Aku Menjadi Si Antagonis Novel Favoritku

Aku Menjadi Si Antagonis Novel Favoritku
Episode 3


__ADS_3

" Benar saja. Dia sudah menganggap hal ini sangat penting. Tapi, kenapa bagiku tidak?" batin Syren.


Kemudian, datanglah seorang pelayan dengan membawa pakaian milik Selena.


" Putri. Sudah waktunya untuk anda mandi. Pangeran silahkan untuk meninggalkan kamar Putri Selena. " kata seorang pelayan dengan sopan


" Oh, baiklah. Selena, sehabis kau mandi tolong temui aku di taman bunga!" kata Pangeran Alexander sambil meninggalkan kamar Selena sambil tersenyum.


Selena pun pergi mandi bersama pelayannya.


Sesudah mandi, pelayan Putri Selena teringat akan suatu hal. Yakni, Sebelum Pangeran masuk ke dalam kamar Putri Selena selagi dia pingsan, Pangeran berbisik kepada pelayan tersebut agar ia memberikan pakaian yang indah untuk Putri Selena. Pelayan itupun bertanya kepada Putri Selena.


"Putri Selena" seru Pelayan kepada Selena.


" Ya. Ada apa pelayan?" jawab Selena kepada pelayan tersebut.


" Anda ingin menggunakan busana apa?" tanya Pelayan tersebut.


"Hmmmm...... aku tidak tahu. Bagaimana jika kau saja yang menyiapkan nya? " tanya Selena kepada pelayan tersebut.


"Baiklah Putri Selena. " jawab pelayan tersebut.

__ADS_1


Pelayan tersebut pergi menyiapkan pakaian untuk Selena sesuai yang di katakan oleh Pangeran Alexander.


"Putri...... mari saya kenakan busana ini untuk Putri Selena! " kata Pelayan tersebut


Setelah menggunakan busana pilihan Pelayan tersebut, Selena kemudian berkaca di hadapan cermin yang besar di kamarnya.


" Waaahh.... Ternyata kamu pintar memilihkan pakaian ya. " kata Selena yang terpukau akan dirinya di cermin tersebut


" Ini busana yang indah. " kata Selena sambil memuji Pelayan tersebut


"Terimakasih Putri. " jawab Pelayan tersebut datar.


" Tuan Putri! Anda di cari oleh Pangeran Alexander di taman bunga. " kata seorang pengawal istana.


Selena pun pergi ke taman bunga. Tampak di sana ada seseorang yang sedang berdiri di tengah bunga bunga yang indah itu.


" Oh, Kau sudah datang rupanya. Putri Selena" sapa Pangeran Alexander sambil tersenyum kepada Selena.


Karena senyuman Pangeran Alexander itu, Wajah Selena pun manjadi sedikit memerah


" Ha..... Hai Pangeran Alex " Sapa Selena kepada Alexander.

__ADS_1


" Sedang apa Anda disini Pangeran Alex? " tanya Selena kepada Pangeran.


" Jelas aku sedang menunggu tunangan ku " jawab Alexander sambil tersenyum.


" Ah, Pangeran bisa aja " jawab Selena yang wajahnya memerah karena jawaban Pangeran Alexander tersebut.


Mereka pun berbincang di taman bunga tersebut sambil merangkai bunga dengan bahagia seperti layaknya sepasang kekasih.


" Hei Selena " kata Alexander


" Ya Pangeran? " jawab Selena terheran.


" Kau tahu. Aku sudah menyukaimu sejak saat itu. Saat dimana kita pertama kali bertemu. " kata Pangeran Alexander kepada Selena.


" Ah, mungkin maksud nya adalah pada saat itu. Saat Selena pergi ke negeri sebelah. Saat itu juga, Selena ikut Ibunda Ratu karena di undang dalam sebuah jamuan. Kemudian Selena pergi berjalan jalan di taman dan dia melihat Pangeran kan? Dan mungkin karena aku menemani dia berbincang di taman itu. Jadi dia menyukai diriku? " batin Syren yang di mana itu adalah ingatan Selena kepadanya.


Karena tersadar bahwa ia melamun. Syren pun akan menjawab jawaban dari kata kata Pangeran. Akan tetapi.........


Pangeran meletakkan rangkaian bunganya ke atas kepala Selena dan mencium keningnya. Betapa kaget nya Selena akan tindakan Pangeran yang tiba tiba.


"Pa...... Pangeran? " tanya Selena karena terkejut.

__ADS_1


" Aku menyukaimu Selena " kata Pangeran kepada Selena.


Selena seakan tidak percaya akan hal yang terjadi barusan. Setelah itu, Pangeran mengelus dengan lembut rambut Selena dan membelainya. Dan membuat Selena tersadar, akan tetapi raut wajahnya memerah.


__ADS_2