
Iya Nak dia yang mau di jodohkan sama kamu"sahut Santoso.
"huftt kenapa harus dia yang di jodohkan sama gue si"batin natya
"Apakah kamu mau menjadi istrinya"ucap santoso natya pun melihat ke arah kedua orang tua nya dan mengangguk.
"Tapi kan natya masih sekolah terus umur natya masih 18 tahun"keluh natya sambil melihat Santoso.
"Iya nak kami juga mengerti semua nya terserah kamu tapi kamu hanya berbeda status dan kamu juga akan tetap sekolah nah kalo masalah umur bisa di urus oleh kami"ucap Santoso panjang lebar
"Tapi kan-"belum sempat natya langsung ingat ucapan bunda nya
"Tapi apa?"ucap Nita bingung
"Baiklah natya setuju"ucap natya sambil menunduk sontak membuat mereka menjadi senang
__ADS_1
"Eitsss jangan senang dulu natya punya 2 permintaan"ucap natya tenang.
"Permintaan apa insyaallah papi akan mengabulkan nya"sahut Santoso.
"Yang pertama natya meminta Abang satria menjadi asisten natya selama satu bulan"ucap natya sambil melihat ke arah satria yang sedang menatap nya dan tersenyum sinis
"Yang kedua natya minta minta ayah untuk membelikan natya membeli sebuah kafe di daerah dekat sini"sambung natya
"Jika itu permintaan mu ayah akan membelikan nya untuk kamu asal kamu mau menerima perjodohan ini"ucap Satya
"Oke kalau gak mau natya tidak akan menerima perjodohan ini"ucap natya
Satria pun bingung karena dia memiliki pilihan yang sangat sulit karena di sisi lain satria ingin adiknya menerima perjodohan ini Tapi dia enggan menjadi asisten nya selama satu bulan.
"Huftt....baiklah satria mau"ucap satria sambil menghembuskan nafas
__ADS_1
"Baik lah kalau begitu apakah kamu menerima lamarannya"ucap Santoso
_"kalau gw nggak terima bunda takut kecewa tapi gue belum siap menikah aduh harus gimana nii"_batin natya
"Hm-m ba-baik lah natya menerima nya"ucap natya terbata bata sambil tertunduk.
**
Akhirnya mereka telah menerima lamaran nya dan segera pulang tapi sebelum pulang mereka berbincang tentang hari pernikahannya.
Dan mereka memutuskan akan menikah Minggu depan sontak natya dan Alvaro terkaget karena terlalu cepat.
Tapi karena seribu rayuan dari kedua keluarga akhirnya mereka mau menikah bulan depan.
-BERSAMBUNG-
__ADS_1