
Sepulang sekolah natya langsung pergi ke rumah nya sesampainya di rumah.
"Assalamualaikum bunn"teriak natya sambil masuk kedalam rumah.
"Waalaikumsalam natya kebiasaan kamu kalo pulang langsung teriak teriak"omel wina.
"Hhe"ucap natya cengengesan.
"Oh ya nat ntar malem kamu dandan yang cantik"ucap Wina pada putrinya.
"Emang ada apa bun"ucap natya bingung
"Pokoknya harus dandan yang cantik ok"ucap Wina sambil berlalu pergi ke arah dapur.
"Oke bun"ucap natya juga sambil berlalu pergi ke kamar kesayangan nya
Karena merasa lengket dengan badannya akhirnya natya pun pergi mandi dan langsung tidur.
**
19.00 WIB
TOK TOK TOK
"Dek bangun"teriak satria dari luar pintu
"Natyaaaaa"imbuh satria.
Karena tidak ada sahutan dari dalam satria pun membuka pintu kamar natya.
"Huh ngapain gue capek capek ngomong kalo nggak di kunci"omel satria pada dirinya sendiri dan masuk ke kamar natya
"WOY ADEK GUE YANG PALING BANTET BANGUN"teriak satria pas di dekat kuping natya
"BANG*ATT NGAPAIN TERIAK TERIAK"ucap natya juga ikutan teriak sambil duduk dari tempat tidur nya.
"Lah lu juga teriak beg*"ucap satria sambil berlalu pergi.
"Bang ngapain bangunin gue si masih ngantuk ni"omel natya sambil mengucek ngucek mata nya.
"MAU ADA TAMU SPESIAL"teriak satria dari luar kamar.
__ADS_1
"Ishh punya Abang nyebelin banget si"ucap natya sambil pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka.
**
Setelah mencuci muka natya langsung turun kebawah dengan menggunakan baju tidur milik nya.
Dengan langkah gontai natya turun kebawah dengan PD nya tanpa di sadari sudah ada tamu yang di tunggu tunggu oleh keluarga natya tapi tidak dengan nya.
"SELAMAT MALAM BUN-"ucap natya terhenti saat semua orang sudah menatap nya
Natya pun langsung berlari pergi ke arah kamar nya sedangkan yang di meja makan tertawa.
"Maafin anak kita ya to"ucap Satya pada Santoso tamu mereka
"Oh dia yang nama nya natya ternyata sangat lucu"ucap Santoso ikut tertawa
Sedangkan di dalam kamar natya hanya menahan malu karena sedang banyak orang yang menatap nya.
"Arghhh kenapa gue lupa si kalo malam ini bakal ada tamu"ucap natya frustasi.
"Bodo amat lah"ucap natya langsung pergi ke kamar mandi
"Selamat malam"ucap natya sambil tersenyum ramah
"Selamat malam"ucap mereka yang ada di meja makan.
"Nat kamu duduk di sini ya"ucap kai sambil menunjuk ke arah kursi yang disisinya.
Akhirnya pun mereka makan malam dengan tenang tanpa gangguan apapun kecuali sendok dan piring.
Setelah selesai makan mereka duduk di ruang keluarga untuk menceritakan kedatangan nya.
"Oh ya sebelum nya perkenalkan nama om Santoso sanjaya"ucap Santoso ramah pada natya
"Hallo om saya natya"ucap natya sambil tersenyum
"Baik kedatangan kami kemari ingin melamar kamu apakah kamu siap menjadi menantu om"ucap Santoso to the point membuat natya kaget setengah mati.
"Me-melamar om?"ucap natya
"Iya kami ingin melamar kamu nak"ucap Nita istri santoso.
__ADS_1
"Emang nya siapa yang akan menjadi suami saya om Tan"ucap natya karena benar sedari tadi mereka datang hanya berdua.
"Oh iya om lupa sebentar lagi putra om datang"ucap Santoso dan tiba tiba
"Maaf saya terlambat"ucap seorang laki laki
Sedangkan natya hanya diam tidak melihat ke arah laki laki itu
"Oh silahkan duduk nak"ucap Wina ramah
Akhirnya pun mereka duduk.
Saat natya menengok ke arah laki laki yang baru datang sontak natya langsung terkaget.
"LO"ucap mereka barengan.
"Kalian udah saling kenal"ucap Satya pada natya
"Nggak"
"Iya"
"Loh ini mana yang bener?"sahut Santoso bingung
"Natya kamu kenal"ucap Wina pada natya yang sedang menatap ke arah laki laki itu
"Iya Bun dia yang udah ngehukum natya pas natya baru bangun pingsan"ucap natya sambil mennyilangkan kedua tangannya di dada.
"Iya karena Lo berulah"ucap laki laki itu sinis.
"Loh kok gara gara gue"ucap natya sambil menatap laki laki itu
"DIAM"teriak Satya melerai kedua anak yang sedang beradu mulut.
"Semuanya duduk"ucap Satya karena mereka sedang berdiri
"Jadi dia yang mau di jodohin sama Nanat"ucap natya sambil menunjuk ke arah laki laki itu.
"Iya Nak dia yang mau di jodohkan sama kamu"sahut Santoso.
-BERSAMBUNG-
__ADS_1