Anak Genius Hasil Dari Kecelakaan

Anak Genius Hasil Dari Kecelakaan
Pernikahan Yang Di Paksakan


__ADS_3

Setelah selesai menikahi Meena, Tn Lexa harus bergegas pergi mengurus urusan rumah tangganya bersama Diandra dan menyelesaikan masalah Mery Mour.


Walaupun hanya dinikahi sirih, Tn Lexa hendak mengajak Meena dan Lusi pindah ke tempat yang lebih baik dari tempat tinggalnya sekrang.


“Mas, Aku tetap disini saja pun tidak apa-apa” ucap Meena sambil mengemas pakaian Tn Lexa


“tidak Meena, kamu harus hidup senang, jangan terus seperti ini, aku akan merasa begitu sangat bersalah kepadamu dan Lusi, apalagi kalian adalah tanggung jawab ku saat ini, Lusi mau kan ikut Ayah?”


“iya Ayah Lusi mau ikut Ayah,” anak kecil memang selalu polos dalam menjawab


Akhirnya Meena dan Lusi ikut ke kota bersama Tn Lexa dan Rindu asistennya,


“Rindu tolong kau bantu urusi Meena dan Lusi selama disini”


“baik Pak.. akan aku urus sekaligus dengan pendidikan Lusi disini”


“bagus...” ucap Tn Lexa,


Setelah semua barang siap di kemas...


“Meena sayang maafkan aku, aku harus meninggalkanmu lagi, aku akan mengurus Diandra, aku akan kembali menjadikan kamu satu-satunya wanita di kehidupanku,” ucapnya Tn Lexa sambil membelai wajah Meena yang sangat cantik


“Mas, apakah Ibu mu akan menyetujui dan merestui kita?” sudah pasti akan.,,” lalu Tn Lexa meninggalkan Meena dan Lusi


Dikediaman Tn Lexa dan Diandra,


“pah, akhirnya Papah pulang juga, sambut Diandra di depan pintu rumah mereka”

__ADS_1


Diandra terlihat begitu bahagia sekali saat menyambut kehadiran Tn Lexa,


Sedangkan Tn Lexa selalu seperti biasa kepada Diandra,


Malam tiba, setelah selesai makan malam,


“Mas, aku punya kabar baik, kita ke kamar yuk..” ajak Diandra


Diandra memang sangat manis, terkadang Tn Lexa pun merasa begitu menyukai Diandra,


“ya boleh sayang, sekalian ada yang mau aku bicarakan” ucap Tn Lexa


Di atas ranjang,


“Mas ini untukmu,” diserahkannya kotak kecil berwarna merah,


“akhirnya aku hamil Mas, aku bahagia sekali, ini yang kita tunggu sejak dahulu” memang wajahnya terlihat begitu berseri,


Tn Lexa terdiam, merasakan galau yang luar biasa, awalnya kedatangan Tn Lexa sekembalinya dari kampung akan menceraikan Diandra, namun mengetahui Diandra hamil anaknya, niat untuk berpisah pun memudar.


Tn Lexa meminta Rindu untuk menjadwalkan bertemu dengan Mery Mour, ternyata Tn Lexa hanya bisa bertemu dengan Mery Mour 1 bulan kedepan, karena jadwal yang begitu padat.


Disisi lain ada Meena dan Lusi yang terus menunggu kedatangan Tn Lexa.


Satu bulan kemudian, saat Tn Lexa dan Diandra mengunjungi Mery Mour, Merry Mour begitu senang dengan kehamilan yang di dapat dari rahim Diandra, dan Merry Mour tetap bersikap seolah-olah dia tidak mengetahui hal yang menimpa Meena.


Tn Lexa tetap bersikap biasa saja saat berada disisi Diandra, namun saat Diandra pergi beristirahat Tn Lexa Mour pergi berbicara dengan Mery Mour,

__ADS_1


“Ibu ini apa-apaan? Mengapa terlalu banyak mencampuri kehidupan pribadiku? Apa masih kurang untuk mu Ibu baktiku selama ini dengan menikahi Diandra?” tanya Tn Lexa


“apa maksudmu Lexa? Ibu sama sekali tidak mengerti kearah mana obrolanmu ini” tegasnya


“sudahlah Bu tidak perlu menutup-nutupi lagi, aku tahu Ibu mengetahui mengenai hubunganku dengan Meena, dan Ibu tahu Meena hamil anakku, sungguh terlalu sikapmu ini Ibu, menutupi semuanya dariku”


“apa Meena hamil anakmu?” ternyata Alex Mour juga sedang mendengarkan


“iya betul Pah, Meena melahirkan anak perempuan, namun Ibu menutupinya dariku, aku menyesali, dan aku membayangkan bagaimana susahnya Meena menjalani kehidupannya selama ini”


“ayah dengar, Lexa dengar, ini semua demi kebaikan keluarga dan perusahaan kita, jangan bersikap bodoh dengan menjadikan kejujuranmu terhadap Diandra akan segala kelakuanmu terhadap Meena, pikirkan Lexa bagaiamana perasaannya dan keluarganya, terlebih Kau akan menjadi Ayah pula dari anak yang dikandung Diandra bukan, sudah lupakan dan jalani kehidupan mu sekarang.”


Mery tetap teguh pada pendiriannya untuk tetap menyatukan Diandra dan Tn Lexa, sedangkan Alex Mour hanya dapat mengupayakan sebaik mungkin dan sebijak mungkin walaupun Dia tahu Dia tidak mungkin melebihi keputusan Mery Mour..


“ayah sejujurnya kedatanganku kemari juga untuk meminta restu darimu dan Ibu, tapi melihat bagaimana sikap Ibu Aku sudah dapat memastikan Ibu tidak akan merestui pernikahanku bersama Meena”


Betapa terkejutnya Alex mendengar ucapan anaknya yang sudah menikah lagi tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya


“maafkan aku ayah, tapi Aku harus melakukannya untuk membuat beban di pundak Meena menjadi semakin ringan” sambung Tn Lexa


“hemm.. tidak apa Lexa, kau tetap menjadi kebanggaan ayah, dan sikap yang kau ambil itu benar, kau harus tetap bertanggung jawab untuk semua yang telah kau lakukan, namun untuk berbicara jujur pada Diandra tolong jangan sekarang, dan bersabarlah hingga Diandra melahirkan anakmu, lalu terserah padamu bagaimana kau akan menuliskan takdirmu sendiri” tegas sang ayah.


“baik ayah, terimakasih atas segalanya”


Tn Lexa termenung untuk beberapa saat di dipan, dilihatnya Diandra yang sedang terbaring tidur, dan di ingatnya Meena dan Lusi yang pasti sedang menunggu kehadirannya untuk pulang, namun tidak semudah itu, karena semuanya sudah terlalu lama dan membutuhkan proses.


tn Lexa merasa galau dengan keputusan apa yang harus di ambilnya sekarang,

__ADS_1


mau tahu kelanjutannya tetap support ya teman, tunggu di bab selanjutnya..


__ADS_2