
"Nisa ....." panggil ayah
" akh ya yah" jawab nisa dan menengok ke ayah
"bisa ikut ayah keruangan kerja ayah" dengan serius dan tegas
" akh ok " kata nisa dengan bingung
ayah berjalan medului nisa . setelah sampai diruang kerja ayah " tutup lah pintunya nak" kata ayah
nisa pu menutup pintu tersebut.
" duduklah sayang" kata ayah
" baiklah , ayah ada apa ?" tanya nisa
" nisa bisakah mulai besok kamu menggantikan kaka mu di kantor perusahaan " kata ayah tanpa basa basi
" maksud ayah gimana" nisa dengan bingung
" ayah ingin kamu menggantikan kaka mu diperusahaan cabang , karna ayah akan menarik kaka mu diperusahaan pusat kita " kata ayah dengan tegan
nisa yang mendengarnya pun bingung dan kesel baru juga nyampe malah disuruh bekerja .
" nisa kan baru nyampe yah" gerutu nisa
" ayah tau nak , tapi ini sangat penting karna setelah kaka mu menggantikan ayah , ayah dan bunda akan lebih sering disingapure untuk merawat omah mu nak " jawaban ayah agar anaknya mengerti
" kenapa tidak dibawa pulang aja omahnya yah" kata nisa bingung
__ADS_1
" kamu tau seperti apa omah kamu , sedangkan bunda kamu disini selalu kepikiran omah mu " kata ayah
nisa yang mendengar kata ayah pun hanya bisa menunduk
" kalau kamu belum mau besok gimana kalau hari senin kan kamu masi ada waktu istrahat dan santai 2 hari lagi " negosiasi ayah ke nisa
" emmmmm ok lah tapi senin ya jangan besok nisa nyiapin mental dulu" kata nisa sambil manyun
" kaya apaan tau siapin mental segala" kata ayah tersenyum
" hehehehe" ketawa nisa
" yaudah nanti kita bicara lagi kamu istrahatlah"
" siap bos " kata nisa
setelah nisa keluar kamu ayah menyuruh raka untuk keruangan kerjanya.
dan ternyata banyak panggilan takterjawab dan pesan dari ajeng .
" ngapain dia telepon segala" lirih nisa
"ya hallo" kata nisa dengan malas
" hallo nis apa kabar"
" baik jeng kamu sendiri apa kabar"
" baik ko, kamu udah balik ga kabarin aku sie aku kangen tau" ajeng
__ADS_1
" maaf , aku juga kangen sama kamu" nisa
" kita ketemuan yuk besok" ajak ajeng
" aduh , aku izin orang tuaku dulu yah" kata nisa sebenernya hanya alasan
" ohhh ok deh pokonya harus bisa ya nanti kabarin aku lagi yah , nanti ku telpon lagi yah mamah aku mau ajak aku pergi cari cincin pernikahan bayyyyyy" kata ajeng yang sebenrnya lagi manas manasin nisa.
Yah ajeng tau kalau nisa menyukai alfaro dulu walaupun sekarang dia belum tau apakah nisa masi menyukai alfaro iya atau tidak. tapi buat ajeng nisa adalah saingan terberatnya karna semenjak kuliah bareng nisa selalu menjadi pusat perhatian para laki laki dikampusnya dan itu membuat ajeng iri dengan nya .
" ya ampun males banget deh ketemu ajeng entah kenapa rasanya aku pengen jaga jarak darinya " gumam nisa
Pagi...
selesai sarapan pagi keluarga nisa pun bersantai diruangan keluarga.
walaupun weekend mereka tetap bangun pagi untuk melakukan sarapan bersama karna hanya dengan itu waktu yang bisa mereka gunakan karna kesibukan mereka masing masing.
" bun aku izin yah , ajeng ngajak ketemua" kata nisa yang sedang rebahan berbantal paha bundanya
" jam berapa ketemuannya"
" jam makan siang, aku ga lama ko"
" yaudah tapi biar ka raka yang menenin kamu" kata bunda
" ikh bunda aku bukan anak kecil lagi tau gian ku masi inget jalan jakarta" rengekan nisa kebunda
" setuju ga setuju harus setujuh" jawab bunda santai
__ADS_1
nisa yang mendengar jawaban bunda hanya bisa manyun yang membuat bunda gemes pada anak bungsunya itu