Anak Gadis Dewa Perang

Anak Gadis Dewa Perang
dua anak buah alex duke


__ADS_3

pagi hari yg cerah di iinggris,


semua orang sudah memuali kegiatannya masing masing


di sebuah afrtmen seorang gadis muda masih tertidur di ranjangnya, meski jam sudah menunjukkan pukul 07:29


29 menit berganti menjadi 30 dan alaram berbunyi keras, tangan gadis itu keluar dari selimut dan mematikan alaram,


gadis itu terbangun dan melihat jam "haaaaaaa,, aku kesiangan" teriak gadis itu, yg tak lain adalah reya han


lima menit berlalu kini reya han sudah berada di lift, dari lantai empat menuju lantai dasar.


"sial, padahal aku rasa sudah membuat alaram pukul 7" ucap reya han


dan pintu lift terbuka, reya han berlari pelan menuju pintu keluar


saat reya han sudah diluar gedung, ia berlari secepat mungkin tanpa memedulikan, ada seorang pria memangil namanya.


memang universitas tempatnya kuliah tidak terlalu jauh dari afrtmennya, dan ia selalu memilih untuk jalan kaki.


saat ia sudah di pertengahan jalan, ia tak sengaja menabrak seorang pria bertubuh kekar dan berwajah garang


"maaf pak, saya tidak sengaja, saya lagi buru buru" ucap reya han, mengunakan bahasa inggris tentunya


(maaf ya, para raider, author gk bisa bahasa inggris😭😭😭😭, jadi nyesel putus sekolah)


"dasar j*la*g" ucap pria itu, mengangkat tangannya berniat menampar reya han, tambahan pria ini adalah salah satu anak buah alex duke


reya han yg merasa taku, secara reflek memegang kepalanya dengan kedua tangan dan menutup mata.


lima detik berlalu, saat reya han tak mendapatkan hadiah dari pria itu, ia pun memberanikan diri membuka mata


ia terkejut melihat pria itu sudah terkapar pingsan di depannya "apa yg terjadi" ucap reya han

__ADS_1


"kamu tidak apa apa" seorang pemuda


"kak zey" ucap reya han memeluk pemuda yg menyelamatkannya, yg tak lain adalah zey han


"lain kali jangan terburu buru begitu" ucap zey han di balas angukan dari reya han


**


flashback on


sekitar jam tujuh pagi, zey han berada di depan gerbang universitas tempat reya kuliah, ia bersama seorang pria, salah satu anak buah alex duke, yg bernama parker


parker di tugaskan menjemput zey han kebandara, sedangkan yg satunya lagi mencari keberadaan alice duke


'biasanya reya berangkat pagi,, apa dia ada masalah' batin zey han


"tuan han, anda sedang menungu siapa disini" ucap parker


"aku sedang menungu adikku, tapi tidak biasanya, ia kesiangan, antar aku ke afrtmennya" ucap zey han memasuki mobil tanpa di bukakan pintu oleh parker


kini zey han sudah berada di sebrang jalan gedung tempat afrtmen reya han


zey han keluar dari mobil saat parker akan keluar untuk membukakan pintu


parker hanya bisa menghela napas


kini zey han sudah berada di depan gedung setelah menyebrang jalan


"kenapa kamu buru buru sekali, reya" ucap zey han di depan reya han yg tak sadar akan kehadirannya, membuat zey han mengerutkan dahi 'apa ada masalah' gumamnya dalam hati karena reya han melewatinya tanpa menoleh


"reya" triak zey han, sambil mengikuti reya han yg berlari dari belakang,


tapi reya han tidak mendengar triakan zey han, detik berkutnya, ia tidak sengaja menabrak seorang pria,

__ADS_1


saat pria itu sudah mengangkat tangannya berniat menampar reya han, zey han sudah berada di samping reya han, menepis tangan pria itu dan mendaratkan sebuah tendangan di perut pria itu.


"bajingan" ucap zey han pelan


flashback off


**


"hari ini tidak perlu ke universitas, kakak sudah meminta izin untukmu" ucap zey han


"kenapa, memang kak zey mau mengajakku kencan" ucap reya han "aduhhh" mendapat jitakan dari zey han


mereka terlalu asyik dengan reoni keluarga sampai lupa dengan pria yg pingsan di bawah mereka sampai parker pun tiba dengan mobilnya berwarna hitam


saat parker keluar dari mobil ia terkejut melihat pria yg pingsan di bawah kaki zey han "grok" pangilnya kepada pria yg pingsan


"kau kenal dia,, aku hanya menendangnya pelan" ucap zey han


parket yg tahu pasti kekuatan grok, mematung mendengar ucapan zey han dan merasa ketakutan


parker:😬😬😬.


sampai sini dulu ya


"**thor kok gini .................." bacot raider


"woe, kalok negur yg keras dong jangan lembek, kayak lilin mleleh aja, cobak kayak hatinya yg sekeras es balok, tapi gw pasti bisa lelehhin" author


kata kata dulu ya kan


:cintaku tak setingi langit dan tak sedalam lautan tapi bagaikan kuku yg di potong berapa kalin pun pasti akan tumbuh lagi:


dah.. jangan lupa like kalok suka

__ADS_1


jumpa lagi di malam gabut lainnya**.


__ADS_2