
Setelah semua berkumpul dimeja makan , ayah bunda raka dan nisa memulai makan malam yang disiapkan oleh bibi dan nisa , mereka makan dengan tenang dan hening . setelah semua selesai makan nisa membantu bibi merapikan meja makan .
" nisa setelah ini kamu keruangan keluarga ayah menunggumu nak" kata ayah dengan tegas
" iya yah" jawab nisa tanpa menoleh
selesai membantu bibi nisa pun berjalan menuju ruang keluarga dimana ayah bunda dan raka menunggu nisa .
" sayang duduklah" kata ayah
nisa pun duduk "ada apa yah" tanya nisa
" ayah dan bunda sudah bicara tentang keinginan kamu dan kita setuju" kata ayah dengan tegas dan sedih
" tapi bunda setuju bukan berarti kamu boleh kuliah amrik , bunda lebih setuju kamu kuliah disingapure karna disana ada nenek dan tante kamu " kata bunda tak kalah tegas dari ayah
" tapi bun kenapa harus disingapure" jawab nisa pelan
" karna kamu itu seorang gadis dan disana kita tidak punya kerabat , kalau kamu tidak setuju dengan ucapan bunda lebih baik tidak sekalian kamu kuliah " kata bunda tanpa ingin dibantah
raka yang berada disamping nisa pun hanya bisa memberi semangat dan mengelus punggung nisa .
" baik lah nisa setuju " lirih nisa
__ADS_1
" baik karna kamu sudah setuju ayah akan mempersiapkan semuanya dari sekarang "
" tapi nisa ga mau identitas nisa sampai ketauan publik yah , dan biarkan nisa seperti sekarang tanpa tai siapa nisa sebenarnya" kata nisa
" oke sayang ayah mengerti , sekarang kalian istirahatlah" kata ayah
nisa dan raka mengangguk mereka masuk kekamar mereka masing masing . nisa yang sedang rebehan pun terkaget saat pintu kamar dibuka dan ternyata itu adalah bunda
" boleh bunda masuk "
" yah bun masuklah"
" apa kamu kecewa dengan pilihan bunda"
" aku terima keputusan bunda karna ku percaya itu yang terbaik buat aku" kata nisa dengan senyum
" yah itu terbaik untuk kamu dan kita "
nisa yang mendengar jawab bunda pun menunduk entah kenapa dia merasa bunda sedih dan kecewa pada nya .
" bunda " nisa pelan
" yah katakanlah" bunda dengan ketus
__ADS_1
" apa bunda marah sama nisa" kata nisa dengan pelan
" menurutmu" bunda
" emmmm menurut ku iya " jawab nisa lirih
" baguslah kamu tau jawabannya" bunda dengan ketus
" maaf bun , maafin aku bun . bunda jangan marah sama nisa " kata nisa sambil menangis dan jongkok didepan bunda
bunda yang melihat pun berkaca kaca dalam hatinya dia tak tega pada sang anak tapi dia mau nisa berfikir keputusannya ini berlawanan dengan keinginannya ini.
" maafin aku bun , aku hanya ingin membuktikan kebunda kalau aku bisa membanggakan bunda dan ayah " nisa menangis
" sudah bangunlah , bunda maafin kamu . istirahatlah " bunda pun bangun dari duduknya dan berjalan keluar dari kamar sang anak bungsu .
tapi saat dipintu bunda berkata " bunda tidak tau apa maksud kamu tiba tiba ingin kuliah keluar negeri tapi kalau memang kamu mempunyai masalah ceritalah kebunda jangan lari dari kenyataan"
DEG.....
"bun....."
bunda pun langsung menutup pintu kamar sang anak.
__ADS_1
nisa yang mendengar perkataan sang bunda pun hanya bisa menangis. nisa mencintai alfaro sudah sangat lama dia menanamkan cinta dihatinya dan keyakinnan kalau suatu saat alfaro akan melihat nya , tapi dengan kejadian malam itu membuat dia sadar siapa dirinya dan kesia siaan semua perjuangannya untuk mendapatkan cinta dan hati alfaro. hingga akhirnya nisa bertekad akan melupakan cintanya dan melanjutkan studinya keluar negeri agar dia bisa melupakan alfaro .