
"E-eh dek kamu kenapa"ucap kai khawatir
Kai pun menggendong natya ke kasur milik Natya
"Dek kita ke rumah sakit aja yuk"ucap kai khawatir
"Ng-nggak mau bang"ucap natya sambil menghapus air mata nya
"Dek lu gak papakan?"ucap satria khawatir
"Nggak bang"ucap natya
"Bang boleh nggak beliin minuman untuk pereda nyeri haid"imbuh natya
"Emang ada dek"ucap kai
"Ada bangg aku"ucap natya kesakitan lagi
"Iya sat lu beliin gih gue aja yang jaga"ucap kai
"Cih itu mah mau nya lu kampret"ucap satria mengendus kesal
"Udah sana hush hush"ucap kai mengusir satria
"Abangg perut natya tambah sakit"ucap natya
"Sat buruan"ucap kai
Dan akhir nya satria mengalah dan pergi ke supermarket terdekat
"Dek Abang bawain teh anget dulu ya"ucap kai sambil mengelus ngelus kepala natya
Dan Natya pun hanya mengangguk karena menahan sakit
"Nih dek teh anget nya"ucap kai sambil memberi kan teh nya
Natya hanya diam saja tidak menjawab pertanyaan Abang nya
"Dek bangun dulu dek"ucap kai sambil menggoyang goyang kan badan natya
"Dek"ucap kai
Kai pun memutuskan untuk membawa nya ke rs karena natya pingsan
Sesampai nya di rs dokter langsung memeriksa nya sedangkan kai menelfon satria
"Sat Lo buruan ke rumah sakit xx"ucap kai panik
"Hah ade-"
Tut
Cklek
__ADS_1
"Dok bagaimana keadaan adik saya dok"ucap kai
"Adik anda tidak kenapa kenapa cuman adik anda sudah laman tidak menstruasi dan jika satu kali menstruasi pasti perut nya akan sakit",ucap dokter
Kai pun bernafas lega karena adik nya tidak kenapa kenapa
"Huh syukurlah"
"Dok apakah saya boleh masuk"ucap kai
"Silahkan"
"Kalau begitu saya permisi dulu"imbuh dokter
"Makasih dok"
"Itu sudah jadi tugas saya"
Dokter pun pergi dan kai pun masuk kedalam ruangan
Kai pun masuk kedalam ruangan natya dia melihat adik nya sedang beristirahat
Perlahan lahan natya membuka mata nya dan melihat kai
"Abang'ucap natya lemas
"Dek sudah bangun"ucap kai
Cklek pintu terbuka
"Bang Satria"ucap natya lemas
"Iya dek"
"Ada yang sakit"imbuh satria sedangkan natya hanya menggeleng dan tersenyum
Natya pun berusaha duduk tetapi tidak bisa dan akhrinyapun dibantu oleh kai
"Bangg bunda sama ayah kok gak pulang"ucap natya sambil duduk
"Oh iya bunda belum di jemput"ucap satria menepuk jidat nya
"Nah loh bunda nanti bunda marah"ucap kai sambil tertawa cekikikan
"Tau ah gue berangkat dulu yak"
"Jagain tuh adek nya"ucap satria sambil mengelus ngelus kepala adik nya
"Abang kalo balik lagi kesini bawa donat ya"ucap natya
"Oke"ucap satria sambil membulatkan tangan nya dan berlalu pergi
"Bang nyanyiin lagu dong"ucap natya pada kai
__ADS_1
"Dek kamu itu lagi sakit kok minta nya yang aneh aneh si"ucap kai lembut
"Pliss ya"ucap natya dengan puppy eyes nya
"Iya bentar Abang telfon mang Ujang dulu,"ucap kai
Mang Ujang itu supir keluarga nya kai
"Oke"
Beberapa menit kemudian mang Ujang pun membawa gitar milik kai
"Nih den"ucap mang Ujang
"Makasih mang"ucap kai sambil membawa gitar nya
",Kalo gitu mang Ujang pulang dulu"ucap mang Ujang
"Sip mang"ucap kai
Mang Ujang pun pergi sedakan kai ingin menyanyi.
Tetapi di sisi lain
-bandara Soekarno hatta-
Sesampai nya di bandara satria sedang menunggu orang tua nya
"Huh bunda sama ayah mana ya"ucap satria sambil celingak celinguk
"Telfon aja deh"ucap satria berbicara Kediri nya sendiri
"Hallo Bun"
"........"
"Masa sih"ucap satria sambil membalikan badan nya
"Bagus ya bunda sama ayah nungguin dari tadi eh malah baru sampai"ucap bunda nya sambil menjewer kuping satria
"E-eh maap bun tadi satria kerumah.sakit dulu"ucap satria
"Rumah sakit"ucap bunda dan ayah barengan
"Iya"
"Aww Bun lepasin dulu Bun sakit"ucap satria
Bunda nya pun melepaskan jeweran tangan nya
"Iya Bun tadi natya sakit perut terus pingsan"ucap satria
"Yaudah ayok tunggu apa lagi kita langsung kerumah sakit"ucap bunda panik
__ADS_1
"Dek mau nyanyi lagu apa"ucap kai pada natya
-BERSAMBUNG-