
Setelah membeli cemilan di minimarket mereka langsung menuju ke apartemen alvaro
Sesampainya di lobi apartemen alvaro celingak celinguk mencari mami nya
"Var lu nyari apaan si"ucap natya kesal.
"Mami"
Tiba tiba
Drtt drtt drtt
"Hallo"
"Hallo mi,mami dimana Alvaro udh nyampe di lobi apartemen kok Mami nggak ad"tanya Alvaro.
"Oh ya nak mami sampe lupa maaf nak tadi kata papi kamu,papi dan mami akan keluar kota jadi tadi mami terburu buru untuk pulang"jelas nita
"Oh yaudah mi hati hati"ucap Alvaro.
"Iya kamu juga hati hati"
Tut panggilan terputus.
"Yaudah yuk masuk"ajak Alvaro
"Varo bantuin guaaa ini berat"titah natya.
"Sini"
**
Alvaro dan natya sudah sampai didalam apartemen alvaro.
"Kamar gue dimana"tanya natya.
"Kamar nya cuma ada satu"ucap Alvaro sambil duduk.
"H-hah cuma satu terus gue tidur dimana?"ucap natya kaget .
"Di kolong jembatan"ucap Alvaro sambil berdiri dan langsung masuk ke kamar nya.
"Astagfirullah sial amat si ini idup"gerutu natya
**
Malam hari~
Natya baru saja selesai ritual mandi nya dan berniat untuk mencari makanan untuk dimakan.
Saat sudah di meja makan tidak ada satu pun makanan di meja makan dan natya pun hanya celingak celinguk mencari makanan
Tiba tiba Alvaro datang entah dari mana asal mulanya
"Cari apa?"tanya Alvaro.
__ADS_1
"Kok nggak ada makanan?"
"Belum beli bahan bahan makanan"ucap Alvaro sambil membuka kulkas.
"Terus kenapa tadi lu nggak bilang si kan bisa sekalian"ucap natya kesal
"Lupa"ucap Alvaro simple
"Terus sekarang kita makan apa"ucap natya lemah.
"Mie"
"Yaudah gih Sono lu masak gua nunggu aja"ucap natya sambil duduk di kursi.
"Hm"
**
Setelah selsai makan malam natya langsung pergi ke ruang tamu sambil membawa laptop.
Natya pun duduk di sofa untuk menonton film kesayangan nya apalagi kalo bukan nonton film Drakor
"Varo"teriak natya.
"Iyaa"teriak Alvaro dari dalam kamar
"Disini nggak ada bahan bahan masak gitu"ucap natya kesal
"Nggak,emang kalo ada Lo mau masak?"tanya Alvaro
"Tuh ada mie instan Lo masak gih"titah Alvaro
"Nggak mau"ucap natya
"Halah ngomong aja Lo nggak bisa masak"tuduh Alvaro
"Iya gua ngaku gua nggak bisa masak puas kan Lo"ucap natya kesal
"Makannya belajar"ucap Alvaro
"Meles"ucap natya sambil membaringkan kepalanya diatas meja dan tangan nya sebagai bantalan
10 menit kemudian
Alvaro sudah selsai memasak mie Indomie nya tapi Alvaro langsung melihat natya yang sudah tidur di meja makan
"Astagfirullah punya istri kok gini gini amat ya"gerutu Alvaro sambil mengelus ngelus dada nya
"Nat natya bangun"ucap Alvaro sambil menggoyangkan badannya natya
"Hmm"
"Natya bangun ini makannya"lanjut Alvaro
"Iya iya"ucap natya membuka mata
__ADS_1
"Nih"ucap Alvaro sambil memberikan mangkuk yang berisi mie
"Hmm makasih"ucap natya sambil tersenyum sambil memasukan sendok yang berisi mie
"Cuci muka dulu"ucap Alvaro
"Males"
**
Setelah selsai makan natya pun pergi ke kamar nya untuk beristirahat
Karena merasa cukup lelah natya pun akhirnya terlelap tidur sedangkan Alvaro masih berkutat dengan laptopnya.
**
Setelah beberapa hari libur natya dan Alvaro pun kembali ke sekolah karena sudah satu Minggu full natya dan Alvaro tidak masuk sekolah
Pagi 06.00
Pagi ini natya masih berada di dalam alam mimpi nya sedangkan Alvaro sedari tadi sudah bersiap siap dan sekarang sedang menyiapkan sarapan pagi.
"Natya bangun lu mau sekolah nggak"teriak Alvaro
"5 menit lagi bang"ucap natya masih memejamkan matanya
"Emang gua Abang lu apa"batin Alvaro.
"Kalo nggak bangun gua guyur pake air 1 ember"ancam Alvaro
"Hah"ucap natya langsung terbangun
"Buruan lu mau sekolah nggak"ucap Alvaro sambil berlalu pergi
"Iya iya bawel banget lu"cibir natya
"15 menit lagi lu harus sudah selsai mandi"teriak Alvaro diluar kamar
Dengan secepat kilat natya langsung berlari ke kamar mandi.
Setelah selsai mandi dan selsai berpakaian natya pun menghampiri Alvaro yang sedang duduk dimeja makan
"Alva-"ucapan natya terpotong oleh Alvaro.
"Sarapan dulu"ucap Alvaro sambil memasukan nasi kedalam mulut nya.
"Iya iya"ucap natya sambil duduk
**
Setelah selsai sarapan natya dan Alvaro langsung pergi ke parkiran.
Alvaro menaiki motor sedangkan natya menaiki mobil miliknya yang tadi malam di antar kan oleh satria.
Sesampainya di sekolah natya langsung masuk kedalam kelas dan teman temannya langsung memeluk natya seperti sudah lama tidak bertemu padahal baru satu Minggu.
__ADS_1
-BERSAMBUNG-