Aku Tidak Mencintainya

Aku Tidak Mencintainya
Kontrak Pernikahan


__ADS_3

Mia tidak berhenti mengatakan alasannya untuk bisa pergi dari rumah itu tetapi Reno tidak merasa kesal dia justru menikmati celotehan Mia. Diam-diam Reno tersenyum tipis ketika mendengar alasan Mia yang tidak masuk akal. Reno tiba-tiba berhenti danMia yang tidak memperhatikan jalan dan hanya sibuk berbicara menabrak punggung Reno.


"Akh..." ucap Mia.


"Punggungmu keras sekali. Kalau berhenti bilang" sambung Mia sambil mengelus-elus dahinya.


Reno membuka pintu kamar yang berada didepannya.


"Ini kamarmu" ucap RenoReno sambil memberikan Mia jalan.


Mia terpana dengan kamar yang baru saja dibuka oleh Reno. Kamarnya sangat luas dan dilengkapi dengan berbagai perlengkapan seperti meja rias dan meja belajar. Di dalam kamar juga terdapat sofa dan TV berserta ps 5. Ketika berjalan ke ujung Mia bisa menemukan ruangan lagi yang merupakan lemari pakaian dan di sebelah Lemari pakaian ada kamar mandi yang juga begitu luas.


Ketika melihat-lihat lemari pakaian, Mia menemukan pakaian laki-laki dan dia pun bertanya milik siapa pakaian itu.


"Punyaku" jawab Reno.


"Kenapa pakaian mu ada di kamarku? Apa jangan-jangan? " tanya Mia meragukan.


"Benar. ini juga kamar ku" jawab Reno.


"Apa? Dasar mesum" ucap Mia sambil ingin memukul Reno tetapi tangan Mia di tangkis Reno.


Tangan Mia yang saat ini berada digenggaman Reno pun ditarik sehingga Mia tertarik kedalam pelukan Reno.


"Jangan berani memukul ku" ucap Reno sambil memegang pinggan Mia dan wajahnya mendekat ke wajah Mia.


Mia yang terlihat panik menendang kaki Reno sehingga Reno melepaskan pelukannya dan Mia pun pergi dari kamar itu. Reno mengejar Mia dan menarik Mia kedalam kamar kembali. Kali ini Reno menutup pintu kamar itu.


"Apa yang akan kamu lakukan?" tanya Mia sambil menyilang kan tangannya kedada.


"Menurut mu apa yang akan dilakukan ketika lelaki dan perempuan berada di ruangan yang sama? Terlebih kita berdua masih muda" ucap Reno sambil berjalan mendekati Mia.


Mia berjalan mundur ketika Reno berjalan mendekatinya. Mia terus berjalan mundur sampai dia menabrak tempat tidur dan jatuh terduduk ditempat tidur. Reno semakin mendekat, kini Reno berada didepan Mia. Reno mendekat kan wajahnya ke wajah Mia. Mia yang terpojok hanya bisa menutup matanya.

__ADS_1


"Kamu harus mandi" ucap Reno berbisik kepada Mia.


Setelah berbisik Reno kemudian menjauh dari Mia.


"Buka mata mu" perintah Reno.


Mia pun membuka matanya dan melihat Reno sudah berada jauh darinya. Mia kemudian berlari menuju kamar mandi untuk mandi sesuai perintah Reno. Setelah selesai mandi dia melihat Reno sedang berbaring di ranjang dengan meletakkan kedua tangannya dibelakang kepalanya. Mia mengalihkan pandangannya dari Reno yang terlihat seksi saat itu.


"Kapan kita akan membahas kontrak kita?" tanya Mia yang membelakangi Reno.


"Nanti setelah aku mandi" ucap Reno yang berjalan mendekati Mia.


Mia yang merasa jika Reno mendekatinya hanya bisa berdiam mematung dirempatnya.


"Aku pinjam handuknya" bisik Reno dari belakang sambil mengambil handuk yang berada ditangan Mia.


Mia merasa jantungnya akan lepas ketika berada di dekat Reno. Tak bisa di pungkiri kalau Reno memang sangat tampan dan semua perlakuan Reno membuat jantung Mia berdetak dengan cepat. Perasaan yang tidak pernah Mia rasakan sebelumnya.


Keesokan harinya Mia bangun dengan perasaan yang bahagia. Dia tidak pernah tidur setelah ini, ketika dia membuka matanya dia melihat Reno yang juga sedang tertidur. Mata nya terbelalak, terkejut melihat seorang laki-laki tidur di sampingnya. Mia membungkam mulutnya agar tidak berteriak karena tidak ingin membangunkan Reno. Keterkejutan Mia berubah menjadi perasaan damai ketika dia melihat Reno yang tertidur seperti bayi di sampingnya.


Mia mendekatkan tangannya ke kepala Reno tanpa sadar, dia ingin membelai rambut Reno. Saat hampir menyentuh kepala Reno, tiba-tiba Reno membuka mata yang membuat Mia dengan cepat menjauhkan tangannya dari Reno dan segera bangun dari tempat tidurnya. Mia langsung berlari ke kamar mandi agar tidak bertemu Reno.


"Tok... tok... tok... " suara pintu kamar mandi yang diketuk.


"Mia, kamu ngapain?" tanya Reno dari balik pintu.


Mia yang panik karena hampir saja ketauan bingung karena Reno menghampirinya.


"Aku mau mandi" ucap Mia.


"Ok, habis mandi kamu turun kita sarapan bareng" ucap Reno sambil tersenyum.


Setelah mereka selesai sarapan mereka mulai membahas kontrak pernikahan yang mereka inginkan di ruang kerja Reno. Suasana tampak berbeda setelah mereka memasukkan ruangan itu. Keseriusan dapat terlihat dari tatapan mereka berdua. Mereka mulai mengeluarkan berkas dan saling menukar berkas masing-masing. Berkas itu adalah berkas yang telah mereka isi dengan persyaratan yang mereka inginkan. Mereka mulai membaca setiap persyaratan yang mereka inginkan.

__ADS_1


"Bersedia melakukan apa pun yang di inginkan oleh pihak pertama di ranjang, apa maksud dari ini?" tanya Mia.


"Tepat seperti yang tertulis. Kamu harus mau memenuhi kebutuhan batin ku apa pun itu" jelas Reno.


"Seperti apa?" tanya Mia.


"Seperti bersikap kasar kepadamu" jelas Reno lagi.


"Kasar? Apa kamu akan memukul ku dengan rotan? semacam itu?" tanya Mia dengan sedikit takut.


"Jangan khawatir aku tidak akan melukai mu. Aku akan memastikan tidak ada darah yang keluar" jelas Reno.


"Apa kamu punya selera yang menyimpang?" ucap Mia.


"Menyimpang? Aku rasa itu bukan kalimat yang tepat. Menurutku kita semua selera dalam segala hal dan selera ku sedikit berbeda dari kebanyakan orang" jelas Reno.


"Aku jamin kamu akan menyukai ini" lanjut Reno untuk menyakinkan Mia agar dia setuju dengan syarat itu.


Mia berpikir cukup lama karena dia ragu dan juga itu akan menjadi pengalaman pertamanya sehingga dia harus berpikir dengan seksama. Setelah berpikir beberapa menit Mia pun menyetujui kelingan Rena akan hal itu.


"Tapi aku tidak ingin sesuatu yang menyakitkan" ucap Mia.


"Tenang saja, kamu hanya akan merasakan kenikmatan dan bukannya kesakitan" jawab Reno.


Mendengar hal itu Mia menelan ludahnya karena terdengar seperti godaan di telinga Mia.


"Apa kamu sudah membaca semuanya?" tanya Reno kepada Mia yang terlihat melamun.


"Belum. Bagaimana denganmu?" tanya Mia.


"Aku baru membaca setengahnya, dan kebanyakan tentang uang" ucap Reno yang lanjut membaca kertas Mia.


Ketika Reno membaca persyaratan berikutnya dia tampak terkejut dengan beberapa syarat yang diberikan Mia kepadanya.

__ADS_1


__ADS_2