AMEL DAN ASOKA

AMEL DAN ASOKA
Bab 2


__ADS_3

     cinta dan suka itu dua hal yang


                  berbeda.


             -adrian lukas nugroho-


    Saat ini Amel sedang duduk sendiri di meja makan ia melihat beberapa makanan yang sudah disiapkan oleh bibi Lala. hendak mengambil nasi Juliana turun dari tangga dan mengatakan "apa yang kamu lakukan?" Amel yang dikejutkan oleh suara sang ibu pun membalikkan badan nya dan ia melihat sang ibu berdiri di atas tangga memtatap nya sinis.


"Amel mau makan, amel lapar kemarin malam amel gak ada makan" ucap nya sambil menatap sang ibu


"siapa suruh kamu pulang telat, emang bagus apa perempuan jam 7 malam baru pulang" Juliana turun dari atas tangga dan sesampainya ia menarik kera baju amel membuat amel bangkit dari tempat duduk nya, Amel yang menerima pelaku tersebut pun sedikit terkejut "Mah kenapa?" "Kamu makan di dapur sana" tanpa membantah perkataan sang ibu Amel langsung pergi ke dapur hampir setiap hari Amel makan di dapur bersama bibi Lala.


 "Bik" panggil Amel, bik Lala yang sedang mencuci piring pun berbalik ke belakang dan melihat anak majikan nya tersenyum tanpa di beri tahu bibi Lala sudah tahu apa yang terjadi pasti non di usir dari meja makan batin Bik Lala "Bik Amel bantu yah"


"Gak usah non biar bibi aja udah mau siap"

__ADS_1


disela sela Amel makan ia melihat ayah dan ibu berserta Abang nya tersenyum dan tertawa di meja makan pula Amel melihat kebahagiaan di antara ke tiganya berbeda sekali jika Amel makan bersama mereka pasti tidak akan seperti itu


" bik Amel pigi dulu yah" ucap Amel sambil mengambil tas sekolah nya yang ia letakkan di bangku depan rumah nya "iya non hati hati"


dan Amel membalas nya dengan senyuman manis khas nya.


 "hei sin Lo kemarin kemana aja kenapa gak sekolah" tanya Nila Sri kandi " sakit demam" ucap nya dengan wajah lusuh "kenapa muka Lo kelihatan lusuh amat " " yah mungkin gara gara gue gak ketemu sama Amel, gue gak bisa sehari gak ketemu dia" " Lo gak kasian apa setiap hari Lo selalu ngebully dia?" ucap nya sambil berjalan menuju pintu gerbang sekolah "Kasian juga sih tapi seru juga kalau ngebully dia soal dia " sambil berjalan dan Nila membalas nya "Lo emang Angel or Devil"


 Saat Sinta berjalan diri nya mengloleh ke belakang dan dirinya melihat Amel yang berjalan di belakang nya dengan kepala di tundukkan ke bawah Sinta yang melihat Amel pun langsung tersenyum bahagia ia berjalan menghampiri Amel dan marakul nya "hai teman sudah lama kita gak ketemu" sambil tersenyum ke arah wajah Amel " Ayo kita kelas bersama" Nila yang melihat itu pun mengenal napas nya ia merasa kasian dengan Amel, ia ingin membantu tapi apa boleh buat ia takut dengan Sinta alasan Nila takut dengan nya adalah ayah Sinta adalah pemilik sekolah SMA Nusantar.


Di sisi lain para anggota inti dari ASOKA sedang ada di badara lebih tepat nya parkiran "Lucas mana belom datang?" tanya seorang yang baru saja tiba dengan setelan baju berwarna putih dan celana panjang berwarna hitam, dia adalah RAMA PUTRA AHMAD ia adalah sekretaris dari geng ASOKA cowok yang terkenal humoris, sama seperti namanya dia orang nya rama, suka bercanda Sama seperti Lucas ia juga mengikuti ekskul tekwodo.


"Masih balam perjalanan" ucap nya sambil memainkan ponsel nya dia adalah BIMA PRATMA sang ahli strategi dari geng ASOKA cowok dengan rambut lebat bibir berwarna pink alami dan tak lupa kulitnya putih mulus tak ada luka sama sekali ia juga merupakan kapten basket SMA Nusantar.


Rama turun dari kereta

__ADS_1


"Gak telat bukan orang Indonesia namanya" ucap bima sambil memasukkan ponsel nya kedalam saku celana nya, selang beberapa lama Lucas datang dengan motor ninja nya dan kemudian di susul oleh Dovan "Mana Fatih ?" tanya serentak Bima dan Rama.


Lucas membuka helm nya "Masih di belakang sama ortu gue" "Mereka naik mobil" lanjut Dovan masih memakai helmnya, Meraka memakirkan motor.


Meraka berempat terlihat menunggu Fatin di taman tak jauh dari badara "kalian udah lama nunggu" ucap seorang dengan rambut bela dua ia memakai jekat dipadukan dengan celana panjang berwarna hitam ia adalah AL FATIN GUARDIAN ia adalah wakil dari Sebastian wakil dari geng ASOKA cowok dingin dan misterius ini juga adalah anak pemilik pesantren Al Azhar setra ia adalah ketua OSIS


"Tin lama amat si Lo ngapain aja sih" ucap Dovan menyenderkan kepada nya ke bahu bima "Iya ni Lo ngapain aja sih? kita udah nunggu lama tahu udah hampir 2 jam" bima melanjutkan perkataan Dovan


" Maaf gue tadi ..." ucap Fatin terhenti saat ia melihat ke dua teman nya yakni bima dan Dovan tertidur lelap sedang Rama dan Lukas yang melihat kejadian itu tertawa "Perasaan gak sampai 2 jam deh " Rama bangkit dari tempat duduk nya "Tin mana ortu gue"


" belakang" ucap nya singkat.


" Woi " ucap seorang dengan setelan baju kotak kotak-kotak dan celana cokelat dia adalah SEBASTIAN ALEXANDER NUGROHO ketua dari geng ASOKA cowok dengan mata sipit dan rambut lebat dan panjang cowok ginsul ini hebat dalam melukis beberapa lukisan ada yang berhasil terjual dengan harga yang mahal.


Lucas dan Rama pun terkejut dengan kedatangan Sebastian mereka bertanya tanya kapan Sebastian datang sejak kapan sedang Bima dan Dovan mereka berdua masih tertidur dengan kondisi Dovan menyenderkan kepalanya ke Bima.

__ADS_1


Sebastian terlihat melambaikan tangan nya dan ia pun berjalan menuju kelima teman nya yang sedang berada di taman serbang jalan


__ADS_2