
tiga bulan yg lalu
dimalam yg sangat sunyi, suara jangkrik terdengar di seluruh kediaman seorang bangsawan inggris yg bernama, alex duke,
tengah malam, tepatnya jam 24:30, dua penjaga sedang berkeliling di bangunan mewah itu, saat mereka lagi asyik asyiknya ngerumpi, salah satu penjaga itu pingsan membuat temannya terkejut,
saat penjaga itu berbalik, ia berniat berteriak (maling.. kau.. maling.. jangan teriak maling) ehmm..
sebuah pukulan ia dapatkan dari seorang pria yg bertubuh besar berpakaian serba hitam dan menutup wajahnya
*ia berkata "keliling gak pakek masker" becanda*
terlihat ada lima orang yg mengunakan pakaian serba hitam dan penutup muka *dah kek ninja aja kalean tong*
keesokan harinya di kediaman alex duke, kepanikan terlihat jelas diwajah semua penjaga dan pelayan
**
sementara itu di sebuah ruangan dua pria yg bertubuh kekar dan berwajah garang sedang berlutut di depan seorang pria, yg tak lain adalah alex duke.
"kalian berdua cepat cari alice, cari sampai ketemu" perintah alex duke, yg sedang duduk di kursi kebesarannya sambil memijit keningnya
"baik tuan" ucap salah satu pria itu dan mereka berdua pun pergi meningalkan alex duke
alice adalah putri serta anak tunggal dari alex duke, alice duke
**
sementara itu zey han sedang duduk di sofa mendengarkan cerita di atas, yg di ceritakan oleh Qin wu yg duduk di meja kerjanya
"alex duke, adalah sahabatku, dan aku juga sering menceritakanmu padanya" ucap Qin wu ending dongennya
__ADS_1
"itukan hanya penculikan, kenapa harus aku" ucap zey han dengan wajah datar dan sedingin es balok
'takku sangka kau akan berubah' batin Qin wu "ini bukan penculikan biasa, ini berkaitan dengan long cie" ucapnya melempar sebuah dokumen ke arah zey han
"long cie, bukankah dia mati ditanganku" ucap zey han
"dia memang sudah mati, tapi tidak dengan pengikutnya" ucap Qin wu
zey han membuka dokumen itu yg berisi,
*:dewa perang militer es balok: tapi boong*
beberapa foto yg tidak saya sebutkan.
"kau sangat tahu kalok mereka tidak dapat di kalahkan, dengan peralatan canggih, dan hannya dirimu yg bisa mengalahkan mereka" ucap Qin wu
"p*rs*tan, ternyata mereka masih belum punah" ucap zey han meletakkan foto yg ada di tangannya, tapi fotonya terbalik
**
pintu ruangan Qin wu terbuka dan yg keluar adalah zey han "kau sudah sampai, kenapa tidak mengetuk" ucapnya
pria tersebut bernama leo tang tangan kanan zey han
"saya tidak mau menggangu jendral" ucap leo tang
**
zey han dan leo tang kini berada di sebuah kamar, milik Qin wu yg di tukar oleh zey han
alasan kenapa zey han tidak mau tinggal di kamarnya atau ruangan kebesarannya adalah karena disana penuh dengan kenangan cintanya bersama wen lie
__ADS_1
zey han duduk di sofa sedangkan leo tang berdiri di depannya, :kayak bos mafia:
"leo, lusa aku akan menjalankan sebuah misi rahasia, mungkin akan sedikit lama, jadi kau ku beri misi untuk melindungi keluargaku di kota jiang" ucap zey han, megambil sebatang rokok yg ada di atas meja
"baik jendral" jawab leo tang, menyalakan rokok untuk zey han.
**sampai sini dulu ya dan maaf kemarin gak sempat up soalnya lagi kecapekan, namanya juga anak tani
"thor, di sawah lo nanam apa?" raider
"gw nanam beras ama garam" arthor
"emang garam bisa tumbuh" raider
"ya bisalah, orang bibitnya bawang putih" arthor
kata kata dulu ya kan
bersyukur atas saat ini
berdoa untuk besok
dan beristiggfar untuk kemarin
karena kita tak tau kapan ajal akan menjemput arthor
dah...
makasih untuk yg para raider, di like ya kalok suka
jumpa lagi di malam gabut lainnya**
__ADS_1