ALFIA SANG PENAKLUK CEO TAMPAN

ALFIA SANG PENAKLUK CEO TAMPAN
bab 5


__ADS_3

Javis yang melihat gerak gerik kliennya itu langsung menyindirnya."ekhemm.Maaf sebelumnya kota disini ingin melakukan kontrak pekerjaan, bukan untuk memandangi asisten saya. "


" emh, maaf Pak javis saya hanya ingin kenalan dengan asisten anda yang cantik ini" mendengar itu alfia bukannya senang yang ada dia malah ingin muntah.


" Saya tidak ingin bertele-tele, waktu saya berharga. Walaupun kita membatalkan kontrak ini saya juga tidak akan merasa rugi"


" ma..maaf Pak javis saya sudah membuang-buang waktu anda mari kita lanjutkan meeting ini" ucap klien itu sambil gugup.


" Cukup saya sudah tidak mau membahas kontrak ini, sekarang juga kita batalkan kerja sama kita"


Javis langsung menarik tangan alfia dan menuju ke mobilnya.Kliennya itu langsung lari mengejar javis karna jika dia kehilangan kontrak dengan JK GROUP, perusahaannya akan mengalami kerugian.


" Tunggu pak mari kita bahas kerjasama kita sekali lagi" teriak kliennya itu sambil berlari


" Pak jalankan mobilnya kita balik ke kantor lagi"


Mobil yang di naiki javispun mulai jalan dan menghilang dari restoran tersebut.


...****************...


Saat sampai di kantor javis menyuruh alfia untuk melanjutkan pekerjaannya. Alfia yang mendengar itu langsung melaksanakannya.


" baik Pak " alfia langsung lari ke ruangannya.


" hm si kutub ternyata baik juga" batin alfia sambil tersenyum tipis.


" eh ko aku malah mikirin tu cowok, ayo dong fi fokus sama kerjaan lo " alfia langsung buru-buru mengerjakan semua tugasnya.


Tidak terasa sudah sore waktunya alfia untuk pulang. Dia menghampiri javis untuk pamit dan menyerahkan semua tugasnya.


*Tok.. Tok... Tok...


" ya masuk "


" permisi pak saya ingin menyerahkan file-file dan pamit untuk pulang "


"Oke taruh aja disana, dan besok kau bersiaplah karna kita akan ke Jerman untuk melihat hasil pembangunan gedung hotel bintang 5"


"Tapi pak saya belum menyiapkan apapun untuk besok" protes alfia.


" Ya karna itu saya menyuruh kamu untuk bersiap dari sekarang " jelas Javis.


" Baik Pak kalau begitu" alfia pun keluar dengan kesal.


" huh seenaknya aja memerintah orang, udah mana gk tau sampe kapan disana" gerutunya sambil jalan.


Ketika ia menyusuri jalan menuju ke halte tiba-tiba ada yang memanggilnya.

__ADS_1


" Hei Fia dari mana kamu sini pulang bareng sama aku " mendengar suaranya di panggil alfia pun melihat ke sampingnya dan ternyata itu alenard.


" eh Hai le, aku baru saja pulang dari kantor ni "


"Oh yaudah sini masuk ke mobil aku, aku anterin kamu pulang" ucap ale sambil membukakan mobilnya agar alfia masuk kedalam mobilnya tersebut.


Alfia pun masuk ke dalam mobil ale." Emh maaf ya jadi ngerepotin kamu "


" gpp, gak ngerepotin sama sekali ko" ale pun senyum sambil melajukan mobilnya.


Di dalam mobil hanya ada keheningan, alfia hanya mentap ke luar jendela. Sedangkan ale mengendarai mobilnya sambil melihat wajah cantik alfia. Tidak lama sampailah mereka di rumah alfia.


" Al sini mampir dulu yu" ajak fia


" Oh iya, udah lama juga aku gak ketemu tante Hanna"


"Yaudah masuk yu, kayaknya mommy ada dirumah"


Ale dan fia memasuki rumah. "Assalamu'alaikum mom "


salam alfia.


" wa'alaikumsalam eh ada nak ale, sini duduk dulu. Fi cepet kamu buatin minum buat ale abis itu kamu ganti baju "


"Ok mom"


" Nih minum dulu al teh nya, aku pamit sebentar buat ganti baju ya"


"emh iya makasih ya fi" ale meminum teh yang di buatkan alfia.


" Gimana kabar kamu le? tanya bu Hanna


" Alhamdulillah baik ko tan, tante sendiri gimana? " Senyum ale sambil bertanya ke bu Hanna


"alhamdulillah seperti yang kamu lihat, tante sehat "


Bu Hanna dan ale berbincang-bincang biasa sampai akhirnya alfia turun ke bawah dan menghampiri mereka.


" Wah kalian lagi ngapain " tanya fia sambil duduk di samping mommy nya.


" Kita hanya berbincang-bincang hal biasa doang ko sayang, eh kalian sudah makan belum ? tante tadi masak banyak ayo makan dulu" ajak bu Hanna.


"eh makasih tan, tadi aku udah makan ko pas di jalan"


"Kalo fia nanti aja mom, masih belum laper"


"Yah sayang banget, yaudah deh kalo gitu" ucap bu Hanna .

__ADS_1


...****************...


POV Javis...


Di kantornya Javis masih setia dengan laptopnya itu, ya dia masih mengerjakan perkerjaannya. Padahal ibunya selalu jengkel saat melihat anaknya itu tidak pernah punya waktu untuk mempunyai seorang wanita. Padahal ibunya ingin sekali agar anaknya itu segera menikah, tapi javis selalu menghindar saat ibunya membicarakan pernikahan. Bahkan ayahnya javis menyerah dengan sifat anaknya itu.


drt.. drt... drt.. panggilan telfon dari mamahnya javis. Melihat itu javis sudah bisa menebak bahwa ibunya akan menceramahi dirinya. Ia pun mengangkat telfon itu.


" Hallo mah ada apa "


" Heh kamu sudah lupa jalan rumah atau apa cepat pulang sekarang juga ke sini.Mamah tunggu kamu 30 menit harus sudah sampai " Ucap Bu Lika.


"Tapi mah.. " sebelum javis menjawab mamahnya langsung mematikan telfon itu. " huh aku harus cepet pulang sebelum mamah ceramah lagi" javis langsung merapikan mejanya dan menuju ke mobilnya. Ia harus menyetir sendiri karna pak ahmad di tugaskan untuk mengantarkan mamahnya itu untuk pergi-pergian.


...****************...


20 menit kemudian javis sampai di rumah utama yaitu kediaman orang tuannya. Javis memilih untuk tidak tinggal dirumah utama dan memilih untuk tinggal di vila mereka masing-masing. Tentunya bu lika tidak setuju tapi karna javis memaksa untuk tinggal sendiri. Sedangkan davin sebelumnya ingin ikut bersama javis tapi karna bu lika melarangnya ia tidak tinggal di villa bersama javis. Davin selalu menuruti bu lika karna bagaimanapun bu lika telah berjasa di kehidupannya.


Javis langsung memarkirkan mobilnya itu dan masuk kedalam rumah.


" Assalamu'alaikum " salam javis


" wa'alaikumsalam eh udah sampai, selama ini kamu lupa ingatan ya nak, sampai-sampai tidak pulang" Bu lika memarahi anaknya itu sambil menjewer telinga javis.


" Awww. Mah aku banyak kerjaan jadi gak sempet untuk ke rumah ini. Aku hanya tidak kesini 1 minggu juga kan "jawab javis


" Kalo kerja mulu kapan kamu kasih mama menantu dan cucu. Umur kamu sebentar lagi 30 tahun tapi pacar aja belum punya sama sekali .Pokoknya cepet kamu cari calon istri kalo gak mama yang akan carikan " ancam bu lika sambil melepaskan jewerannya itu


" Ma nyari calon istri gak segampang itu kali, itu butuh waktu" protes javis sambil mengusap telinganya.


" Pokoknya dalam waktu dekat mama ingin kamu sudah punya pasangan. Tidak ada protes lagi "


mendengar itu javis hanya bisa pasrah karna percuma jika berdebat dengan mama nya pasti dia yang akan kalah. ck


" Sekarang cepet kamu ke meja makan sana, papah sama davin sudah menunggu kamu untuk makan"


" Okay ma " javis langsung menuju meja makan. Ia melihat papahnya dan davin sedang menahan tawa. Javis langsung berkata " sudahlah kalian jika ingin tertawa, tertawa aja. Mereka pun langsung tertawa.


" Hahaha yang sabar nak mamah mu itu memang ganas apalagi saat di ranjang " ucap blak-blakan pak Jack.


mereka yang mendengar itu langsung tersedak saat makan makanan yang ada di mulutnya. Bu lika yang mendengar itu juga langsung memarahi pak Jack.


"Pah inget 1 bulan tidak ada jatah " ucap bu lika sambil memberi tatapan tajam.Mendengar itu pak Jack hanya bisa diam karna jika dia protes hanya akan menambah hukuman yang dia dapat .


javis dan davin hanya bisa menahan tawa mereka.Mereka tidak ikut campur,karna jika mereka ikutan yang ada hanya akan di cincang-cincang oleh ibunya.


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, DAN VOTE😊

__ADS_1


__ADS_2