
Setelah Alfia pulang dari kampus dia bergegas pulang ke rumah untuk mempersiapkan diri, karna besok dia harus pergi interview di perusahaan JK Group(Javis Kyler). Dia tidak boleh terlambat besok pagi karna setaunya bahwa CEO sekaligus pemilik perusahaan tersebut sangat disiplin.
"Hm besok aku tidak boleh terlambat, jadi aku akan cepat-cepat istirahat saja. Tapi aku harus memberi tahu mommy dulu kalo besok aku akan ada interview, jadi aku gak kesiangan" ucap Alfia dalam batinnya.
Setelah dia menyiapkan semua keperluan yang dia butuhkan besok, Alfia pergi turun ke ruang makan. Disana sudah ada ibu nya yang sedang menyiapkan makanannya.
"Mommy ada yang bisa di bantu? dari tadi mommy selalu bekerja pasti cape. Sini mommy duduk biar aku yang lanjutkan"Ucap Alfia sambil membawa ibunya ke kursi meja makan. Lalu dia langsung membawa semua masakan yang tadi di buat oleh mommy nya ke meja. Melihat itu bibinya Alfia tersenyum dan bersyukur karna dia mempunyai seorang anak seperti Alfia, walaupun dia bukan darah dagingnya.
Setelah semua makanan tersaji di meja makan mereka pun makan dengan keheningan, hanya terdengar suara dentingan sendok dan piring. Beberapa saat kemudian mereka selesai makan, Alfia memecahkan keheningan tersebut. Alfia pun mulai berbicara ke ibunya bahwa ia melamar kerja dan besok dia harus interview "Oh ya mommy besok aku ada interview aku minta izin untuk kerja ya mom,aku pengen mandiri dan membuat mommy bahagia." mendengar itu tentu saja membuat ibu Hanna menjadi sangat terharu, bagaimana tidak putri kecilnya sudah beranjak dewasa. Sebenarnya dia masih mampu untuk mengkuliahkan fia tapi ia tidak bisa melarang fia untuk melakukan keinginannya itu.
"Yaudah mommy izinin tapi kamu juga gak boleh lupain sama kuliah kamu. Apalagi kamu sudah semester 4 akan lebih banyak tugas yang kamu dapat" ucap Ibu Hanna kepada keponakannya tersebut yang sudah di anggap sebagai anaknya. "Siap mom, lagi juga aku kerja hanya untuk sementara dan cuma ingin mencari pengalaman doang ko mom" ucap Alfia kepada mommy nya.
...****************...
Kemudian setelah berbincang-bincang kepada mommy tentang apa saja aktivitas yang tadi dia lakukan di kampus, Alfia pamit kepada mommy nya. Ia pun beranjak ke kamar nya.
Setelah sampai di kamar, dia langsung menuju ke kasur tak butuh waktu lama dia pun tertidur. Beberapa saat kemudian keringat bercucuran di wajahnya, rasa gelisah, sedih, takut bercampur menjadi satu. Alfia bermimpi dia bertemu dengan kedua orang tuannya. Mungkin karna rasa rindu yang dia pendam membuatnya memimpikan orang tuanya. Di dalam mimpi tersebut, orang tua alfia berkata.
"Nak kamu sekarang sudah besar , cantik, dan pintar. Buat banggalah bibimu yang sudah merawatmu. Dan jangan lupa kirimkan kami hadiah-hadiah do'a darimu ya sayang." ucap orang tua alfia dalam mimpinya.
__ADS_1
Alfia yang mendengar itu pun mengangguk dan tersenyum sambil berkata " Tentu bu aku pasti akan buat bangga mommy. dan aku tidak akan pernah lupa untuk memberi kalian do'a."
Setelah itu orang tua alfia pun pamit"nak waktu kami tidak banyak jaga dirimu baik-baik ya sayang, kami menyayangimu "ucap kedua orang tuanya. Mendengar itupun alfia menangis dan bercucuran air keringat. " Ayah ibu tunggu kalian mau kemana hiks hiks, aku mau ikut kalian"ucap Alfia.Melihat kedua orang tuanya mulai menjauh dia pun berlari mengejar mereka di dalam mimpinya sambil berteriak"AYAHHHH IBUUUUU JANGAN PERGI "setelah itu Alfia pun terbangun dari mimpinya. mendengar suara teriakan itu mommy Alfia pun menghampiri nya, ia khawatir terjadi apa-apa dengan Alfia.
'Gubrak' suara pintu terbuka dengan keras itu pun terdengar{anggap ajalah kaya gitu suaranya} ck.
" Ada apa nak"ucap Ibu Hanna sambil menghampiri Alfia. "Mom aku tadi bermimpi sedang bertemu orang tua ku tapi mereka hanya sebentar dan langsung menghilang hikss, hikss. Apa mereka tidak sayang denganku, kenapa mereka meninggalkan ku." ucap Alfia sambil menangis sesegukan.
"Nak mereka sudah tenang disana, mereka sayang pada kamu. Sebaiknya kita berdoa saja agar mereka selalu tenang di sisi Allah" ucap Ibu Hanna sambil mengelus kepala Alfia dan.
Setelah tenang Alfia pun kembali tertidur dan ibu Hanna ikut menemani Alfia agar dia tidak merasa sedih lagi.
...****************...
Kedua mata yang indah itupun perlahan terbuka dan mengerjapkan matanya. Dia lihat di samping nya sudah tidak ada orang lagi, Ia pun bergegas untuk mandi dan siap-siap untuk interview. Karna kuliahnya sedang masa liburan jadi dia memilih untuk bekerja dan menabung kan uangnya.
"huh untung saja aku bangun tepat waktu jadi tidak terlambat" ucap Alfia sambil menyiapkan tasnya.
tap tap tap terdengar suara langkah kaki menuruni anak tangga. Ya dia adalah Alfia, ia sedang menuju ke mommy nya yang sedang menyiapkan kue-kue yang akan di taruh ke toko rotinya. Alfia langsung mencium pipi ibu Hanna, karena tidak sadar ada Alfia di sana ibu Hanna sedikit terkejut.
__ADS_1
" Huh kau membuat ku terkejut saja" ucap bu Hanna sembari memegang pinggang dengan kedua tangannya itu.
"Hahaha maaf mom aku cuma sedikit jail kok, oh ya mom aku udah cantik belum? "Tanya alfia. " kamu tuh selalu cantik ko, buktinya banyak banget yang ngantri buat jadi calon imammu" Ledek bu Hanna đ
"Ih mana mau aku sama mereka, yang satu gendut yang satu cungkring, terus juga giginya ada yang maju banget" ucap Alfia dan mereka pun tertawa.
"Yaudah aku pamit ya mom, nanti kalo ngomong mulu yang ada telat lagi" setelah itu Alfia berpamitan.
...****************...
Kebetulan mommy nya sedang tidak memakai mobil jadi Alfia yang menggunakan mobil itu. Tapi tiba-tiba saat di jalan ada sebuah mobil yang membuat kaca spion sebelah kanannya patah. Tentu itu membuat dirinya kesal, lalu Alfia mengejar mobil yang tadi menyenggol kaca spionnya sampai patah. Ia menggedor kaca mobil itu.
"Hei keluar kamu, mentang-mentang orang kaya mobil bagus aja asal nabrak mobil orang lain" Ucap Alfia. Lalu turunlah supir yang mengendarai mobil tersebut. Melihat itu Alfia langsung menyuruhnya untuk memanggil majikannya itu.
"Maaf nona tadi saya tidak sengaja, karna bos saya sedang buru-buru. Soal masalah ganti rugi nanti bisa kita selesaikan" Ucap supir tersebut.
Sebenernya Alfia mampu untuk mengganti kaca spionnya yang rusak itu. Tapi yang dia tidak terima bukannya minta maaf malah asal pergi aja, dan sekarang bukannya minta maaf malah nyuruh supir nya tersebut.
Setelah beberapa saat keluarlah seseorang dari mobil itu. Lalu mulai terlihat lah siapa yang menabraknya yaitu.....
__ADS_1
Hai semua jangan lupa like dan komen ya jika suka dengan cerita ini. Dan trimakasih buat yang sudah vote author sangat senang sekali đđ