
"Yaudah ikut gua"ucap Andi sambil berlalu pergi dan di ikuti oleh natya,Deri,dan Cika
Sesampai nya di belakang sekolah mereka bingung karena hanya natya saja yang memiliki badan pendek.
"Tuh gimana gue gak bisa naik nya"ucpa natya sambil melihat tembok yang sangat tinggi
"Coba lu naik dulu Nat"ucap Deri
Dan setelah beberapa kali namun hasilnya nihil natya tidak bisa naik karena pendeek
"Tuh kan gue gak bisa naik"ucap natya
Dan Deri pun melihat sekeliling nya dan melihat ada dua buah meja.
"Eh ndi lu coba bawa meja itu dah"ucap Deri sambil menunjuk ke karah meja
"Bantuin gue juga beg*"ucap Andi sambil mengangkat meja
Setelah selsai menumpuk kan meja nya dan ternyata berhasil natya sudah bisa naik ke atas
"Yesss akhir nyaa gue bisa naik yeeee"teriak natya di atas sedangkan yang di bawah hanya menutup kuping
"Woy berisik beg*"ucpa Cika
"Cik temenin gua dong naik sini"ucpa natya
"Noh di bawah ada tukang lontong noh"ucpa natya sambil menunjuk ke arah tukang lontong.
"Hah beneran lu"ucpa Cika
"Kalo gak percaya naik aja",ucap natya sambil turun kebawah sebelum turun kebawah ternyata.
"Ehem"
Semua yang berada di sana pun menengok ke arah nya.
"E-eh ada Alvaro"ucap Andi terbata bata
"Lagi ngapain kalian disini"ucap Alvaro sambil melipatkan kedua tangan nya.
__ADS_1
"Lagi gladi resik untuk besok"ucap natya keceplosan
Semua teman teman nya pun melotot ke arah nya.
"Buat besok?"ucap Alvaro bingung
"E-eh engga"ucap natya
"Kalian ikut dengan sya"ucpa Alvaro sambil berlalu pergi
Setelah kepergian Alvaro.
"Gara gara Lo keceplosan nih Nat"ucap Cika cemberut.
"Ya maap kan gak tau kalo ada si sosis rese itu"ucap natya
"Yaudah ikuti kemauan osis aja lah"ucap Deri pasrah
"Yaudah ayo"ucap mereka
Sesampai nya di ruang bk mereka langsung duduk.
"Ya maap bu kan tadi saya nggak bolos"ucap natya sambil menatap Bu Ema
"Kalo kalian nggak mau bolos terus kalian tadi mau kemana hah"ucap ibu ema
"E-em tadi kan cuman gladi resik doang"ucap natya
"Kalian juga kenapa kalian masih mengikuti jejak natya"ucap Bu Ema
Mereka hanya diam sedangkan natya hanya duduk santuy.
-BERSAMBUNG-
-DI PANGGIL-
Mereka hanya diam sedangkan natya hanya duduk santuy.
"Huft.....baiklah orang tua kalian akan saya panggil"ucap Bu Ema menghela nafas
__ADS_1
"Di panggil kenapa yak Bu"ucap natya pura pura tidak tau
"Kamu jangan pura pura tidak tahu natya"ucap Bu Ema
"Iya deh Bu iya saya ngaku saya salah"ucap natya
"Eh tapi kan Bu orang tua saya lagi di luar negri terus siapa dong yang kesini"imbuh natya.
Kan ada Abang kamu"ucap Bu Ema simple
"Oke deh Bu"ucap natya duduk santuy
Sedang kan yang lain hanya diam tidak berkutik sedikit pun.
20 menit kemudian
Orang tua mereka datang sedang kan natya hanya di wakili oleh Abang nya.
"Assalamualaikum"ucap orang tua mereka dan bang Satria
"Masuk"
"Silahkan duduk"ucap Bu Ema
Mereka pun duduk di bangku yang di sediakan
"Maaf buk ada masalah apa yah kok anak saya di panggil"ucap orang tua Cika
"Iya Bu anak saya juga kenapa ya"ucap orang tua Deri
"Menjelaskan"yang tadi natya dkk lakuin
"Hadeuhh anak ini"ucap orang tua Cika sambil memijat kening nya
"Yasudah Bu kami permisi dulu"ucap orang tua Andi
Setelah sampai di luar natya langsung menuju ke arah Abang nya
-BERSAMBUNG-
__ADS_1