
Javis sekarang sudah berada di hotel miliknya. Karna besok dia harus pulang kembali ke negara Z jadi dia ingin menemui alfia. Dia khawatir jika alfia kerepotan untuk mengemas barang barangnya itu.
Tapi saat di jalan menuju kamar alfia ia melihat kepala staf disana, kepala staf tersebut langsung membukuk di depan javis.
" pak apa semua barang barangku sudah di kemas lagi? " tanyanya.
" Sudah tuan, kami sudah merapikan semua koper tian dan menyiapkan keperluan tuan untuk malam ini " jelas kepala staff itu.
" ok.., oh ya apa kau tau nona alfia sedang apa? "
" Tadi saya sempat lihat nona sedang mengemas kopernya " Jawab kepala staf
" Kalau begitu kau bawa 2 orang staf lainnya untuk membantu nona alfia mengemas kopernya dan suruh dia untuk segera beristirahat " setelah memberi perintah kepada kepala staf javis langsung pergi ke kamarnya.
...****************...
Sekarang alfia terlihat sedang sibuk dengan barang barangnya itu, tapi saat dia ingin mengambil bajunya yang di lemari terdengar suara ketukan pintu.
tok.. tok... tok...
Mendengar itu alfia bertanya "Ya... siapa di luar "
" Saya kepala staff nona " jawab kepala staf tersebut.
Alfia sedikit bingung untuk apa kepala staf datang di malam hari begini "Tunggu sebentar akan ku bukakan pintunya " Alfia langsung membukakan pintu kamarnya.
" Ada apa kalian kesini, saya tidak memanggil kalian " tanya'nya.
" Saya dan staf yang lain disini di perintahkan oleh tuan javis untuk membantu nona mengemas semua koper yang akan di bawa besok " tutur dengan jelas kepala staf.
Sebenarnya alfia sedikit bingung kenapa javis peduli dengannya tapi ada rasa syukur juga karna memang doa sudah lelah untuk mengemas kopernya, dan alfia memilih untuk segera beristirahat di kasurnya itu.
Karna ruang baju dan kamar tidurnya terpisah membuat alfia bisa tertidur, karna jika menyatu dengan kamar tidurnya ia tak enak hati meninggalkan para staf hotel itu yang sedang mengemas kopernya.
Tidak lama setelah memejamkan matanya alfia mengeluarkan dengkuran halus.
*POV javis
" Halo ada apa tuan " terdengar suara pria di telfon javis*.
__ADS_1
" Besok aku akan kembali ke negara Z aku akan menugaskan mu untuk menjaga semua perusahaan disini, dan untuk urusan keluarga Xendrick kau beritahu semua investor bukti bukti kejahatan dan korupsi yang di lakukan keluarga Xendrick " ucap javis
" Baik tuan saya akan melakukan semua yang tuan perintahkan tadi " jawab Austin. Ya orang yang di telfon tersebut adalah Austin orang kepercayaan javis yang berada di Jerman.
" Oke kalo begitu saya tutup telfonnya " ucap javis, ia langsung mematikan telfon tersebut.
Sedangkan Austin sedang menyuruh semua bawahannya untuk memberikan bukti kepada semua investor di perusahaan Xendrick dan media.
...****************...
Pagi harinya....
Sekarang adalah hari dimana javis dan alfia pulang ke negara Z sekaligus hari terakhir alfia memberikan jawabannya ke javis.
Javis dan alfia sudah berada di mobil BMW milik javis, mereka di kawal oleh beberapa mobil lainnya. Tidak butuh waktu lama mereka sampai di bandara. Semua pandangan tertuju kepada mereka berdua.
Semua koper milik javis dan alfia di bawa oleh pelayan untuk di taruh ke bagasi pesawat. Mereka berjalan ke arah pesawat , javis telah memesan Ruangan First Class. Disana hanya ada mereka berdua sedangkan semua bodyguard javis berada di kelas bisnis.
Di sana hanya ada keheningan.Alfia hanya menatap keluar jendela sedangkan javis sibuk dengan HP nya. Tapi setelah itu javis mulai membuka suara " Bagaimana dengan jawabanmu " tanya javis to the poin .
mendengar itu alfia bertanya " Hah apa? " Alfia tadinya tidak konek dengan apa yang ditanyakan oleh javis , tapi setelah mengingat lagi alfia mulai mengerti apa yang di tanyakan oleh javis.
" Baik saya akan menikah dengan anda, tapi saya punya syarat " ucap alfia.
" Oke saya akan beritahu,anda tidak boleh melarang saya untuk tetap kuliah " ucap alfia
" Baik saya tidak akan melarang kamu untuk pergi kuliah " ucap javis.
Setelah itu keheningan kembali lagi diantara mereka. Karna merasa bosan alfia memilih untuk tidur , sedangkan Javis sedang melakukan pekerjaannya. Tapi tidak lama javis juga ikut tidur mungkin karna dia mulai merasa letih.
...****************...
2 Jam Kemudian.....
seorang pramugari menghampiri mereka untuk membawakan makanan dan cemilan. Akhirnya javis dan alfia terbangun, lalu meraka menyantap makanan tersebut.
Alfia sedikit senang karna sebentar lagi pesawat akan mendarat yang artinya dia akan segera bertemu mommy nya itu, tapi dia juga merasa sedih. Karna sudah menghilangkan kepercayaan mommy'nya itu untuk menjaga diri baik baik.
" Hah apa yang harus aku katakan nanti ke mommy " batinnya.
__ADS_1
" Sudah jangan dipikirkan nanti saya yang akan bilang ke orang tuamu " Alfia sedikit kaget bagaimana javis bisa tau apa yang di pikirannya.
" Hm " ucap alfia
" Perhatian bagi semua penumpang harap beriap siap, pesawat sebentar lagi akan mendarat " terdengar suara instruksi dari salah satu pramugari.
Semua penumpang mematuhi peraturan itu, mereka menggunakan seatbelt mereka, tak terkecuali javis dan alfia.
Akhirnya pesawat mendarat dengan lancar, javis dan alfia turun lebih dulu. Semua kopernya di bawa oleh para pelayan Javis, lagi lagi mereka menjadi saya tarik semua orang. Tapi alfia tidak menanggapi mereka semua.
Javis dan alfia berjalan ber'iringan sampai akhirnya mereka masuk mobil mewah milik javis.
Javis lebih dulu mengantarkan alfia ke rumahnya, " Dimana rumahmu? "tanya javis
" Di Perumahan Indah blok C " ucap alfia
" Pak jalan ke tempat yang disebutkan tadi " perintah javis.
Mobil mereka mulai berjalan ke rumah yang di tunjukan oleh alfia tadi.
Hanya butuh 20 menit dari bandara mereka sudah sampai di rumah alfia. javis menyuruh semua pelayannya di mobil lain untuk membawakan koper alfia ke rumahnya.
" Trimakasih pak" ucap alfia dengan menundukkan wajahnya.
" Hm, cepat kita pulang ke rumah utama " perintah javis.
" Baik tuan " jawab pak ahmad.
Karna mendengar suara mobil dari luar bu Hanna membuka pintu, ternyata itu alfia " MasyaAllah kapan pulangnya kamu nak, ko gak kabarin mommy. Oh ya kamu pulang sama siapa nak" ucap bu Hanna.
" Tadi aku di anterin sama bos aku mom " jawab alfia.
" Wah kenapa gak diajak masuk dulu nak kalo gitu "
" Hm, dia sibuk mom jadinya gak bisa mampir " ucapnya ragu ragu.
" Oh yaudah ayo kita masuk dulu pasti kamu cape'kan nak. Mamah udah masak kamu tinggal makan aja " ucap bu Hanna sambil menuntun alfia.
" Makasih mom, mommy selalu baik sama fia " ucap alfia sambil memeluk bu Hanna.
__ADS_1
Bu Hanna hanya menjawab dengan sebuah senyuman tulus dari hatinya.
Hai semua maaf ya author telat up soalnya udh beberapa hari ini sakit jadi gak bisa fokus buat novelnya, dan makasih banget yang udh setia baca novel ini. 😊