Aku Tidak Mencintainya

Aku Tidak Mencintainya
Kontrak Pernikahan 2


__ADS_3

"Kenapa aku tidak boleh bertemu dengan kedua orang tua ku lagi? " tanya Mia setelah membaca persyaratan yang menurut nya tidak masuk akal


"Hal itu karena kamu sudah menjadi milik ku. Tapi kamu bisa menemui mereka sesekali dan aku akan menjamin kehidupan mereka seperti yang kamu minta Setidaknya mereka tidak akan tidur dijalanan" jelas Reno.


Mia tidak tau apakah hal itu benar atau tidak tapi untuk saat ini dia mengiyakan keinginan Reno.


"Tidak ingin memiliki anak? Apa maksudnya ini? Apa kamu tidak ingin memiliki anak dari ku? " tanya Reno setelah membaca persyaratan yang menurutnya tidak masuk akal.


"Bukan selamanya hanya saja aku tidak ingin hamil ketika masih bersekolah. Nanti setelah aku selesai dengan pendidikan ku kita bisa memikirkan untuk memiliki anak" jelas Mia


"Baiklah aku mengerti. Aku akan berhati-hati dan aku tidak keberatan dengan semua persyaratan yang kamu inginkan. Kita bisa langsung mengisahkan hal ini" ucap Reno.


"Sungguh? Kamu tidak keberatan untuk membiayai pendidikan ku" balas Mia meragukan Reno.


"Tentu saja. Saat kamu menjadi istri ku, aku akan menanggung semua kebutuhanmu" jelas Reno.


"Kamu juga tidak keberatan untuk memberikan orang tua dan kakak ku pekerjaan?" tanya Mia lagi.


"Tentu saja. Aku juga akan mengurus keluarga mu" jawab Reno.


Mia merasa lega karena Reno setuju dengan semua persyaratan yang dia berikan. Mia merasa sangat bersyukur, dia berpikir tidak buruk juga menikah dengan Reno karena Reno bersedia membantunya. Selain itu Reno juga tidak keberatan untuk menyembunyikan pernikahan mereka sampai Mia lulus sekolah menengah atas.


Mia merasa beruntung dengan pengertian yang di berikan oleh Reno.


"Terima kasih karena sudah menyetujuinya, aku juga akan berusaha untuk melakukan semua permintaanmu" ucap Mia.


Persyaratan Mia secara singkat dapat dirangkum menjadi 5 bagian utama:



Menyembunyikan pernikahan mereka sampai Mia lulus sekolah menengah atas


Memberikan ayah dan kakaknya pekerjaan sehingga mereka bisa mencukupi kebutuhan hidupnya.


Tidak ingin memiliki anak sampai Mia siap memilikinya.


Membiayai pendidikan Mia sampai kejenjang perkuliahan.


Tidak berselingkuh dari Mia


__ADS_1


Persyaratan Reno secara singkat dapat dirangkum menjadi 7 bagian utama:



Mencintai dan merawat Reno


Berkencan sekali seminggu


Melakukan hubungan suami istri sesuai dengan apa yang Reno inginkan.


Selalu ada untuk Reno.


Tidak jatuh cinta kepada orang lain


Tidak boleh memiliki teman laki-laki


Tidak boleh menceraikan Reno apa pun yang terjadi.


Mia tidak boleh kembali kerumah keluarganya.



Mereka berdua pun setuju untuk mematuhi semua persyaratan yang mereka tulis. Kemudian mereka menandatangi kertas perjanjian itu dan masing-masing menyimpan satu sebagai bukti dari perjanjian pernikahan mereka.


"Untuk saat ini kita menikah di KUA saja dulu untuk pestanya bisa kita lakukan saat aku sudah lulus SMA" ucap Mia.


"Baiklah. Aku akan melakukan sesuai permintaanmu" balas Reno.


"Jadi bagaimana kalau kita percepat saja? Besok kita akan menikah" tambah Reno.


Ucapan Reno membuat Mia terkejut dan Mia langsung menolak hal itu.


"Aku pikir lebah cepat lebih baik dan juga itu akan mengurangi dosa yang mungkin akan kita perbuat" jelas Reno.


"Kalau begitu besok pagi kita akan menikah dan aku akan memberitahu orang tua mu" tambah Reno tanpa memberikan Mia kesempatan untuk berbicara.


Setelah selesai berbicara Reno meninggalkan Mia sendirian.


"Kalau dia sudah menentukan sendiri kenapa harus bertanya padaku. Dasar menyebalkan" ucap Mia sendirian sambil mengepalkan tangannya ingin memukul Reno.


Tiba-tiba saja Dino masuk ke dalam ruangan dan memergoki Mia ketika mengepalkan tanganya.

__ADS_1


"Apa yang kamu lakukan? Kamu ingin memukul kakak ku? tanya Dino.


Mia yang tertangkap basah langsung menurunkan tanganya dan membantah tuduhan Dino. Mia beralasan kalau dia sedang berolahraga dan bukannya ingin memukul Reno. Dino dengan mudahnya percaya kepada ucapan Mia.


"Aku pikir kita seumuran. Kalau begitu kamu adalah temanku" ucap Dino sambil merangkul Mia.


Mia berpikir kakak beradik ini memiliki sifat yang sama. Mereka sama-sama memutuskan segala sesuatu sendirian tanpa bertanya kepada orang lain.


Disebuah bar terlihat Mario sedang bekerja dan ketika istirahat dia pergi keluar untuk menelpon Mia. Tetapi Mia tidak mengangkat telepon nya dari kemarin. Hal itu membuat Mario khawatir kepada adiknya sehingga dia memutuskan untuk pergi menjenguk adiknya besok.


"Mario, apa yang kamu lakukan disitu? Banyak pelanggan yang datang" panggil salah seorang pelayan kepada Mario.


Mario pun bergegas untuk kembali kedalam bar dan bekerja.


Disisi lain Mia terlihat sedang belajar dengan sangat serius bahkan dia tidak mendengar Reno yang masuk kedalam kamar itu. Reno hanya duduk diatas kasur dan melihat Mia yang sedang belajar.


Reno terlihat menelan ludah ketika memperhatikan leher Mia yang terbuka karena rambutnya yang terikat. Ingin sekali Reno menggigit leher gadis SMA-nya itu. Reno perlahan mendekati Mia dan menciumi leher Mia. Mia tersentak kaget dengan apa yang dilakukan Reno. Mia mencoba untuk melepaskan diri dari ciuman Reno tetapi Reno menahan tubuh Mia sehingga dia tidak bisa bangun dari tempat duduknya.


"Tetaplah begini. Aku tidak akan melakukan lebih dari ini" bisikan Reno membuat Mia merinding dan memejamkan matanya


"Nikmati saja" tambah Reno lalu kembali menciumi leher Mia dari belakang.


Mia hanya bisa memejamkan matanya merasakan sensasi yang tidak pernah dia rasakan. Mia mengepalkan tangannya dan menggigit bibir bawahnya menunjukkan jika dia juga menikmati perlakuan Reno. Mia merasa tubuhnya semakin memanas dan dia menginginkan lebih dari hal itu. Reno kemudian menciumi telinganya Mia dan sesekali menggigit telinga Mia dengan lembut. Hal itu membuat tubuh Mia bergetar hebat seperti tersengat listrik. Ketika Mia sangat menikmati perlakuan Reno kepadanya tiba-tiba Reno menghentikan aktivitasnya. Hal itu membuat Mia merasa kecewa.


"Lanjutkan belajarmu. Aku akan mandi dulu" ucap Reno sambil mengusap rambut Mia dan pergi meninggalkan Mia.


Mia tampak sangat bingung dan kecewa dengan apa yang Reno lakukan terhadapnya.


"Apa yang dia lakukan?" ucap Mia dalam hati.


"Apa dia sudah gila?" ucap Mia lagi dengan marah.


Meskipun Mia masih virgin tetapi dia tidak se polos seperti yang orang-orang kira. Dia tau tentang hal-hal seksual pada umumnya.


Mia tidak bisa menahan amarahnya dan kemudian membuka pintu kamar mandi dimana Reno sedang mandi.


"Apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu berhenti ditengah jalan? Bukan kah itu tidak sopan?" ucap Mia yang kesal.


Mia berhenti merasa kesal setelah melihat pemandangan didepannya. Dia tidak menyangka jika Reno memiliki tubuh yang sangat sexy. Mia bisa melihat otot sixpack nya dan juga lengan berotot nya dengan jelas. Mia yang masih menikmati pemandangan itu tidak bisa berpaling.


"Apa yang kamu lakukan?" tanya Reno yang menatap Mia.

__ADS_1


"Apa kamu mau ikut mandi denganku?" tanya Reno.


Pertanyaan Reno membuat Mia tersadar dan dia buru-buru keluar dari kamar mandi.


__ADS_2