
Pernikahan adalah sesuatu yang sakral yang sangat di dambakan oleh setiap orang, tidak salah jika mereka banyak orang mendambakan pernikahan sekali dalam seumur hidup, begitupun dengan Meena, alangkah bahagianya perasaan Meena saat ini, walau hanya menikah ala kadarnya, walaupun menikah hanya di hadiri beberapa kerabat dekat saja Meena merasa bahagia karena salah satu bebannya hilang, saat ini Lusi sudah mendapat pengakuan ayah biologis dari TN Lexa Mour.
Sebelum pernikahan di gelar mengingat banyak sekali prahara yang terjadi saat kehamilan dan menjelang pernikahan, Meena dan Tn Lexa pergi ke Kota meminta restu dari Mac Numerect dan Elisa, bagaimanapun mereka tetap keluarga Meena, dan harus selalu ada wali untuk pernikahannya.
Langkah Meena terasa begitu berat sekali saat melihat betapa megahnya tempat dia tinggal dulu. Meena pergi ke kota bersama Tn Lexa namun Tn Lexa menunggu di dalam mobil, sedangkan Lusi mereka titipkan dahulu ke tetangga terdekatnya.
“setelah sekian lama akhirnya Kamu datang juga menemui ayahmu yang mulai renta ini” ucap seorang Pria di balik kursi megahnya,
“Maafkan aku Pah, Aku takut Papah masih marah kepadaku, dan aku tidak berani datang kemari” tunduk Meena
“lalu bagaimana kabar anakmu? Sampai kapan kamu akan terus sendiri, kasihan anakmu Meena” sambung Elisa,
Sikap Elisa meluluh seketika ketika melihat kondisi Meena saat ini, yang sangat tidak terawat dan kurus, hal yang membuat Elisa semakin dapat menerima Meena karena Elisa dan Inggrid berhasil mengubah surat wasiat pewaris keluarga Numerect.
“anakku baik-baik saja Mah, dia anak perempuan, Lusi Mour namanya..”
Ucap Meena,
“perempuan?, Lusi Mour?” Mac terkejut mendengar nama belakang cucunya tersebut
__ADS_1
“kenapa Kamu memakai nama Marga Mour? Apa kamu masih belum bisa move on dari Tn Lexa? Apa belum cukup mereka menghina kita dahulu Meena?” sikap Mac berubah total ketika mendengar keluarga Mour
“Mas apa ada sesuatu yang belum aku tahu? Siapakah keluarga Mour yang Mas sebut itu? Tanya Elisa yang mulai penasaran dengan keadaan kini
Singkat cerita setelah Mac menjelaskan salah satu masalalu kelam kepada Elisa hari ketika keluarga Mour menolak berbesan dengan keluarga Numerect karena adanya pihak ke tiga.
“..jadi Meena hampir saja menikah dengan keluarga Mour yang terkenal kaya itu Mas? Lalu apa yang terjadi mengapa tidak di teruskan ke jenjang yang lebih serius lagi?”tanya Elisa
“dahulu Aku tidak di restui oleh Mery Mour Mah, namun sekarang aku datang untuk meminta restu dari Papah dan Mamah untuk merestui pernikahan aku yang akan dilaksanakan lusa bersama Tn Lexa Mour”
“Tn Lexa Mour? Jadi apa Lusi itu anak Tn Lexa ?” tanya Mac
“lalu apa yang membuat kamu yakin akan diterima keluarga Mery Mour kali ini?” tanya Mac
“karena aku yang akan memaksa Ibu supaya bisa merestui hubungan Aku bersama Meena Papah, dan Aku akan pastikan Ibu tidak akan mencampuri kehidupanku lagi”
Seketika Mac dan Elisa terdiam, mendengar suara laki-laki yang begitu hangat, benar saja suara laki-laki itu keluar dari mulut Tn Lexa,
Diulangnya sekali lagi,
__ADS_1
“aku yang akan meminta restu langsung Papah” sambil menghampiri Mac dan Elisa
Jujur saja Mac memang begitu menyukai Tn Lexa, dia laki-laki yang bertanggung jawab dan bekerja keras, Mac hanya merasa tersinggung ketika Mery Mour menolak, membatalkan pertunangan Meena dan Tn Lexa yang sudah sejak dulu akan di adakan, namun dibatalkan sepihak karena Mery bertemu dengan Diandra dan keluarganya yang kekayaan melebihi keluarga Numerect.
“maafkan aku Pah, baru datang kepada mu sekarang, aku pun tidak mengetahui Meena hamil anakku, namun aku akan bertanggung jawab sekarang, aku janji akan menjaganya, tolong restui kami, dan jika ada waktu Papah dan Ibu datang ke acara pernikahan Kami,”
Mac terdiam, rasa kecewa itu sudah lama hilang, bahkan mungkin sudah tak terasa ada amarah lagi, melihat keadaan Meena hati Mac pun luluh, dan memberikan restu.
“aku akan merestui kalian, tapi bagaimana dengan keluargamu Tn Lexa?” suara Mac memecah keheningan,
“terimakasih untuk restu mu Pah, aku akan berusaha membujuk Ibu supaya mau menerima Meena, bagaimanapun Meena sudah memiliki anak dariku dan aku harus bertanggung jawab”
Mendengar perkataan Tn Lexa yang begitu meyakinkan membuat Mac akhirnya luluh dan mempercayai puterinya untuk diberikan kepada Tn Lexa.
.
.
Bersambung ya..
__ADS_1