
" apa bener aku terlalu murahan , kalau dipikir pikir ka raka kaga salah sie bicara seperti itu tapi entahlah aku juga bingung . karna yang ku tau aku mencintainya"
karna terlalu serius memikirkan perkataan kakanya akhirnya membuat nisa tertidur.
pukul 7 malam nisa sudah rapih dengan long dress merah menyalanya. yah nisa memang menyukai warna merah karna buatnya warna merah itu membuatnya percaya diri.
toktoktok
"non ditunggu den raka dibawah" kata bibi
" iya bi nisa turun" jawab nisa
nisa turun dan melihat kakanya sedang berbicara dengan ayah.
" ka nisa dah rapih"
__ADS_1
mendengar suara nisa ayah dan raka pun melihat nisa.
" lama banget sie kamu yang ajak kaka tapi kamu yang lelet" gerutu raka
"heheheh maaf ka" jawab nisa sambil cengngesan
" udah udah sana kalian berangkat inget jangan pulang malam malam , dan kamu raka jaga adik kamu" kata ayah
" iya yah , pasti"
"aku berangkat yah " mencium pipi sang ayah
" hati hati " kata ayah
selama perjalanan nisa lebih banyak diem entah kenapa dia merasa hati nya tak enak . raka yang melihat pun menanyakannya
__ADS_1
" kamu kenapa dari tadi kaka liat kamu diem aja , kamu sakit . kita pulang aja yah"
" ekhh kaga ka , aku juga bingung aku kenapa aku merasakan ga enak aja sama perasaan ku seperti akan terjadi yang buruk " kata nisa dengan bingung.
" berdoa saja semoga itu ga terjadi de" kata raka
" yah semoga aja ka"
akhirnya mereka sampai ditempat acara ulang tahun ajeng dan sekaligus tempat pertunangannya ajeng.
saat masuk kedalam gedung ternyata acaranya sudah dimulai . nisa pun yang melihat ajeng tersenyum pun ikut tersenyum bahagia . setelah selesai acara ulang tahun ajeng MC memberi tahukan acara pertunangam ajeng dengan alfaro . nisa pun yang mendengarnya pun merasa lemas dan kaget . orang yang dicintai dan orang yang dianggap saudaranya sendiri ternyata bertunangan . alfaro yang melihat nisa sudah berkaca kaca ditengah tengah kerumunan para tamu pun merasakan sakit yang dia sendiri pun bingung . sampai akhirnya nisa yang sudah tak sanggup pun memilih meninggalkan acara tersebut , alfaro yang melihat nisa pergi pun tanpa sadar menjatuhkan cincin pertunangannya . sampai akhirnya alfaro sadar dan berkata " maaf saya tidak bisa meneruskan pertunangan ini , karna dari awal pun saya sudah menolak pertunangan ini" kata alfaro dengan tegas .
ajeng yang mendengar perkataan alfaro pun merasa kesal kecewa sampai akhirnya membuat ajeng pingsan . dan papa nya alfaro yang mendengar perkataan alfaro menjadi murka dengan tindakan sang anak dan sang mama yang disamping sang suami pun bersyukur dalam hatinya karna sang anak tak jadi bertunangan dengan ajeng karna entah kenapa dia pun menyukai ajeng apalagi merestui alfaro bertunangan dengan ajeng. alfaro dengan santai meninggalkan kekacauan yang dia buat .
sesampai didalam mobil alfaro memikirkan kejadian dimana saat dia melihat nisa hampir menangis dan terus melihatnya tapi dia selalu menepisnya karna itu bukan urusannya .
__ADS_1
setelah kejadian pertunangan ajeng dan alfaro nisa masi menangis meratapi kebodohannya selama ini raka sang kaka pun hanya bisa menenangkan sang adik walaupun dia sendiri tidak tau kenapa sang adik menangis . saat nisa sudah mulai tenang raka pun menanyakan kenapa nisa meninggalkan acara tersebut dan menangis melihat acara sahabatnya . nisa yang awalnya tak ingin menceritakan nya akhirnya menceritakannya semuanya karna desakan dari raka. raka yang mendengar cerita adiknya pun dibikin kesal geram kecewa dengan adiknya yang terlalu bodoh mencintai laki laki yang tidak pernah menganggap adiknya sama sekali.