
desa lan, desa yg tidak jauh dari kota jiang hanya 2jam perjalan mengunakan mobil,
dua gadis desa sedang berjalan membawa bakul berisi pakaian basah, mereka baru selesai mencuci di sungai, mereka melewati sebuah rumah baru yg tidak jauh dari sungai, dan di samping rumah itu juga ada sebuah bengkel, itu rumah yg di minta zey han kepada kinar wang.
dalam tiga hari rumah itu sudah berdiri kokoh di sana, membuat warga terkagum kagum.
pagi itu zey han membuka bengkel di bantu oleh dua pemuda desa lan
"kak semuanya sudah siap" ucap salah satu pemuda itu yg bernama le
"bagus, aku ada urusan sebentar, kalian berdua kerja yg benar" zey han menaiki motor ninja, ia ingin menuju kota jiang
**
zey han sampai di kota jiang, ia berhenti di sebuah perusahaan milik ayahnya (rey han),
zey han memasuki perusahaan tanpa ada masalah, tapi saat di lobi
"tuan anda sedang mencari siapa" seorang wanita yg berjaga di lobi (apalah namanya gk tau gw)
"aku mau bertemu rey han" ucap zey han
"apa anda sudah membuat janji untuk bertemu" ucap wanita itu
"tidak, tapi aku tidak butuh janji, jika--" zey han sebelum menyelesaikan kata katanya seorang pria memotong
"zey, ternyata kamu masih ingat jalan pulang" ucap pria itu, tak lain ia adalah rey han ayah zey han dan kedua adik perempuannya
**
di restouran ming, zey han dan ayahnya berbicara empat mata,
entah apa yg mereka bicarakan kita lanjutkan setengahnya saja.
"kamu tau keras kepalanya ibumu kan" rey han menghela napas "tapi, aku tidak bisa menyalahkan semuanya pada ibumu"
zey han yg sejak tadi hanya mendengarkan ocehan ayahnya kini angkat bicara "ayah, aku tidak datang mendengarkan cerita yg sudah kau ceritakan sepuluh tahun lalu padaku,, aku--" di potong lagi oleh ayahnya
"sudahlah, jika kamu ingin restuku, itu sudah terlambat, dia sudah menikah dengan orang lain" ucapnya
"apa" zey han terkejut sambil memukul meja, dan meja yg di pukulnya hancur menjadi kepingan kecil "ini tidak, aahhhh" tidak terima dengan ucapan ayahnya
rey han yg melihat meja itu hancur menelan ludahnya begitu juga dengan para pelayan disana
__ADS_1
rey han mencoba menenangkan zey han dengan berkata "sepuluh tahun lalu, aku tidak merestui mu, karena kamu masih terkalu muda"
"aaahhh, tidak mungkin" zey han masih saja mengamuk dan menghancurkan benda yg ada di dekatnya
rey han tidak tau cara menghentikannya lebih tepatnya tidak berani, karena melihat meja serta kursi yg terbuat dari besi dan kaca dengan mudah di hancurkan oleh tangan zey han
"zey han, sudah cukup" mendengar ucapan ayahnya zey han pun berhenti, rey han menyerahkan sebuah foto kepadanya, dan melangkah pergi
-ayah kurang asem, melihat kehancuran yg dibuat anaknya bukannya menemi pelayan buat ganti rugi malah pergi duluan-
zey han mengambil hp di saku celananya, menelpon kinar wang
"kinar, bayar keugian restoran ming yg ku hancurkan bila perlu beli saja restoran ini" ucap zey han sambil merobek foto yg di berikan ayahnya
para pelayan disana ketakutan saat zey han menghampiri mereka, sampai ada yg mau menangis
"maafkan aku, ini untuk kalian, disana terdapat uang sebanyak seratus juta RMB, di bagi rata ya" zey han membetikan sebuah kartu bank kepada salah satu pelayan "dan aku menjamin gaji kalian akan sama banyaknya, seratus juta RMB perorang" menambahkan sambil menggaruk kepala belakangnya yg tidak gatal
"sungguh tuan" pelayan wanita yg sudah tidak takut lagi kepada zey han
zey han menganguk "kita tungu pemiliknya saja mebawa surat kepemilikan tempat ini"
beberapa menit kemudian pemilik restoran itu datang menyerahkan surat kepemilikan, yg sudah berganti nama pemilik menjadi zey ye
saat zey han ingin meniggalkan tempat itu, ia menoleh melihat foto yg sudah di sobek sobeknya tadi "tidak kusangka perkataan ayah ada benarnya juga, aku tidak bisa menyalahkanmu karena akulah yg telah menghilang selama sepuluh tahun, jadi wajar saja klok kamu sudah kelah" berbalik dan melangkah pergi
**
wanita pelayan yg tadi, agak kepo
"bukankah foto ini yg membuat tuan zey marah" iya mengambil sobekan foto itu dan menyatukannya "bukankah wanita ini, nona wen lie, dari keluarga no.1 jiang"
wen lie dulunya adalah kekasih zey han dan keluarga lie adalah keluarga no.1 di kota jiang karena kepala keluarga lie adalah seorang jendral di militer
**
sudah dua minggu saat pertemuan zey han dan ayahnya, zey han selalu mengurung diri dikamar, kedua pemuda yg berkerja di bengkel, khawatir karena sudah seminggu ia tidak makan, jadi mereka memberi tahu kinar wang.
hinga masalah zey han sampai di telinga qin wu, tapi ia juga bingung harus berbuat apa dan menyuruh kinar wang bersabar dan terus megawasi zey han
**
pada malam hari tepatnya tengah malam
__ADS_1
tok.. tok... le mengetuk kamar tempat kinar wang menginap "nona kinar,, nona, kak zey tidak dikamarnya" teriak nya
mereka sudah mencari kemana mana tapi tidak menemukan zey han
tringg.. tringg.. panggilan masuk di hp kinar wang dari lang cun
"halo senior lang, kak zey tidak--" kinar wang tidak melanjutkan perkataannya karena di potong oleh lang cun
"tidak perlu hawatir, saudara zey bersamaku" lang cun
**
di tepi jembatan zey han dan lang cun sedang duduk di temani dua botol arak
"saudara lang, apakah kau pernah patah hati, karena wanita" tanya zey han
sekarang lang cun mengerti, sekuat kuat seorang pria pasti bisa merasakan patah hati
saat lang cun ingin menjawab tiba tiba terdengar suara tangisan
"owa.. owa.." tangisan bayi
mereka tercengan mendengar tangisan bayi itu,
mereka menoleh kekanan dan kekiri tidak menemukan apapun, dan barulah mereka menoleh ke bawah jembatan.
seorang bayi di atas baskom yg hanyut di sungai, tanpa pikir panjang zey han langsung melompat dari atas jembatan, menyelamatkan bayi itu
skip
zey han pun berhasil menyelamatkannya dan membawanya masuk kedalam mobil.
"sepertinya bayi ini baru di lahirkan dan sengaja di buang" ucap lang cun
"tega sekali orang tuanya,, apa ini" zey han mengambil sebuah kertas
'alita maafkan ibumu ini, andai kau selamat semoga bahagia' tulisan kertas itu singkat
"angelita, mulai sekarang kau adalah putriku, dan namamu adalah ALITA HAN"
saat mobil baru melangkah lima meter caitan putih keluar dari mulut bayi itu, mungkin ia memuntahkan ASI pertamanya.
ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
__ADS_1
...bayangin klok kalian nemu bayi hanyut di danau klok laut kebesaran...