
Lalu mulai terlihatlah orang yang didalam tersebut. Melihat itu Alfia langsung menghampiri orang tersebut. " Oh ternyata kamu yang udah nabrak mobilku"ucap Alfia.
Javis langsung menoleh dan bertanya dengan nada datar "Stop dramanya bilang aja kamu butuh uangkan, ayo sebutin kamu butuh berapa 1 juta? 2juta? atau 10 juta? "
tanpa bertanya javis langsung mengeluarkan cek lalu dia menulis nominal angka "Nih 10 juta udah cukupkan" Ucap javis lalu melempar cek tersebut ke tanah.
Melihat itu membuat alfia merasa kesal. Ia mengambil cek tersebut lalu dia mengambil tangan Javis dan berkata"Aku tidak butuh uangmu"alfia mengucap itu dengan nada penekanan.
Setelah itu alfia langsung pergi, Javis yang melihat itu mulai tertarik untuk menaklukkan alfia."Heh akan ku buat kau bertekuk lutut di hadapanku" Ucap javis sambil senyum yang tidak dapat di artikan.
...****************...
Beberapa saat kemudian sampailah alfia di Perusahaan JK GRUP. saat dia berjalan ke arah pintu masuk banyak yang memperhatikannya. Sebenarnya itu cukup membuat risih alfia tapi dia tidak peduli akan hal itu. Ia berjalan menuju ke arah staff HRD. " Permisi mba saya ingin interview kira-kira saya harus menunggu dimana ya mba"ucap alfia ke staf tersebut.
" Oh kamu tunggu di loby sana nanti jika giliranmu pasti akan di panggil oleh sekretaris CEO "ucap staff HRD tersebut.
Ia berjalan ke arah tempat yang di tunjukan oleh staff itu. Dia duduk sambil menunggu giliran interview nya. Tiba-tiba datanglah CEO yang terkenal dingin dan sadis. Semua memberikan hormat kepadanya. Banyak para wanita yang sudah mendekati CEO itu tapi bukannya berhasil malah bernasib malang. Ya dia di keluarkan dari perusahaan itu dan sampai sekarang tidak ada perusahaan yang menerima mereka. Karna javis sudah melarang mereka semua untuk menerimanya.
Saat sampai di ruangan javis menyuruh sekretarisnya itu untuk memanggil peserta yang akan di interview. Dan kini giliran alfia yang di panggil. Saat memasuki ruangan tersebut diapun kaget ternyata CEO tersebut adalah orang yang paling dia benci. Tapi mau gimana lagi dia sudah terlanjur dipanggil gilirannya jadi dia tidak bisa lari.
Detik demi detik berlalu sudah interview yang di jalankan oleh alfia. Dan dia dipilih menjadi asisten pribadi javis. Javis adalah orang yang profesional dia tidak akan mencampuri urusan pribadinya dengan urusan kantor, dan juga memang alfia memiliki semua kriteria yang dia cari. Oleh karna itu ia dipilih, dan mulai hari ini dia sudah harus bekerja.
"Ok mulai sekarang kamu sudah bisa bekerja" ucap javis dengan muka datar. "Ta... " ketika alfia ingin menjawab javis memotong ucapannya.
__ADS_1
"cepat semua sudah di siapkan di meja kerjamu jadi jangan buat alasan"ucap javis.
" baik Pak kalo begitu saya pamit ke meja kerja saya"ucap alfia sambil membungkuk. Saat hendak pergi ada niat jail di otak javis, lalu dia menghentikan alfia "Tunggu dulu, karna kamu asisten pribadi saya jadi kamu harus menyiapkan semua keperluan saya. Dan sekarang saya haus sekarang cepat kamu buatkan teh untuk saya, oh ya satu lagi gulanya jangan kebanyakan.Kalo sampe salah kamu saya hukum " ucap javis .
Setelah itu alfia pergi ke dapur untuk membuatkan teh, ia sangat berhati-hati agar tidak membuat kesalahan. Karna dia tau jika ia buat kesalahan pasti javis akan membuatnya kesulitan.
"Huh awas aja kalo sampe dia bilang ini gak enak, padahal aku sudah cicipi rasanya pas" gerutunya.
Ia berjalan ke arah meja javis dan memberikannya. Javis meminumnya dan rasanya pas, tapi dia sengaja ingin membuat alfia jengkel jadi dia langsung melepehkan minuman itu ke lantai.
"Cih teh apa ini rasanya hambar, apa kamu tidak bisa bikin teh ya? rasanya kek minum jamu asal kamu tau. Sekarang cepat kamu bersihkan lantai ini. Lalu kamu pijitin pundak saya. Saya merasa lelah" ucap javis.
Benar seperti dugaannya pasti javis akan membuatnya kesulitan, dan dari pada membantah ia langsung menuruti perintahnya "Baik Pak saya akan bersihkan sekarang juga" ucap alfia, lalu ia segera membersihkannya.
Tapi tiba-tiba pintu terbuka mereka langsung salting. Davin yang melihat itu berkata"Ehem sepertinya aku datang di waktu yang tidak tepat, silahkan kalian lanjutkan"ucap javis sambil menahan tawa. Saat ia hendak pergi javis langsung menyuruhnya masuk dan membiarkan alfia pergi ke mejanya. Lalu dia bertanya kepada Davin "ada apa kau kemari? " tanya javis. "Aku ingin memberi tau tentang proyek kita yang berada di Jerman ,perkembangan pembangunan gedung di sana akan segera selesai.Dan kita bisa melihatnya 3 hari lagi. Apa kau ingin pergi kesana?" ucap Davin.
"Baiklah kita akan kesana 3 hari lagi, aku akan siap-siap,oh ya bagaimana dengan pembangunan mall terbaru kita. Sudah sejauh mana pembangunannya? tanya javis.
" Setelah aku cek ada bagian keuangan yang melakukan korupsi selama 1 bulan belakangan ini. Menurutku yang melakukan ini adalah orang yang baru menggantikan pak Hamid kemarin "ucap davin. " Dan sebelumnya tidak pernah ada yang berani melakukan kecurangan. Tapi semenjak orang itu masuk dan memegang kendali atas Keuangan ada yang aneh"sambung Davin.
Mendengar itu javis tersenyum menyeringai dan berkata "Heh mau main-main dia sama kita. Baiklah jika dia melakukan itu maka javis kyler tidak akan segan-segan membuatnya menderita" .
...****************...
__ADS_1
Sore haripun tiba, sudah waktunya alfia pulang. Tapi sebelum pulang dia pamitan pada javis.
" Misi pak sekarang sudah waktunya jam pulang, jadi saya pamit terlebih dulu"dan javis hanya mengangguk.
"Akhirnya aku pulang juga"batin alfia. Dia segera pulang dan ingin istirahat karna dia merasa lelah dan besok dia harus berangkat lagi.
Didalam mobil ia menyalakan musik favoritnya yaitu Love yourself. Hingga tidak terasa dia sudah sampai di rumah. Lalu dia memarkirkan mobilnya itu di garasi, dan dia masuk kedalam rumah.
"Assalamu'alaikum mom" ucap alfia memberikan salam ke mommynya.
"Wa'alaikumsalam sayang, cepat sana kamu cuci tangan dulu mommy udah siapin makanan buat kamu" mendengar itupun ia langsung mencuci tangannya, dia sudah tidak sabar karna memang sedari tadi ia merasa lapar.
"emmm sama seperti biasanya masakan mommy paling enak" puji alfia sambil makan.
"syukurlah kalo kamu suka, kalo gitu makan yang banyak ya"
Seperti biasa di sela-sela makan alfia pasti bercerita tentang kesehariannya. Dan terdengar canda tawa seperti halnya ibu dan anak.
Style alfia tadi saat bekerja di kantor javis
HAI SEMUA READERS ALFIA SANGAT PENAKLUK CEO TAMPAN SEMOGA KALIAN SUKA DENGAN VISUAL DARI AUTHOR, MAAF KALO VISUALNYA TIDAK SESUAI DENGAN KALIAN YANG INGINKAN. MAKASIH SEBELUMNYA 😊
__ADS_1