Akupun Mencintaimu

Akupun Mencintaimu
BAB 16


__ADS_3

"mamah tenang aja nanti al kenalin tapi ga sekarang yah , soalnya dia ga tau kalau al suka sama dia" jawab al sambil menunduk.


mamah yang mendengarnya pun bingung.


" lah kenapa bisa dia ga tau , emang kamu ga nyatain perasaan kamu kedia " tanya mamah


" kaga mah" jawab alfaro sambil cengengesan


" kamu ga jentelmen banget sih jadi cowok , malu mamah punya anak kaya kamu . masa nyatai perasaan aja belom nanti keburu diambil orang loh" kata mamah mencibir alfaro.


"mamah ko ngomongnya gitu sieh , doain ku dong mah . gian dia baru pulang dari luar negeri mah ketemu lagi aja belom" lirih alfaro .


"ooh gitu yaudah , kamu cepet ungkapin perasaan kamu kedia dan kamu harus pastiin dia belum ada yang punya . kan kalau jodoh ga kemana sayang " kata mamah sambil mengusap pundak sang anak


" yaudah mamah mau keluar dulu takut papah kamu nyariin mamah" kata mamah


alfaro pun mengiyakan . setelah mamah keluar dari kamarnya alfaro pun memikirkan perkataan mamah nya untuk cepat mengungkapkan perasaannya. tapi entah kenapa dia merasa minder dan takut karna bagaimana dia dulu saat nisa mendekatinya .


" huhhh semoga cara ini berhasil , akan ku pastikan kamu bakal menjadi milikku" kata alfaro dengan penuh ambisi.

__ADS_1


Pagi ini bunda memasak sarapan kesukaan nisa , karna pagi ini nisa akan memulai bekerja .


" ayo dimakan sayang " kata bunda pada nisa


" bun kok nisa sama ayah doang sie yang diambilin makan raka kaga" keluh raka sambil cemberut


ayah yang mendengar perkataan anak sulungnya pun menatap tajam sang anak.


" hei dia itu istri ayah , enak aja kamu mau diambil makan ama bunda" kata ayah . makalum ayah kan bucin banget sama bunda


" huh istri ayah itu bunda aku tau , nyebelin " jawab raka dengar sinis ke ayah . maklum ayah dan anak ini memang tak pernah aku kalau menyangkut bunda dan nisa .


" udah udah ayo kita makan , jangan ribut mulu ini masi pagi" bunda menengahi anak dan ayah.


"ya sudah ayo kita berangkat , raka kamu bareng nisa saja " perintah ayah


" baik yah " jawab raka


" ayo nisa kita berangkat jangan sampai kita telat dan dipotong gajih kita sama ayah bos" jawab raka sambil cekikikan. nisa dan bunda yang mendengarnya pun menggeleng kepala mereka merasa konyol dengan ucapan raka. dan ayah yang mendengar ucapan anak sulungnya pun melotot ke raka , raka yang melihat respon sang ayah pun langsung menarik tangan sang adik menuju mobil mereka.

__ADS_1


" pelan pelan ka " gerutu nisa


" hehehehe maaf abis kakak takut dijewer ayah" kata raka sambil menyengir.


selama perjalanan kekantor nisa menjadi degdegan makalum pertama kali .


" kamu kenapa diem aja" kata raka yang sedang menyetir.


" aku gpp ko" jawab singkat nisa.


" kakak tau kamu gugupkan " kata raka


" gimana aku ga gugup ka ini pertama kali nya aku kerja dan aku belum pernah ada pengalaman , aku takut mengecewakan ayah bunda dan kakak " jawab nisa sambil melihat jalan


" kakak percaya kamu bisa , kakak bakal mengajarimu selama seminggu ini " kata raka


" hmmm ya semoga saja" jawab nisa pelan


" semangat dong , dan tersenyumlah " kata raka agar adiknya semangat untuk bekerja

__ADS_1


nisa yang mendengar kata kakaknya pun tersenyum


" itu baru adik kakak yang manis hihihi" kata raka


__ADS_2