
nisa yang mendengar perkataan ayahnya langsung melirik raka dengan tatapan tajam . raka yang tau dilirik nisa pun acuh .
" ayah ngomong apa sie , jangan ngasal yah" kata nisa dengan gugup
ayah yang mendengar jawaban anak bungsunya pun melengos.
" sudah sudah kamu sarapan dulu sayang " kata bunda
" selesai makan kamu nisa keruangan kerja ayah" kata ayah dengan tegas
nisa yang mendengar kata ayahnya pun mengiyakan.
" kaka cerita ya ke ayah" dengan nada kesal
" kaga buat apa kaka cerita . lagian tanpa kaka cerita juga pasuka ayah pasti ngasi tau ayah kejadian semalam " yah semalam nisa yang keluar dari gedung acara ajeng sambil menangis tidak memperhatikan sekitarnya kalau dia sedang diawasi pasukan (mata mata) ayahnya.
" nyebelin banget sie pasti nih ayah mau nanya nanya ayah kan kepo" gerutu nisa sambil makan
" bukan kepo tapi ayah sayang sama kamu " kata raka dengan lembut
"huwwww nyebelin ga nafsu makan dah aku" jawab nisa sambil gerutu
" ga nafsu sie abis makanannya gimana sie " kata raka
" hehehehehe" cengar cengir nisa sambil berjalan menuju ruang kerja ayah .
__ADS_1
toktok "ayah nisa masuk ya"
"hmm" deheman ayah
" duduk kamu" ayah
" kenapa yah kayanya penting banget" kata nisa dia sebenernya gugup takut tapi dia mencoba untuk tenang.
" kamu semalam kenapa" kata ayah tanpa basa basi
" maksud ayah" pura pura bodoh nisa
" jangan pura pura bodoh yah kamu , cerita atau ayah cari tau sendiri" kata ayah dengan tegas
" emmmm ak...u , tapi ayah jangan marah yah" kata nisa bernegosiasi dengan ayah
" aku semalam kesel yah kecewa tapi sekarang udah kaga ko" kata nisa
" maksudnya" kata ayah dengan jidat mengkerut
" emmmmmm gimnana ya ngomongnya" kata nisa dengan gugup
" kamu mau cerita ga sie nis ayah gemes jadinya ama kamu" kata ayah dengan kesal dan gemes sama anak bungsunya.
"aku kesel yah ama ajeng dia ternyata mau tunangan aja nanti kalau dia tunangan terus nikah yang main sama aku siapa kan ku sedih yah berasa ga punya temen gitu" kata nisa berbohong
__ADS_1
ayah yang mendengar jawaban sang anak pun ragu
" bener karna itu " kata ayah dengan lirikkan yang tajam pada anak bungsungnya
" bener ya masa ayah ga paham isi hati perempuan kalau bersahabat sieh..." kata nisa sambil cemberut
" iya juga sie dulu juga bunda gitu pas tante laras ikut suaminya tinggal di jepang bunda sampe nangis semalaman karna tante laras itu sahabat bunda dari SD." kata ayah
" nah bunda aja gitu apalagi aku yah , ayah kan tau aku itu sensitif kalau masalah kaya gitu" kata nisa agar meyakinkan ayah.
"iya juga sih yaudah sana kamu keluar" kata ayah mengusir nisa dari ruangan kerjanya
" ikh ayah ko nisa diusir sih" kata nisa dengan cemberut
" terus kamu mau ngapain lagi , oh iya bilang bunda bikinin ayah kopi ya sayang" kata ayah
" huwwww yaudah aku keluar awas kangen ama anakmu yang cantik ini" kata nisa sambil cengengesan
setelah keluar dan memberi tau bundanya nisa pun balik kekamar .
ceklek
dia mengambil hp nya dimeja rias dan liat foto alfaro . kelamaan melihat foto alfaro membuat dia sakit mengingat kejadian semalam . akhirnya dia menyimpan kembali hp nya dimeja rias .
lama memikirkan perasaannya yang bertepuk sebelah tangan akhirnya nisa memutuskan melanjutkan S2 nya di tempat raka kuliah diamerika . dengan tekad bulat dia akan bicara pada keluarganya keinginannya ini .
__ADS_1
karna kepalanya merasakan pusing kurang tidur akhirnya nisa tertidur .