina sembari menunjuk bukunya.

__ADS_1


"Apa kakak bisa mengambil nya?" tanya Angelina.


"Coba kakak ambil" ucap Helena sembari mencoba untuk meraih buku itu.


"Ah, tempatnya lebih tinggi dari ku. Aku hampir mencapainya" ucap Helena pada Angelina.


Helena pun memasang wajah serius seperti sedang memikirkan suatu hal.


"Angelina, coba kau naik ke punggung ku. Lalu, kau coba ambil bukunya" ucap Helena


"Baik!" jawab Angelina.


Angelina pun menaiki punggung Helena. Berkat ide Helena, mereka bisa mengambil bukunya dengan mudah.


Setelah mendapatkan bukunya, Angelina mencoba memegang erat bukunya. Saat itu pula rak buku tersebut bergerak. Kemudian Angelina turun dari pundaknya Helena.


Benar yang dikatakan Angelina. Ada sebuah ruangan besar di balik rak buku yang besar itu.


"Angelina, apa kakak boleh meminjam buku itu?" tanya Helena pada Angelina.


"Iya! Siapa tahu kakak bisa membacanya!" jawab Angelina sembari memberikan buku itu.

__ADS_1


__ADS_2