
"Eeh iya tan"ucap Alvaro mencium tangan Wina begitupun natya
"Sini nak masuk dulu"ucap Wina
"Makasih Tan tapi ini udah sore"ucap Alvaro sambil menggaruk tengkuk yang tidak gatal.
"Nggak apa apa nanti mami kamu juga ngerti mari masuk"ucap Wina akhirnya Alvaro pun masuk.
**
Diruang tamu tampak Alvaro sedang duduk dan natya sedang tidur di sofa lainnya sedangkan Wina sedang menyiapkan minum untuk Alvaro.
"Astagfirullah natya kamu itu malu maluin aja"ucap Wina sambil terus berjalan
"Nak diminum dulu"ucap Wina pada Alvaro
"Iya makasih Tan maaf ngerepotin"ucap Alvaro sambil tersenyum
"Nat natya bangun kalo mau tidur dikamar gih"ucap Wina sambil mengguncang tubuh natya
"Emmmm"ucap natya sambil menggeliat.
"Ada apa si bunn ganggu aja"ucap natya sambil mengucek ngucek mata nya.
Natya memang suka ditidur dimana saja kalo matanya sudah tidak kuat menahan rasa kantuk nya buat apa menunggu mendingan langsung tidur prinsip natya.
"Emm Bun bang kai kemana"ucap natya sambil berusaha bangun karena sudah ngantuk akhirnya natya tidak kuat berdiri.
"Dikamar nya"ucap Wina.
"Coba panggil Bun"ucap natya sambil berbaring lagi di sofa
**
Tok tok tok
"Kaii"
"Iya Bun bentar kai lagi beresin ini sebentar"ucap kai,kai memang sudah menjadi CEO di perusahaan ayah nya sejak pulang dari London
"Iya Bun ada apa"ucap kai sambil keluar dari kamar nya karena kai malas jika di ruang kerja nya.
"Di panggil natya dibawah"ucap Wina
__ADS_1
"Emang ny ada apa bun"ucap kai
"Nggak tau"ucap Wina
**
Diruang tamu hanya ada natya dan Alvaro yang sedang meminum minuman yang di berikan oleh Wina sedangkan natya kembali masuk kealam mimpi nya lagi.
"Ada apa Nat"ucap kai yang baru turun dari kamarnya
"...."
"Haduh ni anak kebiasaan"ucap kai,memang kebiasaan natya hanya tidurr dimana saja
"Emm apa bang"ucap natya sambil matanya terpejam
"Ada apa manggil Abang"ucap kai sambil duduk di dekat natya
"Abang gendong natya,natya udah nggak kuat jalan"ucap natya sambil duduk tapi masih memejamkan mata nya
"Heii kau ini didepan kamu sudah ada calon kamu masa kamu masih mau di gendong sama Abang kamu"tegur Wina karena sudah melihat anak nya yang sedang mau di gendong oleh kai
Tapi karena sudah tidak kuat nahan kantuk natya langsung namplok kepunggung kai
"Abang cepetan natya udah ngantuk banget ini"ucap natya tidak memperdulikan ucapan Wina dan kai
"Huftt baiklah Abang akang menggendong mu"ucap kai menyerah karena percuma saja berdebat dengan adik kesayangan nya dia akan kalah bicara karena natya selalu membantah nya.
"Nak Alvaro maafin sikap natya yang ke kanak Kanakan ya dia memang seperti itu jika sudah bersama Abang nya"ucap Wina pada Alvaro.
"Iya tan nggak apa apa kok"ucap Alvaro sambil tersenyum.
"Sikap mu terlalu menggemas kan"batin Alvaro karena melihat sikap natya yang begitu menggemaskan saat sedang tidur.
"Maaf Tan ini sudah hampir malam Alvaro pulang dulu"ucap Alvaro pada Wina.
"Oh yasudah sekali lagi maafkan sikap natya ya nak"ucap Wina
"Nggak apa apa kok tan kalau begitu Alvaro pamit dulu"ucap Alvaro sambil mencium tangan Wina
**
Dikamar natya kai sudah membaringkan tubuh natya pada kasur king size nya dan tidak lupa menutupi tubuh natya dengan selimut.
__ADS_1
**
Disisi lain Alvaro baru saja keluar dari kediaman natya dan sekarang Alvaro sedang melajukan kendaraan bermotor nya.
Sesampainya di rumah Alvaro langsung masuk kedalam rumah dan memberi salam.
"Assalamualaikum mi"ucap Alvaro sambil berjalan.
"Waalaikumsalam dari mana aja kamu jam segini baru pulang"ucap Nita sambil melihat ke arah jam arloji milik nya.
"Tadi mampir dulu ma ke rumah Tante Wina"ucap Alvaro.
"Oh yasudah kamu mandi dulu gih udah bau"ucap Nita sambil tertawa.
"Yaudah mi Alvaro ke kamar dulu"ucap Alvaro sambil menaiki anak tangga.
"Iya"ucap Nita sambil menuju arah dapur untuk membuat makan malam karena urusan makan Nita yang urus sedangkan yang lain ya sudah di urus oleh art.
**
19.45
Natya sudah menggeliat karena tidur nya tidak nyaman
"Hm jam berapa si"ucap natya sambil melihat ke arah jarum jam
"Hftt pantesan badan berasa lengket"ucap natya pada dirinya sendiri
Setelah selesai mandi natya langsung turun untuk makan malam bersama keluarga nya.
"Selamat malam Bun,yah,dan Abang"ucap natya semangat tetapi menyebut dengan nama Abang nya dengan nada malas.
"Malam"ucap mereka semua yang ada di meja makan.
"Bun ambilin punya nanat dong"ucap natya pada Wina
"Nanti kalo kamu sudah punya suami kamu nggak boleh gini lagi apalagi kaya tadi"tegur wina.
"Iya iya"ucap natya bosan karena semenjak ia dilamar mereka selalu membicarakan nya
Akhirnya mereka pun makan dengan tenang tanpa banyak bicara hanya ada suara sendok dan piring.
-BERSAMBUNG-
__ADS_1