Akupun Mencintaimu

Akupun Mencintaimu
BAB 10


__ADS_3

Ditempat lain alfaro sedang uring uring membuat meting yang seharusnya berjalan lancar menjadi kacau karna alfaro marah marah dari pagi.


" saya ga mau tau , kalian harus mengulangnya kembali " alfaro dengan nada tinggi .


Setelah berbicara alfaro langsung keluar menuju ruangannya .


alfaro melihat hp nya memastikan apakah nisa mengirim pesan pada nya apa tidak . entah kenapa dia juga berharap nisa datang seperti yang sudah sudah membawakan makan siang untuk nya . tapi menjelang waktu makan siang nisa tidak menongolkan batang hidungnya membuat alfaro murka .


" hallo bim tolong belikan makan siang saya , saya tunggu ga pake lama" kata alfaro dengan tegas pada seketariasnya.


toktoktok


" masuk"


" maaf pak ini makan siang bapak"


" taruh saja dimeja , kamu boleh keluar"


" baik pak saya permisih"


setelah pintu tertutup alfaro langsung memakan makanannya .


Ditempat lain nisa pun bersiap siap karna sore nanti dia akan menuju bandara untuk perjalanannya menuju singapure . tapi sebelum dia berangkat nisa menyempatkan waktu untuk datang kerumah ajeng karna ajeng memintanya kerumahnya dan nisa pun mengiyakan.


" maaf ajengnya ada bi" kata nisa dengan sopan

__ADS_1


" ekh neng nisa , ada neng naik aja non ajeng dikamarnya" kata bibi . " ok makasi bi


nisa yang sudah terbiasa kerumah ajeng pun berjalan menuju tangga nisa berlari ditangga saat sampai dipintu kamar ajeng nisa pun menyiapkan mentalnya yang pasti nantinya membuat dia sakit hati .


" toktoktok"


" ajeng ini aku nisa"


" masuk aja nis ga dikunci"


" hay"


" sini nis aku mau cerita ama kamu"


" kamu sehat jeng"


" ekh sehat kok"


" syukurlah , katanya kamu mau cerita cerita apa . tapi maaf ya ku ga bisa lama lama" kata nisa merasa tak enak


" iya maaf ya ku malah ganggu waktu kamu buat packing" jawab ajeng


" gpp , kamu cerita apa" tanya nisa


" nis , gimana yah biar ka alfaro bisa cinta sama aku" dengan wajah murung

__ADS_1


" hah maksudnya gimana , bukannya kamu udah tunangan . oh iya maaf ya aku ga dateng pas acara kemari" kata nisa dengan bohong


" ekh iya gpp , yang penting doanya . aku memang sudah dijodohkan dari kecil sama ka al tapi ka al belum cinta sama aku . tapi akunya yang udah cinta banget sama dia" kata ajeng dengan sedih ". nisa pun yang mendengarnya pun tersenyum walaupun hatinya sakit mendengar itu semua


" gimana ya jeng aku kan belum pernah pacaran apa lagi dekat dengan laki laki , jadi ku juga bingung " kata nisa


" coba aja kamu kasih perhatian sama dia" kata nisa dengan nada pelan


" iya yah aku kan karang banget kekantor ka al , aduh nisa makasih ya kamu dah kasih aku solusi" kata ajeng dengan semangat


" iya sama sama" kata nisa dengan tersenyum getir


" oh iya aku ga bisa lama lama jeng, maaf ya " nisa melihat jam tangannya


" cepet banget sie nisa baru juga bentar , belum juga dibawain minumannya ama bibi" kata ajeng dengan kesel


" iya tapi ga bisa lama aku harus pulang maaf ya " kata nisa merasa tak enak


" baiklah tapi maaf ya ga bisa antrin kamu kebawah pala ku masi pusing banget " kata ajeng


" iya ggp cepet sehat yah" nisa dengan tersenyum


Setelah sampai dimobil nisa pun menangis karna dengan bodoh nya dia menyarankan ajeng memberi perhatian ka alfaro , dia tak bisa bayangkan bagaimana kalau alfaro bener mencintai ajeng juga .


" stop nis , lo ga boleh mikirin ka al lagi . lo hatus lupain dy , dimilil sahabat lo nis " kata nisa untuk dirinya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2