Anak Genius: Ayah Terlalu Narsis

Anak Genius: Ayah Terlalu Narsis
Anak Imut Sedang Mencari Ayah


__ADS_3

Leon marah dengan wajah cemberut karena dipermalukan oleh sepasang Ibu dan anak ini.


Claire hanya tersenyum.


“Kak Leon, sebelum melapor polisi, aku akan memutuskan tanganmu dulu agar kamu menjadi orang cacat, sampai saat itu aku hanya akan ditahan untuk sementara waktu dan aku adalah tamu yang sering berkunjung ke sana.”


Setelah kata-kata ini diucapkan, wajah Leon menunjukkan ekspresi terkejut, lalu anak laki-laki imut di sebelah Claire juga membungkukkan pinggang dan berkata, “Paman, aku tahu semua video dan foto yang dipotret secara diam-diam di komputermu. Jika kamu berani menyakiti Ibuku, seluruh dunia akan tahu rahasiamu.”


Di restoran cepat saji, Claire memesan satu porsi makanan cepat saji, lalu Ibu dan anak itu menunggu di salah satu meja.


“Jack, apakah kamu telah meretas komputer Leon? Tidak akan ada masalah, kan?”


Claire tahu bahwa Jack memiliki keterampilan teknologi komputer yang hebat, tetapi dia selalu khawatir akan terjadi masalah.


“Ibu, aku telah menghapus semua jejak, jadi tidak akan terjadi apa-apa. Ketika Leon menyetujui aku menjadi model pakaian anak-anak, aku sudah memperhatikan bahwa dia sedang menatapmu, jadi aku memeriksanya.”


“Ibu, kamu terlalu cantik, aku harus mencegah orang-orang genit itu mendekatimu.”


Claire tertawa keras.


“Jack yang bodoh, Ibumu sekarang adalah orang yang hebat dalam bertarung, tidak ada orang genit yang bisa menyakitiku.”


Jack tersenyum malu.


Dia tahu Ibunya sangat hebat dalam memukul orang, namun dia tidak tahan untuk melindungi Ibunya.


Setelah pelayan meletakkan makanan siap saji, saat Claire dan Jack hendak makan, Jack langsung menepuk tangan Claire.


“Ibu, tiga hari lagi kamu akan ikut serta dalam kompetisi model, jadi sekarang kamu tidak boleh makan.”


Dia melahirkan seorang anak yang suka mengatur, namun Claire hanya bisa berekspresi tidak senang.


“Jack, bisakah kamu membiarkan Ibu makan sedikit? Ibu sudah tidak makan makanan siap saji selama satu bulan.”


Ekspresi Jack masih gigih.


“Ibu, kamu harus membesarkan aku serta adik kedua dan adik ketiga dan uang tabungan kami tidak cukup untuk pergi ke sekolah yang bagus. Sedangkan industri hiburan dapat menghasilkan banyak uang, lalu Ibu telah mendapatkan kuota lomba ini, jadi kamu tidak boleh melepaskan kesempatan ini!”


Claire merasa tidak berdaya ketika melihat tatapan serius Jack.


Enam tahun lalu, dia sangat miskin.


Setelah diusir dari rumah Keluarga Wijaya, dia dibantu oleh sahabatnya dan waktu itu dia berpikir untuk menggugurkan anak dalam perutnya.

__ADS_1


Tapi seletelah pemeriksaan, dokter mengatakan bahwa ada tiga anak di dalam perutnya.


Bagaimana mungkin Claire bisa menggugurkan nyawa tiga anak?


Awalnya Claire berencana melahirkan anak ini di dalam negeri.


Namun, Claire tiba-tiba mengalami beberapa kecelakaan yang aneh.


Dia curiga bahwa seseorang sedang mengincarnya, jadi Claire hanya bisa melarikan diri keluar negeri untuk melahirkan tiga anak ini.


Sekali pergi langsung enam tahun.


Dia melahirkan tiga anak, anak-anak ini sudah berusia lima tahun.


Jack adalah anak pertama.


Anak kedua adalah putra kedua, namanya Jay.


Anak ketiga adalah putrinya yang patuh, namanya Jessica.


Selesai makan makanan cepat saji, Claire membungkus satu porsi makanan cepat saji,  kemudian membawa Jack kembali ke rumah saat ini.


“Adik, Ibu dan aku telah kembali, juga membawa makanan kesukaanmu yaitu paha ayam.”


“Jessica, Ibu telah kembali, mari ke sini agar Ibu menciummu.”


Jessica suka bermain petak umpet dan meminta Ibu serta kakaknya menemukannya.


Akhirnya, mereka berdua menemukan Jessica di bawah tempat tidur.


Putrinya sangat cantik dan imut dan tampang ketiga anak Claire benar-benar berbeda.


Tapi, ketiga anak itu sangat ganteng dan cantik.


Terkadang, Claire akan berpikir apakah Ayah dari anak itu juga sangat ganteng.


Kalau tidak, bagaimana mungkin ketiga anaknya bisa begitu cantik?


“Ibu, kapan kakak kedua kembali? Aku sudah merindukan kakak kedua.”


Jessica sambil makan paha ayam, sambil bertanya pada Claire dengan penuh harapan.


“Putriku yang pintar, kakak keduamu sedang mengikuti gurunya konser keliling dunia, diperkirakan akan membutuhkan waktu setengah tahun, tetapi kita bisa video panggilan dengan Jay. Sekarang waktu Jay di sana berbeda dengan kita. Bisakah kita video panggilan di besok siang?”

__ADS_1


Jessica tidak senang dengan jawaban ini.


Dia tidak pernah berpisah sangat lama dengan kakak keduanya.


Putra kedua Claire, Jay, sejak lahir sudah memiliki bakat musik dan sekarang dia berguru pada Robert, seorang master piano Jerman.


Robert membuka konser keliling dunia dan dia akan membawa Jay berpartisipasi dalam setiap konsernya.


Jay ingin berpartisipasi dalam kesempatan bagus ini, jadi Claire tidak bisa menolaknya.


Oleh karena itu, Jay berpisah dari mereka bertiga untuk sementara waktu.


Claire kembali ke dalam negeri, selain berpartisipasi dalam kompetisi model, masih ada satu alasan yaitu bahwa Tuan Besar Keluarga Sentosa sakit parah dan kondisinya sangat berbahaya.


Lalu wasiat Tuan Besar Keluarga Sentosa ada di tangannya, jadi Claire adalah pelaksana wasiat. Meskipun, dia tidak pernah ingin menjadi anggota Keluarga Sentosa.


Dia awalnya adalah seorang anak yang dibawa oleh Ibunya menikah dengan Keluarga Sentosa.


Tapi orang yang membantunya pergi ke luar negeri adalah Tuan Besar Keluarga Sentosa, jadi dia berhutang budi padanya.


Pada malam hari, setelah Claire tertidur.


Jack dan Jessica diam-diam bangun dan pergi ke ruang tamu untuk berbicara.


“Kakak, apakah kamu sudah tahu siapa Ayah kandung kita?”


Jessica menatap Jack dengan lembut, matanya penuh rasa ingin tahu.


Jack memegang laptop, dia sambil mengetik di atas keyboard sambil menjawab pertanyaan Jessica.


“Adik, aku menemukan dua pria, satu adalah Marcel Wijaya dari Keluarga Wijaya, dia sangat mirip denganku, satunya adalah Dexter Wijaya dari Keluarga Wijaya, merupakan mantan suami Ibu dan dia sangat mirip dengan adik kedua. Kurasa di antara kedua orang itu ada salah satu Ayah kandung kita.”


Ketika Jack mengatakan ini, Jessica pun mengerutkan kening.


“Mengapa ada dua tersangka? Kakak, apakah dua orang ini mudah didekati?”


“Adik, jangan khawatir, semua diserahkan pada kakakmu saja.”


Selesai berbicara, Jack mengetik di laptopnya sebentar.


Keesokan harinya


Kantor CEO Jakarta.

__ADS_1


Sekretaris Marcel berjalan ke depan Marcel dengan panik.


“CEO, ada rumor di internet mengatakan bahwa kamu memiliki anak di luar nikah!”


__ADS_2